Kelenjar Keringat Ekrin dan Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh

Kelenjar Keringat Ekrin dan Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi Kelenjar Keringat Ekrin. Foto: Ist/Net

Kelenjar keringat ekrin merupakan bagian yang bisa menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat. Tak heran bila semua orang pernah mengeluarkan keringat. Biasanya keringat mereka dapatkan ketika melakukan aktivitas yang berat.

Hal ini karena tubuh memiliki kelenjar keringat yang tersimpan dalam tubuh. Kelenjar ini memiliki fungsi yang sangat penting. Tak heran bila ada orang yang kadang memiliki keringat berlebih.

Kelenjar keringat manusia memiliki nama lain sudorifeous. Merupakan kelenjar pada tubuh manusia yang jumlahnya cukup banyak. Kelenjar ini terletak pada hampir seluruh bagian tubuh manusia.

Kenali Kelenjar Keringat Ekrin pada Manusia

Manusia memiliki kelenjar keringat yang letaknya tersebar ke seluruh bagian tubuh. Dalam hal ini, termasuk pada telapak tangan, telapak kaki, dahi, ketiak, dan masih banyak lagi. Salah satu fungsi dari kelenjar keringat adalah untuk mengatur suhu tubuh agar bisa mengeluarkan keringat.

Seseorang yang sudah bisa mengeluarkan keringat merupakan orang yang sehat secara wajar. Manusia memiliki dua kelenjar keringat, yaitu ekrin dan apokrin. Keringat dari ekrin biasanya cenderung lebih ringan dan tidak berbau.

Lain halnya dengan kelenjar apokrin yang biasanya terdapat pada folikel rambut, pangkal paha, dan ketiak. Cairan ini lebih berat serta menimbulkan bau yang tidak sedap. Biasanya bau badan bersumber dari bagian tubuh yang terdapat kelenjar apokrin.

Terkadang seseorang merasa bahwa keringat sangat mengganggu mereka. Padahal keringat memiliki berbagai fungsi yang baik untuk tubuh. Kegiatan sekresi ini sangat berperan bagi tubuh, terutama dalam hal kesehatan.

Kelenjar keringat ekrin memiliki kepadatan atau banyaknya yang bermacam-macam. Hal ini sesuai dengan lokasi kelenjar berada. Kepadatan paling tinggi terletak pada telapak tangan.

Kelenjar ini lebih kecil dan tidak meluas ke bagian kulit dermis. Merupakan salah satu tubular melingkar. Tugasnya untuk melepaskan sekresi secara langsung pada permukaan kulit manusia.

Baca Juga: Anatomi Kelenjar Saliva Berdasarkan Histologi yang Perlu Diketahui

Fungsi Kelenjar Ekrin

Pada dasarnya, semua kelenjar pada tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing. Sama halnya dengan kelenjar ekrin ini. Selain menghasilkan keringat, ada tiga fungsi lainnya sebagai berikut:

Termoregulasi

Kelenjar keringat ekrin memiliki fungsi termoregulasi yang berarti mampu mempertahankan suhu tubuh agar stabil. Sehingga suhu tubuh tidak terlalu tinggi ataupun rendah.

Ketika suhu tubuh mengalami peningkatan yang drastis (hipertermia), biasanya akan mengalami gejala tertentu. Gejala tersebut misalnya mual, muntah, sakit kepala, dan pingsan. Adanya kelenjar ini bisa membantu mengurangi risiko hipertermi. Sehingga baik bagi kesehatan tubuh manusia.

Ekskresi

Kelenjar keringat ekrin mengandung rute ekskretoris signifikan. Hal ini menandakan bahwa kelenjar ekrin merupakan jalan air dan elektrolit. Tubuh akan lembab dan tidak kering sehingga memberikan kenyamanan.

Jika tubuh seseorang kering, rasanya akan lebih panas dan menimbulkan efek samping. Sebab tidak semua orang bisa menerima panas akibat keringat. Biasanya ada yang langsung pergi ke depan kipas.

Pasalnya, bagian kulit manusia yang kering biasanya akan rusak. Kulit tidak sehat dan menimbulkan iritasi. Selain itu, juga bisa menimbulkan gatal-gatal, bintik merah, dan lain sebagainya.

Kulit yang kering terasa tidak nyaman dan kasar. Sehingga banyak orang yang mengatasi hal ini dengan menggunakan lotion. Memang lumayan membantu, tetapi tidak bisa bertahan dengan lama karena ekrin memproduksi banyak keringat.

Baca Juga: Fungsi Kelenjar Hipofisis dan Anatomi Penyusunnya

Fungsi Perlindungan

Kelenjar keringat ekrin juga berfungsi untuk melindungi kulit dari kolonisasi bakteri. Selain itu, ekrin juga bisa mengeluarkan racun tubuh dari keringat. Bau badan sebenarnya berasal dari bakteri yang bersemayam dalam permukaan kulit manusia.

Adanya kelenjar ekrin bisa mengurangi pertumbuhan bakteri pada permukaan kulit. Artinya bau badan bisa berkurang lebih cepat. Bau keringat juga bukan masalah yang sulit dalam penanganan.

Jangan dengan sengaja memberhentikan kerja kelenjar ekrin. Pasalnya, bisa berdampak negatif bagi kesehatan seseorang. Bau badan dan banyaknya keringat bisa ditekan secara alami dengan mandi rutin.

Penggunaan deodoran dan membersihkan pakaian juga salah satu cara agar bakteri tidak berkembangbiak. Hal utama yang harus terpenuhi adalah rajin membersihkan badan.

Itulah beberapa fungsi kelenjar keringat ekrin pada tubuh manusia. Pastikan bahwa anda rajin membersihkan tubuh agar terhindar dari penyakit kulit akibat keringat. Hidup bersih sangat menolong orang yang memiliki keringat berlebih. (r10/HR Online)

Editor: Jujang