Selasa, Desember 7, 2021
BerandaBerita TerbaruKeutamaan Bulan Rajab, Waktu yang Dimuliakan Alloh SWT

Keutamaan Bulan Rajab, Waktu yang Dimuliakan Alloh SWT

Bulan Rajab merupakan salah satu tarikh dalam islam yang memiliki banyak keutamaan. Bulan ini begitu penting, apalagi adanya peristiwa Rosululloh SAW melakukan perjalanan Isra’ dan Mi’raj.

Masyarakat muslim menyadari dan meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan perjalan ke sidratul muntaha. Hal tersebut terbukti dengan adanya perintah pelaksanaan sholat lima waktu.

Bahkan, perintah sholat ini hukumnya wajib bagi setiap muslim yang sudah mencapai aqil baligh.

Baca juga: Sholat Sunnah Fajar, Amalan yang Mampu Memberikan Rumah Megah

Beberapa Keutamaan di Bulan Rajab

Bulan ini terkenal dengan waktu yang tepat untuk bertobat. Sebab, 2 bulan berikutnya adalah Ramadan yang mana akan menjadi momen yang tepat untuk berlomba dalam kebaikan lantaran pahalanya yang berlipat ganda.

Bulan Haram

Kenapa disebut sebagai haram? karena pada waktu ini umat Islam haram melakukan peperangan dan menganiaya diri sendiri.

Ketika kita melanggar semua larangan ini, maka itu sama saja halnya dengan menganiaya diri sendiri karena menolak pada kebenaran yang hakiki.

Maka dari itu, hendaklah memperbanyak membaca istighfar supaya semua dosa kita yang telah lalu diampuni oleh Alloh SWT.

Namun dalam suatu keterangan menyebutkan, ketika pada bulan ini aqidah dan diri kita diserang lebih dulu oleh kaum kafir, maka diperbolehkan membalas serangan mereka dengan hal yang serupa.

Waktu Tepat Bertaubat

Keutamaan bulan rajab selanjutnya adalah menjadi momen yang pas untuk bertobat dari segala dosa. Makanya rosul menganjurkan umatnya untuk memperbanyak istighfar memohon ampun pada-Nya.

Selain itu, alasan lain Rajab sebagai bulan tobat karena bila memohon ampunan dengan sepenuh hati dan sampai Ramadan, maka akan memperoleh kemenangan yang sempurna.

Setelah bulan ini, kemudian ada Sya’ban yang mana terkenal dengan waktu yang penuh berkah.

Gambaran dari waktu istimewa ini, rajab adalah saatnya menanam benih-benih kebaikan, sya’ban menyiram dengan memperbanyak amalan sunah dan bulan Ramadhan saatnya memanen dari semua proses ibadah kita.

Maka fokuslah di bulan Rajab  ini untuk melakukan taubat supaya tiga bulan berturut-turut selalu memperoleh rahmat Alloh SWT.

Bulannya Alloh SWT

Waktu ini merupakan bulannya Alloh SWT karena pada bulan ini Ia membuktikan Kekuasaan-Nya yang terkenal sepanjang masa, yaitu peristiwa Isra’ Mi’raj.

Salah satu bukti keutamaan bulan Rajab adalah adanya peristiwa yang luar biasa di luar akal sehat manusia. Akan tetapi seluruh umat manusia, termasuk kaum kafir sekalipun mempercayainya.

Peristiwa agung inilah yang menjadi dasar penyebutan bulannya Alloh, karena hanya terjadi pada satu nama bulan hijriah saja.

Puasa Sunah

Setiap muslim dianjurkan melaksanakan amalan puasa sunah. Adapun waktunya menurut ajaran Rasul  sesuai keterangan para ulama fiqih, yakni pada awal bulan, pertengahan dan akhir bulan.

Namun demikian hendaknya jangan berpuasa selama sebulan penuh pada bulan ini, supaya tidak menyamai puasa wajib pada bulan Ramadhan.

Diceritakan pahala puasa pada hari pertama akan mendapatkan seperti pahala tiga tahun penuh berpuasa.

Dalam suatu riwayat menyebutkan siapa saja muslim yang berpuasa sehari saja padabulan Rajab ini, maka akan diberi minum oleh Alloh dari telaga rajab.

baca juga: Keutamaan Membaca Surat Yasin, Bisa Permudah Segala Urusan

Bulan Telaga Rajab

Telaga ini sumber airnya berasal dari surga yang mana airnya lebih putih dari susu, manisnya melebihi madu dan dinginnya membuat segar siapa saja yang meminumnya.

Telaga ini khusus bagi mereka yang senantiasa selalu memuliakan bulan Rajab selama satu bulan penuh.

Bahkan, dalam sebuah riwayat Rasululloh SAW menegaskan bahwa siapa saja dari umatnya yang telah meminum air dari telaga ini, maka dia tidak akan merasakan haus selama-lamanya.

Itulah di antaranya keutamaan bulan rajab yang perlu kita ketahui selaku umat muslim, supaya dapat memperluas khasanah keilmuan kita. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

- Advertisment -