Kewajiban Menutup Aurat Untuk Umat Muslim Laki-laki dan Perempuan

Kewajiban Menutup Aurat Untuk Umat Muslim Laki-laki dan Perempuan
Ilustrasi Kewajiban Menutup Aurat. Foto: Ist/Net

Kewajiban menutup aurat menjadi suatu hal yang penting untuk umat muslim laki-laki maupun perempuan. Ketika hal tersebut merupakan perintah wajib dari Sang Pencipta, akan menjadi dosa jika kita tidak melakukannya.

Aurat sendiri merupakan bagian tubuh manusia yang wajib ditutupi dan tidak boleh ada yang nampak, terutama yang bukan mahram kita. Tentunya aurat wanita dan laki-laki itu berbeda. Allah SWT sendiri lebih memuliakan wanita. Derajatnya saja tiga kali lebih tinggi daripada laki-laki.

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan:

baca juga: Niat Puasa Rajab Memiliki Banyak Keutamaan untuk Umat Islam

Memahami Kewajiban Menutup Aurat Bagi Umat Muslim

Setiap umat muslim sudah pasti memiliki batas ketentuan untuk menutup aurat, hal ini juga sudah terdapat dalam AL-Quran surat An-Nur ayat 31:

Nah, sudah jelas bukan bahwa kita sudah tidak mempunyai alasan lagi untuk tidak menutup aurat.

Untuk Kaum Perempuan

Tahukah kalian wahai perempuan bagian tubuh yang mana saja yang wajib kalian tutupi? Untuk perempuan sendiri auratnya hampir semua bagian tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Hal ini terdapat dalam suatu hadits riwayat Abu Daud.

Kewajiban Menutup Aurat

Dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 59 juga menyatakan:

Untuk Kaum Adam

Batasan kewajiban menutup aurat untuk kaum adam sendiri bisa kita katakan tidaklah seberat dengan kaum Hawa. Mengapa? Karena Allah ingin memuliakan hambanya terkhusus untuk wanita. Lalu dari mana sampai mana batasannya? Dari pusar sampai lutut.

baca juga: Keutamaan Bulan Sya’ban, Waktu Penyerahan Catatan Amal Manusia

Kalau kita katakan mudah, ya memang mudah daripada kaum wanita kecuali muka dan telapak tangan. Tetapi hal tersebut sudah menjadi ketentuan dari Allah SWT Pemilik dan Pencipta kita.

Bagaimana Menutup Aurat Itu dan Syaratnya?

Salah satu cara kita untuk bisa menutup dengan sempurna adalah menggunakan pakaian yang syar’i sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Jika kita mengamati gaya fashion saat ini, ada banyak sekali model-model yang tidak syar’i atau tak sesuai dengan syariat agama Islam. Apalagi untuk kaum Hawa.

Kainnya Harus Tebal

Hendaknya ketika kita berpakaian menggunakan pakaian yang berbahan tebal dan juga nyaman. Kewajiban menutup aurat ini tidak hanya terkhusus untuk wanita saja, tetapi juga untuk pria.

Boleh mengikuti model-model fashion zaman sekarang asalkan bahannya tebal dan sesuai dengan syariat agama Islam, jika anda adalah orang Islam.

Pasalnya, jika kita menggunakan bahan yang terawang atau tipis justru malah akan menimbulkan fitnah, bahkan malah bisa syahwat. Na’udzubillahi min dzalik.

Apalagi jika pakaian tersebut anda gunakan untuk keluar dari rumah. Berhatilah-hatilah, terkhusus untuk kaum wanita bisa jadi kejahatan sudah mengintai anda.

Raslullah Shlallahu ‘alaihi wa sallam telah mengatakan bahwa wanita yang mengenakan pakaian tipis maupun transparan sangatlah diancam keras.

Karena wanita seperti itu adalah Kasiatun ‘ariatu (Berpakaian tetapi telanjang). Nah, supaya kewajiban menutup aurat itu bisa kita jalankan dengan baik dan sempurna, alangkah lebih baiknya jika kita menggunakan baju ataupun fashion yang menggunakan kain tebal.

Harus Longgar

Busana yang syar’i sudah tidak menutup kemungkinan agar anda menggunakan dengan ukuran yang lebih. Maksudnya adalah janganlah kita menggunakan pakaian yang ketat dan akan membentuk tubuh kita, sungguh Allah tidak menyukai hal tersebut.

baca juga: Hikmah Beriman Kepada Malaikat Membuat Berhati-hati Dalam Bertindak

Telah bersabda Baginda Nabi panutan kita Rasul Muhammad SAW:

Na’udzubillah, apakah anda ingin menjadi salah satu penghuni neraka? Jika tidak, salah satu syarat untuk bisa mencapai kewajiban menutup aurat yang satu ini bisa anda amalkan pada diri anda sendiri.

Banyak wanita akhir zaman saat ini yang sudah tidak mementingkan gaya berbusananya. Mereka banyak yang menggunakan pakaian ketat daripada syari.

Nah, itu tadi beberapa dalil kewajiban menutup aurat beserta penjelasannya. Mari bersama mendekatkan diri kepada Rabb kita Allah SWT. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid