Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaBerita TerbaruKisah Nabi Ilyas AS Mengajak Bani Israil Menyembah Alloh SWT

Kisah Nabi Ilyas AS Mengajak Bani Israil Menyembah Alloh SWT

Kisah Nabi Ilyas AS patut untuk menjadi pelajaran dan teladan karena kemuliaannya. Nabi Ilyas merupakan putra Yasin bin Finhash. Ia juga masih satu keturunan Nabi Harun AS.

Alloh SWT mengutus Nabi Ilyas untuk menjadi pembimbing bagi masyarakat Yordan waktu itu yang tepatnya di wilayah Ba’labak, sebuah tempat sebelah barat Kota Damaskus.

Ia mendapatkan amanat mengajak Bani Israil kembali kepada ajaran tauhid yang murni. Pasalnya, banyak dari mereka terkenal menyembah berhala yang bernama Ba’la.

Tak tanggung-tanggung, berhala berupa patung itu terbuat dari emas. Saking terkenalnya, sehingga kota tersebut mashur dengan nama Ba’labak atau Ba’albek sesuai nama berhalanya.

Baca juga: Keteladanan Nabi Adam As, Ada Beberapa Hikmah Dibalik Segalanya

Kisah Nabi Ilyas Mengajak Bani Israil

Sebagai utusan Alloh SWT, Nabi Ilyas tak pernah berhenti mengajak kaum itu agar meninggalkan kemusrikan menyembah patung.

Namun sayangnya, raja serta rakyatnya waktu itu menolak keras ajakannya karena mereka lebih percaya terhadap berhala Ba’la.

Bahkan, mereka menantang Tuhan yang disembah Nabi Ilyas untuk mendatangkan bencana. Hal ini tiada lain sebagai pembuktian bahwa tuhannya itu benar-benar ada.

Lebih parahnya lagi, mereka juga bersepakat untuk mengusir nabi dengan cara melempar batu serta mengancam akan membunuhnya.

Karena merasa terancam, Nabi Ilyas pun terpaksa meninggalkan wilayah tersebut ke tempat lain hingga akhirnya memutuskan bersembunyi di sebuah gua.

Alloh Turunkan Bencana

Selama persembunyian di dalam gua dalam kisah Nabi Ilyas ini, Ia pun mendapatkan bantuan dari Alloh SWT berupa burung gagak yang selalu membawa makanan yang bisa dimakan.

Sementara itu, Allah pun benar-benar mendatangkan bencana untuk Bani Israil, itu berupa kekeringan.

Akibatnya, bencana ini membuat banyak nyawa melayang dan menimbulkan kekacauan yang sangat luar biasa.

Bahkan, binatang ternak peliharaan mereka turut menjadi korbannya.

Meski begitu, mereka masih mencurigai musibah itu datang karena mengusir Ilyas dari Ba’labak.

Bukannya meminta maaf atau insaf, tapi mereka justru bersekongkol antara raja dan rakyatnya mencari lagi dan mengsusirnya supaya jauh dari wilayah tersebut.

Baca juga: Kisah Uwais Al-Qarni, Pemuda yang Sangat Memuliakan Ibunya

Bertemu dengan Keluarga Nabi Ilyasa AS

Kisah Nabi Ilyas selama persembunyiannya hampir tercium oleh para penyembah berhala itu. Ia pun terus berpindah-pindah agar selamat dari ancaman itu.

Hingga pada akhirnya, Ia tiba di sebuah rumah yang dihuni oleh keluarga yang begitu baik dan menerimanya tanpa pamrih.

Saat itu, salah satu anggota keluarganya ada yang menderita sakit parah. Orang tersebut tiada lain adalah Ilyasa yang kemudian mendapatkan amanat dari Alloh SWT menjadi Nabi dan Rosul serta menemani dakwah Ilyas.

Atas izin dari Alloh SWT, akhirnya penyakit Nabi Ilyasa bisa sembuh melalui perantara Ilyas. Sehingga Ilyasa pun tertarik mengikuti ajaran tauhid.

Bani Israil Ingkar Janji

Singkat cerita dari kisah Nabi Ilyas AS setelah 3 tahun meninggalkan kaumnya yang musrik, bencana pun semakin parah dan tak karuan.

Mereka begitu menderita dan tersiksa karena kelaparan, kekurangan air dan musibah lainnya.

Akhirnya para tokoh dari mereka pun berkumpul untuk membahas persoalan yang entah kapan berakhirnya.

Dari perkumpulan itu pula diputuskan untuk mencari Nabi Ilyas dengan harapan bencana ini segera selesai.

Setelah sekian lama mencari keberadaannya, mereka pun askhirnya bertemu dengan Nabi Ilyas yang saat itu bersama Ilyasa.

Mereka pun merayu serta memohon agar sang nabi mencarikan jalan keluar dari bencana ini serta berjanji akan beriman kepada Alloh SWT.

Mendapatkan bujukan dan rayuan itu, nabi pun akhirnya luluh dan berdoa agar hujan segera turun. Tidak lama kemudian hujannya turun dan lambat laun kehidupan masyarakat normal kembali.

Masih dalam kisah Nabi Ilyas AS, kaum Bani Israil meski sudah makmur dan sejahtera, namun kebiasaan menyembah patung berhala berlanjut.

Melihat hal itu, sang Nabi pun kembali mendoakan agar mereka mendapatkan azab karena telah ingkar sebagaimana janjinya.

Baca juga: Kisah Abu Nawas, Penyair Islam Termasyhur di Masa Kejayaan Islam

Masih Hidup

Berdasarkan berbagai keterangan menyebutkan Nabi Ilyas As masih hidup, namun sebagian lagi mengungkapkan wafat.

Sementara itu, menurut sejarawan Islam Sami bin Abdullah menyebut Nabi diangkat oleh Alloh SWT ke langit. Pernyataan ini pun banyak yang mengamininya. Bahkan ada yang menyebutkan ada 4 nabi yang masih hidup, yakni Idris, Khidir, Ilyas, dan Isa AS.

Demikian kisah Nabi Ilyas As yang menjadi teladan bagi umat Islam untuk senantiasa tanpa pamrih mengajak dalam kebaikan serta menjalankan perintah agama Islam. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img