Kisah Nuaiman Sahabat Nabi yang Super Konyol Menjadi Hiburan

Kisah Nuaiman Sahabat Nabi yang Super Konyol Menjadi Hiburan
Ilustrasi Kisah Nuaiman Sahabat Nabi. Foto: Ist/Net

Kisah Nuaiman sahabat Nabi terkenal dengan humornya. Kehidupan Baginda Nabi Muhammad tentunya tak hanya tentang ujian saja, tetapi juga ada canda dan tawa yang menemani. Hal tersebut tentu saja menjadi hiburan untuk Beliau.

Tahukah anda siapa itu Nuaiman? Dia adalah sahabat Nabi SAW. Nuaiman bin Amr bin Rafa’ah sangatlah terkenal dengan tingkah-tingkah konyol juga sering membuat Nabi tertawa. Nuaiman adalah golongan sahabat yang berasal dari kalangan penduduk Anshar yang tinggal di Kota Madinah.

baca juga: Kisah Nabi Ilyas AS Mengajak Bani Israil Menyembah Alloh SWT

Tentang Kisah Nuaiman Sahabat Nabi yang Konyol

Meskipun Nuaiman itu jahil, tetapi ia adalah seorang mujahid yang sejati. Namanya juga sudah tercantum dalam Ashabul Badr. Hal tersebut karena ia ikut berjuang bersama Baginda Rasulullah dalam perang Badar.

Meskipun kisahnya konyol, tetapi Nuaiman sangat membantu Muhammad dalam menegakkan Islam. Wajar saja jika kisah Nuaiman sahabat nabi tersebut, seringkali dijadikan dongeng inspirasi untuk anak-anak.

Nuaiman dan Pedagang

Kekonyolannya itu tidak hanya ia lakukan kepada sahabat, tetapi juga kepada Baginda Muhammad SAW. Salah satu kisah Nuaiman sahabat Nabi Muhammad tersebut adalah pada suatu hari Nuaiman membawa makanan yang banyak untuk Rasulullah dan sahabat lainnya.

Setelah selesai menghabiskan semua makanan tersebut. Tak lama kemudian Nuaiman berbicara “Ya Rasulullah inilah orang yang memiliki makanan tersebut, silahkan kau bayar”.

Melihat hal itu, tidak membuat Muhammad marah ataupun kesal, tetapi malah ia tertawa terbahak-bahak dan juga bingung bersama sahabat-sahabat lainnya.

Akan tetapi pada akhirnya, Nabi Muhammad membagi rata semua harga makanan yang telah ia makan. Sehingga semua yang ikut makan makanan itu, juga membayar.

baca juga: Kisah Raja Zulqarnain Penguasa Shaleh yang Disebutkan Al Qur’an

Nuaiman, Abu Bakar, dan Juga Suwaibith

Kisah Nuaiman sahabat Nabi ini terjadi ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq ingin mengajak Nuiaman ke negeri Syam. Pada suatu hari, Abu Bakar (khalifah pertama) mengajak Nuaiman untuk pergi ke negeri Syam. Namun, sebelumnya ia harus izin terlebih dahulu kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Sampainya mereka di negeri Syam, mereka membagi tugas. Salah satunya adalah Suwaibit bin Harmalah yang mempunyai tugas untuk menjaga makanan, karena Suwaibith adalah sahabat Nabi yang sangat amanah.

Pada siang hari, datanglah Nuaiman yang sedang kelaparan dan meminta makanan dari Suwaibith tersebut. Melihat keluhan sahabatnya, tetapi tidak membuat Suwaibith mengabulkan permintaannya.

Jawaban dari Suwaibith membuat Nuaiman langsung bergegas menuju pasar, ia akan mencari tempat yang menjual hamba sahaya. Mereka mengatakan bahwa harga hamba sahaya yang mereka memiliki kisaran 100 sampai 300 dirham.

Sahabat Nabi si Nuaiman itu, lalu mengatakan bahwa ia juga mempunyai hamba sahaya yang hanya ia jual dengan harga 20 dirham. Apalagi Nuaiman juga mengatakan aibnya bahwa ia tidak mengaku sebagai hamba sahaya, tetapi orang yang merdeka.

Hal tersebut tentunya membuat orang ramai ingin membelinya. Si sahabat Nabi tersebut malah mengarah kepada Suwaibith. Dengan begitu, akhirnya Nuaiman si sahabat Nabi menerima uang sebanyak 20 dirham bersamaan dengan penangkapan Suwaibith dalam kisah ini.

Saat Suwaibith ditangkap ia mengatakan “Lepaskan aku. Aku bukanlah seorang hamba sahaya, tetapi orang yang merdeka”. Tepat dan sesuai dengan apa yang telah Nuaiman sebarkan tadi.

Tak lama kemudian datanglah Abu Bakar dan menanyakan keberadaan Suwaibith. Dengan santai dan tanpa rasa bersalah, Nuaiman sahabat Nabi yang konyol tersebut menjawab bahwa ia sudah menjualnya. Mendengar hal tersebut, Abu Bakar akhirnya juga tertawa dan menebusnya.

Tak sampai di situ saja kisah Nuaiman sahabat Nabi, sekembalinya mereka dari Negeri Syam, kisah Nuaiman dan juga Suwaibith yang sama-sama sahabat Baginda SAW tersebut diceritakan Abu Bakar kepada Rasulullah.

Baca juga: Kisah Khalid bin Walid ‘Pedang Allah’ Ahli Berperang Tapi Tidak Sombong

Sahabat Nabi Nuaiman dan Tamunya

Kisah Nuaiman sahabat Nabi yang selanjutnya adalah ketika ada seseorang yang bertanya kepada baginda Rasul, mereka ingin tahu tentang agama Islam. Mereka datang dengan menggunakan unta yang termasuk dalam kendaraan orang kaya.

Salah satu sahabat ada yang mengatakan bahwa ia sedang bercanda kepada si Nuaiman sahabat Nabi yang konyol dan juga jenaka bahwa sudah lama mereka tidak makan daging unta. Mereka lantas bergegas untuk menyembelih unta salah seorang tamu Baginda tersebut.

Konyolnya lagi, ide prank tersebut ditangkap serius oleh Nuaiman. Tak lama kemudian ia menyembelih unta tamu Kanjeng Nabi Muhammad. Sesudahnya ia langsung sembunyi. Melihat untanya yang sudah tak bernyawa, tentu saja tamu tersebut kaget.

Singkat cerita, Rasulullah akhirnya mengetahui bahwa semua itu adalah ulah si sahabatnya, yaitu Nuaiman. Akhirnya Baginda Nabi yang menggantikan harga unta tersebut.

Nah, itu tadi kisah Nuaiman sahabat Nabi Muhammad paling konyol dan dapat menghibur kegundahan atas apa yang menimpa Uswatun Hasanah kita. Semoga bermanfaat. (R10/HR-Online)

Editor: Muhafid