Kisah Raja Zulqarnain Penguasa Shaleh yang Disebutkan Al Qur’an

Kisah Raja Zulqarnain
Ilustrasi kisah raja Zulqarnain. Foto: Net/Ist

Kisah Raja Zulqarnain  yang terkenal penguasa timur dan barat telah berhasil mengurung Ya’juj dan Ma’juj. Raja Zulqarnain  adalah seorang hamba Alloh sekaligus penguasa yang shaleh dan bijaksana, kisahnya tertulis dalam kita suci Al Qur’an.

Pada masanya Ia hidup dengan beberapa keistimewaan sebagai anugerah dari Alloh atas ke shalehan beliau  selama hidup di dunia .

Zulqarnain  juga berhasil mewujudkan permintaan suatu kaum pada masa itu, untuk dibuatkan benteng penghalang kaum Ya’juj dan Ma’juj.

Maka Atas kuasa Alloh Zulqarnain  berhasil membangun benteng penghalang yang tidak bisa dihancurkan.

Baca juga: Kisah Abu Nawas, Penyair Islam Termasyhur di Masa Kejayaan Islam

Kisah Raja Zulqarnain Terdapat Pada Al Qur’an Al Kahfi

Zulqarnain  melakukan sebuah perjalanan sangat jauh di muka bumi ini. Sejauh dari timur ke barat hingga ke utara. Semua perjalanannya dilandasi  iman kepada Alloh.

Dalam setiap  tempat persinggahan Ia selalu menemui beberapa persoalan. Hingga suatu saat ada kaum yang tidak bisa dimengerti bahasanya. Akan tetapi di tangan Zulqarnain  semuanya bisa teratasi dengan baik.

Bahkan, dalam salah satu ayat dijelaskan, Alloh SWT telah memberinya kekuasaan di muka bumi ini dan memberikan semua jalan untuk mencapai apa yang dia  inginkan.

Hal ini sebagaimana Al Qur’an Surat Al Kahfi ayat 83:

Namun demikian, Ia selalu menjunjung tinggi asas kemanusia an dan selalu berbuat kebaikan sebagai pembuktian beriman kepada Alloh SWT.

Mengurung Ya’juj dan Ma’juj

Dalam sebuah kisah Raja Zulqarnain saat perjalan yang cukup panjang, sampailah pada suatu tempat yang sangat jauh. Di sana Ia berjumpa dengan sekelompok manusia  yang sulit dimengerti bahasanya.

Kaum tersebut berada di antara dua gunung besar di belahan bumi bagian utara. Kemudian kaum tersebut meminta bantuan padanya untuk dibuatkan dinding penghalang.

Dinding penghalang tersebut bertujuan untuk memisahkan antara kaum tersebut dengan kaum Ya’juj dan Ma’juj.

Maka atas izin Alloh beliau  berhasil membangun sebuah dinding penghalang yang sangat kokoh dan tidak akan rusak kecuali kelak menjelang hari kiamat.

Hingga saat ini, tempat tersebut masih belum terpecahkan. Namun, menurut beberapa para ahli sejarawan tempat yang dimaksud adalah pegunungan Kaukasus di belahan bumi Eropa.

baca juga: Kisah Teladan Tentang Sedekah yang Nyata dan Menginspirasi

Penguasa Mesir

Kota Al Iskandariyah di Mesir adalah salah satu bentuk peninggalan Sang Raja. Beliau  berhasil membangun daerah tersebut menjadi sebuah pusat peradaban termaju.

Iskandariyah menjadi pusat perkembangan intelektual yang melampaui perdaban manusia  dari masa ke masa.

Kisah Raja Zulqarnain memimpin wilayah tersebut mengalami banyak kemajuan dan kemakmuran untuk semua rakyatnya.

Bahkan, hingga kini kota ini masih menjadi rujukan dunia  pendidikan, khususnya para  Mahasiswa dari berbagai penjuru dunia .

Hidup bersama Nabi Khidir

Seperti kita ketahui bahwa salah satu Nabi yang masih hidup hingga saat ini ialah Nabi Khidir AS. Dari masa ke masa, Nabi Khidir selalu bertemu dengan rasul-rasul dan para kekasih Alloh.

Hal serupa juga di alami oleh Raja Zulqarnain. Dalam sebuah riwayat diceritakan Khidir hidup berdampingan bersama Sang Raja.

Di kala beliau  merasakan keraguan, maka Khidir datang memberikan pandangan dan nasehat pada beliau .

Karena kita tahu Nabi Khidir memiliki pengetahuan dan ilmu yang sangat luas sehingga bisa memahami hal yang rumit.

Sebagai seorang penasehat kerajaan, Nabi Khidir tentu sosok yang sangat cocok untuk mendampingi Sang Raja karena sering melakukan perjalanan jauh.

Dalam melaksanakan tugasnya Zulqarnain selalu merasa yakin bahwa semua arahan yang di berikan adalah semata atas izin Alloh.

Bertemu Nabi Ibrahim AS

Berdasarkan keterangan beberapa ahli tafsir, kisah Raja Zulqarnain ini hidup pada masa Nabi Ibrahim.

Pada suatu saat Zulqarnain bertemu Ibrahim di negeri Mekkah. Beliau  berdua melaksanakan ritual ibadah haji bersama dengan mengelilingi Ka’bah sebagaimana thowaf.

Sang Raja juga sangat memuliakan Nabi Ibrahim dan termasuk pengikut ajaran yang menyembah Alloh SWT.

baca juga: Sejarah Perang Badar, Kemenangan Besar Umat Islam Melawan Kafir

Siapakah Alexander The Great?

Sosok Alexander The Great atau Sultan Iskandar Agung, sering terkait dengan sosok Raja Zulqarnain.

Menurut keterangan beberapa para mufassirin, hal tersebut ternyata tidak benar. Pasalnya, Alexander Agung ialah seroang Raja dari Kekaisaran Makedonia putra Raja Philips Al Maqdoni.

Tetapi pada kenyataannya sampai saat ini masih terjadi perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarawan dunia . Namun demkian, kedua kubu sepakat bahwa ada sosok Raja yang bijak dan berhasil menaklukan dunia .

Perlu kita pahami bersama, dalam Qur’an Surat Al Kahfi ayat 83 sampai 108, di sana  jelas menceritakan kisah raja Zulqarnain adalah seorang yang shaleh dan bijaksana. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid