Lagi, Warga Baregbeg Ciamis Kesulitan Dapat Gas Melon

Lagi, Warga Baregbeg Ciamis Kesulitan Dapat Gas Melon
Warga Balemoyan, Desa Mekarjaya, Baregbeg, Kabupaten Ciamis, kesulitan mendapatkan gas melon 3 kg. Foto:Eli/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Kelangkaan gas melon di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus terjadi.

Seperti halnya yang dirasakan warga Balemoyan, Desa Mekarjaya, Baregbeg.

Mereka mengeluhkan kelangkaan gas melon akhir-akhir ini, meski sudah mencari kemana-mana.

“Di warung-warung yang biasanya menyediakan gas elpiji 3 kilogram sudah dua hari kebelakang belum ada, kita cari sudah, jadinya gak bisa masak,”ungkap Dahlia warga Balemoyan, Minggu, (14/2/2021).

Menurut Dahlia, warung-warung kecil yang biasa menyediakan gas melon kini juga kesulitan mendapat pasokan gas.

“Padahal biasanya, tiap hari warung kecil bisa mendapatkan pasokan dua hingga tiga tabung, namun untuk minggu sekarang sangat langka,” katanya.

Agar bisa tetap masak, Dahlia mengaku harus rela mencari gas melon 3kg ke warung-warung yang berada di luar Desa Mekarjaya, Ciamis.

“Kalau beli ke pangkalan itu jauh, jadi tetap saja harganya jadi kehitung mahal seperti di warung, karena harus mengeluarkan ongkos,” jelasnya.

Warga lainnya, Heti membenarkan saat ini ia kesulitan mendapatkan gas elpiji 3kg.

Untuk keperluan memasak, terpaksa Heti kembali menggunakan kayu bakar menggunakan tungku.

“Kelangkaan gas elpiji 3kg ini memang sering terjadi, kami sebagai masyarakat tentu mengeluh, tapi mau bagaimana lagi,” ungkap Heti.

Pihaknya berharap, kelangkaan gas melon ini bisa menjadi perhatian pemkab Ciamis agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

“Masyarakat kecil di daerah sangat membutuhkan gas 3kg, jadi pemerintah seharusnya bisa ikut memantau agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (Es/R8/HR Online)

Editor: Jujang