Long Weekend dan Imlek di Pangandaran, Petugas Perketat Jalur Masuk

Saat long weekend dan Imlek di Pangandaran, petugas gabungan perketat jalur masuk. Foto: Entang SR/HR.
Saat long weekend dan Imlek di Pangandaran, petugas gabungan perketat jalur masuk. Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Saat long weekend dan Imlek kali ini banyak dimanfaatkan warga luar daerah untuk berlibur ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Mengingat kondisi saat ini masih pandemi Covid-19, petugas gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP melakukan penjagaan ketat di jalur masuk wilayah Kabupaten Pangandaran.

Seperti bunderan Emplak, Kecamatan Kalipucang yang  merupakan salah satu persimpangan jalan menuju Pantai Karapyak, dan jalur utama menuju ke Pantai Pangandaran.

Petugas gabungan terlihat melakukan pengecekan identitas dan surat keterangan hasil rapid antigen kepada para pengendara atau calon pengunjung yang menuju ke arah Pangandaran.

Kapolsek Kalipucang, AKP. H. Jumaeli, mengatakan, petugas gabungan sudah rutin berjaga sekitar bundaran Karapyak. Hal ini merupakan kegiatan penyekatan dalam kegiatan Operasi Yustisi. Terlebih saat long weekend dan Tahun Baru Imlek.

Baca Juga : Libur Panjang, Warga Pangandaran Nikmati Sejumlah Tempat Wisata Sekitar

“Tentu kita harus lebih mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Corona. Apalagi saat long weekend banyak wisatawan dari berbagai daerah mulai berdatangan,” kata AKP. Jumaeli, kepada HR Online, Sabtu (13/02/2021).

Oleh karena itu, lanjutnya, petugas gabungan melaksanakan upaya penyekatan sesuai prosedur protokol kesehatan yang berlaku. Bagi calon pengunjung yang berasal dari luar Jawa Barat, seperti Jakarta dan dari daerah Jawa Tengah, harus putar balik. Sebab, mereka tidak membawa surat keterangan hasil rapid antigen.

Dalam kegiatan tersebut, petugas yang berjaga sekitar bunderan Emplak, Kecamatan Kalipucang, juga memberikan edukasi dan himbauan protokol kesehatan kepada para pengunjung.

“Wisatawan harus mengutamakan protokol kesehatan, memakai masker, serta menjalankan 5M. Semoga saja di Kabupaten Pangandaran tidak ada klaster baru. Terutama dari klaster obyek wisata.” Tandas AKP. Jumaeli. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah