Makanan Sehat untuk Anak Tak Harus Mahal dan Mewah, Ini Menunya!

makanan sehat untuk anak
Menu makanan sehat untuk anak. Foto: Ist/Net

Mengonsumsi makanan sehat untuk anak sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Seorang ibu perlu mengetahui makanan yang pantas dan tidak untuk buah hatinya. Dengan mengonsumsi makanan sehat, si kecil akan tumbuh lebih optimal dan sehat.

Selama ini masyarakat lebih mengenal konsep makanan 4 sehat 5 sempurna. Namun karena mendapat banyak kritik dan kurang sesuai dengan perkembangan, konsep yang lahir sejak tahun 1955 itu telah berubah konsep.

Saat ini pemerintah telah mengampanyekan konsep makanan dengan pedoman gizi seimbang. Konsep ini mengacu pentingnya menyeimbangkan kebutuhan gizi harian tubuh dengan aktivitasnya.

Dalam konsep ini terkandung beberapa prinsip yang sebaiknya orang tua tahu. Yaitu memvariasikan menu makanan, memperhatikan berat badan ideal, menjaga pola hidup aktif dan olahraga, dan pentingnya pola hidup bersih.

Inilah 5 Daftar Makanan Sehat untuk Anak

Makanan sehat untuk anak tidak harus mahal. Banyak kok bahan-bahan murah yang banyak tersedia di pasar yang bisa Anda olah menjadi makanan yang menyehatkan untuk buah hatinya.

Oleh karena itu berikut ini beberapa contoh makanan sehat yang merupakan kombinasi bahan-bahan murah dan terjangkau harganya. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan dan kesukaan anak.

Minyak Zaitun dan Sayuran

Kombinasi sayuran dengan minyak zaitun bisa menghasilkan makanan sehat yang cocok Anda berikan kepada si kecil. Sebab, masing-masing dari keduanya mengandung gizi yang sangat penting untuk anak khususnya pada proses tumbuh kembangnya.

Sayuran mengandung vitamin A, D, E, dan K yang sangat penting untuk tubuh. Agar penyerapan makanan sehat untuk anak bisa maksimal, sebaiknya konsumsi bersamaan dengan lemak zaitun.

Nah, dengan mengombinasikan sayuran dengan minyak zaitun sehingga makanan bisa terserap secara lebih sempurna ke dalam tubuh.

Roti Gandum dan Alpukat

Salah satu menu sarapan pagi yang sehat untuk si kecil adalah kombinasi roti gandum dan alpukat atau avokad. Caranya dengan menjadikan avokad sebagai isi dari roti gandum tersebut.

Perpaduan tekstur dan rasa yang saling melengkapi tidak saja meningkatkan selera makan si kecil. Menu makanan ini juga menjadi salah satu pilihan terbaik makanan sehat untuk anak.

Lemak sehat yang terkandung dalam manfaat alpukat terbukti efektif dalam memperlambat proses metabolisme karbohidrat menjadi gula saat terserap tubuh. Tidak heran jika rasa kenyang si kecil bertahan lama dan menurunkan lonjakan kadar gula darah.

Ayam dan Wortel

Untuk makan siang, ibu bisa menyajikan kombinasi sup ayam dan wortel buat si kecil. Selain rasanya enak, kombinasi kedua jenis makanan sehat tersebut bisa mencukupi kebutuhan gizi yang sangat dibutuhkan oleh si anak dalam perkembangannya.

Pasalnya, peningkatan metabolisme tubuh karena kandungan vitamin A pada wortel justru semakin kuat dengan kandungan zinc pada ayam.

Telur dan Sayuran Berwarna

Telur dan sayuran bisa Anda kombinasikan agar menjadi makanan sehat untuk anak. Sebab, perpaduan kandungan yang terdapat pada telur dan sayuran sangat efektif dalam menjaga kesehatan dan melindungi si kecil dari penyakit .

Sebuah hasil penelitian dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bukti ilmiah kalau kandungan lemak dalam kuning telur sangat efektif membantu proses penyerapan karotenoid yang terkandung dalam sayuran berwarna.

Karotenoid sendiri merupakan antioksidan yang terbukti efektif melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit. Senyawa ini juga penting membantu meningkatkan sistem imun pada tubuh. 

Oleh karena itu, memberikan kombinasi makanan ini kepada si kecil merupakan bentuk upaya seorang ibu untuk menjaga kesehatan anaknya.

Sarden dan Bayam

Sarden dan bayam merupakan jenis makanan yang murah dan mudah kita temukan di pasar. Bersamaan dengan murahnya, perpaduan kedua jenis makanan tersebut ternyata bisa menghasilkan makanan sehat untuk anak.

Sarden kaya dengan vitamin D yang cukup tinggi, sedangkan bayam kaya magnesium. Oleh karena itu, jika si kecil mendapatkan asupan kombinasi kedua makanan tersebut, maka kadar vitamin D dalam tubuhnya akan mengalami peningkatan.

Dalam jangka panjang, tubuh si kecil tidak saja terasa lebih sehat, tetapi juga risiko kanker usus besar dan penyakit jantung koroner akan menurun dan terhindar.

Itulah beberapa pilihan bagi seorang ibu yang ingin memberikan makanan sehat untuk anaknya. Anda bisa menyajikan menu makan dari beberapa kombinasi makanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara