Miniatur Kapal Titanic Pangandaran: Wisata Sehat Pulangnya Bawa Ikan

Miniatur Kapal Titanic Pangandaran
Miniatur Kapal Titanic yang dibangun di atas kolam di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Keberadaan miniatur kapal Titanic di Blok Cigadog, Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menarik pengunjung untuk berwisata.

Inisiatif pembuatan miniatur kapal tersebut datang dari kelompok petani ikan Cigadog. Keinginan para petani untuk menjadikan kawasan Cigadog menjadi objek wisata pertanian dan perikanan sangat tinggi. 

Karena itu, untuk menarik pengunjung agar mau datang, mereka membuat miniatur Titanic terbuat dari bambu yang dibangun di atas kolam ikan.

Salah seorang anggota kelompok ikan Cigadog, Dedi, mengatakan, meski pembuatan miniatur kapal Titanic belum rampung, namun pengunjung yang datang sudah banyak. Umumnya mereka datang untuk berfoto.

“Memang sengaja, maksud dari dibuatnya miniatur kapal Titanic ini untuk berfoto karena setiap pengunjung yang datang hampir dipastikan mengabadikannya dengan berfoto,” ujar Dedi, Minggu (14/2/2021).

Selain itu, lanjut Dedi, pemandangan seputar miniatur kapal tersebut juga masih alami. “View-nya juga sangat bagus, karena dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan,” tambahnya.

Pembangunan miniatur kapal Titanic ini, kata Dedi, bertujuan untuk menarik lebih banyak pengunjung.

“Alhamdulilah walau pembangunannya belum rampung, namun jumlah pengunjung mulai ada peningkatan, terlebih menjelang akhir pekan,” katanya.

Menurut Dedi, keuntungan dari banyaknya pengunjung bagi para petani ikan yaitu adanya peningkatan jumlah penjualan ikan. Karena hampir setiap pengunjung yang datang ke lokasi sambil membeli ikan.

“Untuk pengunjung yang hobi memancing, kita sediakan alat pancing, hasil pancingannya bisa dibawa. Tentu dengan harga yang sangat ekonomis, kalaupun tidak ingin dibawa pulang, hasil pancingannya bisa dilepaskan lagi tanpa dipungut biaya,” paparnya.

Dedi menambahkan, untuk menuju lokasi, hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dengan perkiraan waktu 10 sampai 15 menit dari jalan raya.

“Jadi bisa sambil olahraga juga. Ayo berlibur sehat sambil menikmati keindahan alam Cigadog,” tandasnya. (Enceng/R7/HR-Online)

Editor: Ndu