Nasib Seniman Pangandaran, Merana Saat Pandemi Covid-19

Seniman Pangandaran
Penari salah satu pelaku seni di Kabupaten Pangandaran yang terdampak pandemi Covid-19. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sejumlah seniman di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengeluh lantaran pandemi Covid-19 membuat mereka tidak lagi punya penghasilan.

Apalagi pemberlakukan PSBB yang melarang kerumunan membuat sejumlah hajatan yang menampilkan acara hiburan seperti dangdutan dibubarkan Satgas Covid-19. 

Iing, Kasi Budaya Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran, mengaku banyak didatangi para seniman Pangandaran yang mengeluh aktivitas mereka terbentur dengan aturan bupati terkait PSBB. 

“Kami dari Disbudpar sudah berusaha sekuat tenaga untuk membantu para seniman. Kami sampaikan keluhan para pelaku seni ini kepada Kabag Hukum Setda Pemkab Pangandaran,” katanya, Selasa (9/2/2021).

Menurut Iing, banyak pelaku seni yang tidak bisa manggung, karena dianggap bisa menjadi penyebab kerumunan. 

“Aspirasi dari para pelaku seni ini kami sampaikan, agar mereka bisa kembali manggung. Kami pun sudah meminta solusi terbaik agar mereka bisa manggung, meskipun durasi waktunya tidak full seperti halnya sebelum ada pandemi,” ungkapnya.

Iing menambahkan para pelaku seni ini siap jika harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tidak masalah kalau misalnya waktunya dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB. Durasi waktunya pendek juga tidak apa-apa. Mereka siap menerapkan protokol kesehatan, bahkan mereka pun siap mengkampanyekan edukasi prokes kepada masyarakat saat manggung,” tandasnya. (Entang/R7/Koran-HR)

Editor: Ndu