Pelaku Hipnotis di Ciamis Tertangkap Warga Usai Alami Kecelakaan

Pelaku Hipnotis di Ciamis
Setelah mengalami kecelakaan pelaku hipnotis di Ciamis ditangkap warga. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Apes benar, pelaku hipnotis di Ciamis, Jawa Barat, dari mengalami kecelakaan hingga harus berurusan dengan kepolisian. Setelah sebelumnya melakukan aksi kejahatan merampas barang berharga pengusaha isi ulang air.

Berdasarkan informasi, kawanan pelaku kejahatan hipnotis berjumlah tiga orang melakukan aksi kejahatannya di Desa Sukasari Kecamatan Banjarsari. Korban bernama Lilis (45) salah seorang pengusaha air isi ulang ini kena hipnotis kawanan penjahat.

Barang berharga seperti gelang, cincin dan kalung emas yang korban pakai raib. Ketika kabur, mobil pelaku mengalami kecelakaan hingga akhirnya berhasil diamankan oleh warga.

Kapolsek Banjarsari Kompol Badri membenarkan atas kejadian tersebut. Kawanan pelaku hipnotis  terdiri dari dua pria dan seorang wanita di wilayah Banjarsari Ciamis itu mengalami kecelakaan. Namun yang berhasil tertangkap hanya satu orang berinisial H. Dua orang lagi berhasil kabur.

“Benar, kejadiannya kemarin sore, saat kita amankan, pelaku mengalami kecelakaan depan Gedung KPRI Mukti Desa Banjarsari CIamis,” Katanya.

Pelaku mengambil barang berharga milik korban dekat BTC Banjarsari. Mereka bermaksud kabur ke arah Pangandaran menggunakan sebuah mobil.

“Mobilnya oleng dan menabrak benteng, mungkin pelaku ini gugup saat warga mengejar pelaku,” jelasnya.

Modus para pelaku hipnotis di Ciamis ini berpura-pura menanyakan tempat penjual telur asin. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian terbujuk dan mengobrol dengan pelaku sampai akhirnya terkena hipnotis sampai tak sadar.

“Sejumlah barang berharga, seperti gelang, cincin dan kalung emas dipakai korban berhasil dibawa kabur. Jumlahnya sekitar 15 gram,” Katanya.

Polisi kini tengah melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap pelaku hipnotis yang biasa beraksi di Ciamis. Polisi pun berhasil mengamankan sebuah mobil sebagai barang bukti. (Suherman/R9/HR-Online)

Editor: Dadang