Pembahasan UU Penanggulangan Bencana, Mitigasi Jabar Jadi Rujukan

Mitigasi Bencana dan Penanggulangan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menerima kunjungan kerja DPR RI. Foto: Humas Jabar

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan kurikulum mitigasi bencana milik Pemprov Jabar jadi rujukan dalam pembahasan UU Penanggulangan Bencana.

“Komisi VIII DPR RI meminta masukan soal penanganan Covid-19, kebencanaan, pemberdayaan perempuan dan lainnya. Termasuk akan mengcopy juga merujuk cetak biru Jabar tangguh bencana,” ujar Ridwan Kamil setelah menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI, Gedung Sate, Bandung, Senin (15/2/2021).

Ridwan Kamil menjelaskan, Jabar Resilience Culture Province (JRCP) dapat menjadi acuan dan syarat lengkap provinsi dalam penanggulangan bencana.  Melalui JRCP ini dapat mendorong budaya tangguh bencana sejak usia sekolah.

“Kebenjaan Jabar tentunya berhubungan dengan air atau banjir untuk daerah utara. Sedangkan wilayah selatan bencana longsor. Jumlah kejadian 1.500 sampai 1. 800 setiap tahun,” ucap Ridwan Kamil.  

Selain penanggulangan bencana, Ridwan Kamil pun menjelaskan terkait kondisi Pandemi Covid-19. PPKM Mikro yang saat ini berjalan memiliki pengaruh dalam meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan.

“Kedisiplinan masih konsisten 80 persen. Memang masih ada yang tidak disiplin tapi semakin berkurang dan tidak meningkat tajam seperti awal 2021, bulan Januari,” ungkapnya.

Ridwan Kamil pun akan selalu memonitoring dan evaluasi terkait dengan pelaksanaan PPKM Mikro.

Sementara, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily datang ke Bandung untuk membahas penanggulangan bencana dan  penanganan virus Corona. 

“Kami pun mendapat masukan dari Jabar, memang untuk penanggulangan bencana harus berorientasi kepada Mitigasi Bencana,” ucapnya.

Komisi VIII DPR RI pun mengapresiasi penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemda Provinsi Jabar. Serta PPKM yang dapat menekan jumlah keterisian rumah sakit dan menikmati kedisiplinan warga Jabar. (R9/HR-Online)

Editor: Dadang