Pemkab Pangandaran Aktifkan Kembali Karantina Mandiri di Gedung Sekolah

Karantina Mandiri Pangandarran
Rapat koordinasi karantina mandiri tingkat desa di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran, Jawa Barat, mengaktifkan kembali karantina mandiri mulai 9 Januari 2021. Jika sebelumnya karantina untuk warga yang baru datang dari zona merah, kali ini karantina mandiri berlaku bagi warga Pangandaran yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Camat Padaherang, Kustiman, mengatakan, pemberlakuan kembali karantina mandiri tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 nantinya akan kembali ditempatkan di salah satu tempat atau sekolah yang sudah ditunjuk,” katanya, Selasa (9/2/2021).

Muspika Kecamatan Padaherang sendiri sudah melakukan koordinasi dengan Korwil Pendidikan dan para kepala sekolah yang ada di lingkungan Kecamatan Padaherang.

“Saat ada warga terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dari Labkesda, namun tidak bergejala atau OTG, maka yang bersangkutan mesti dikarantina selama sepuluh hari di tempat yang sudah disediakan,” jelasnya.

Pemerintah Desa, menurut Kustiman, wajib menugaskan Satgas Desa dan Linmas, maupun Babinsa untuk mengawasi OTG yang tengah karantina mandiri.  

“Tim satgas dari Muspika pun akan aktif mengontrol tempat dimana karantina mandiri tersebut dilaksanakan,” katanya.

Kebutuhan Warga Saat Karantina Mandiri di Gedung Sekolah Disiapkan BPBD Pangandaran

Sementara itu, di tempat terpisah Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Suheryana, membenarkan aktifnya kembali karantina mandiri bagi warga Kabupaten Pangandaran yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Pangandaran. BPBD akan menyiapkan segala kebutuhan untuk warga yang karantina di gedung sekolah. Contohnya tempat tidur, makan dan kebutuhan lainnya. Semuanya akan disiapkan oleh BPBD,” jelasnya.

Selain itu, setiap desa harus menyiapkan satu tempat untuk karantina mandiri bagi warganya yang positif Covid-19. 

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pangandaran,” tandasnya.  

Sementara itu, Korwil Pendidikan Kecamatan Padaherang, Endang Mulyono, mengatakan, pihaknya siap mendukung program dari Pemkab Pangandaran.

“Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran, kami siap dan mendukung upaya dari Pemkab Pangandaran,” katanya. 

Menurut Endang, gedung sekolah merupakan milik negara dan dibutuhkan oleh negara, karena itu, pihaknya mempersilakan jika gedung sekolah akan digunakan untuk tempat karantina warga yang positif Covid-19.

“Kami dari Korwil Pendidikan Kecamatan Padaherang sudah komunikasi dengan Disdik Kabupaten Pangandaran. Kami persilakan jika sekolah dibutuhkan untuk tempat karantina,” katanya. (Entang/R7/Koran-HR)

Editor: Ndu