Penyakit Kanker Darah, Jenis, Gejala dan Penanganannya

penyakit kanker darah
Jenis penyakit kanker darah yang mematikan. Foto: Ist/Net

Penyakit kanker darah sering orang menyebutnya dengan istilah leukemia. Padahal ada beberapa jenis kanker darah yang berlainan. Mereka adalah leukemia, myeloma, limfoma. Gejala penyakit ini berbeda karena sel darah sasarannya juga berlainan.

Kanker termasuk jenis penyakit yang sangat berbahaya. Selain bisa mengancam nyawa, serangan penyakit ini sering berlangsung lama. Akibatnya, penderita akan mengalami kondisi yang tersiksa dalam waktu lama. Biaya pengobatannya juga sangat mahal.

Jenis penyakit kanker yang populer adalah kanker darah. Gangguan jenis ini berbeda sekali dengan mayoritas kanker yang lain. Jika umumnya penyakit kanker membentuk benjolan atau tumor, namun kanker darah tidak seperti itu.

Penyakit kanker darah (blood cancer) juga terkenal dengan sebutan kanker hematologi. Jenis kanker ini sebenarnya cukup banyak, namun beberapa yang populer antara lain leukimia, myeloma, dan limfoma.

Kanker terjadi karena sel-sel tubuh berkembang tidak terkontrol. Jika ini terjadi pada sel darah maka bisa menyebabkan kanker darah. Penyakit ini awalnya terjadi pada bagian sumsum tulang yang memang memproduksi darah.

Ragam Jenis Penyakit Kanker Darah

Jenis penyakit berbahaya ini menyerang darah dalam tubuh. Darah merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem tubuh manusia. Serangan kanker ini akan menyebabkan sel darah berkembang tak terkendali.

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kanker darah. Sayangnya, gejala kanker darah juga sering tidak jelas karena umumnya berlangsung lama sehingga tidak mudah mengenalnya.

Sebelum membahas tentang berbagai jenis penyakit kanker darah penting kita mengenal sel darah. Dalam darah terkandung beberapa komponen yang bermanfaat, antara lain:

  • Sel darah merah yang mempunyai fungsi dan manfaat untuk membawa oksigen dan nutrisi ke semua organ tubuh manusia.
  • Sel darah putih bermanfaat dalam melawan serangan infeksi penyakit sekaligus menciptakan zat antibodi.
  • Plasma darah yang berguna dalam membantu proses pembuangan limbah hasil metabolisme tubuh. Plasma ini juga berfungsi mengangkut protein dan sel darah beserta nutrisinya ke semua bagian tubuh.
  • Trombosit adalah bagian dari sel darah yang mempunyai fungsi penting dalam proses pembekuan darah.

Komponen-komponen darah tersebut akan menunjukkan perilaku yang tidak normal. Baik pada produksinya yang berlebihan atau malah kurang. Kondisi inilah yang akan menyebabkan organ-organ penting dalam tubuh akan terpengaruh dan mengalami penurunan kinerja.

Untuk mengenal lebih jauh, berikut ini beberapa jenis penyakit kanker darah yang paling banyak terjadi. Sasaran serangan kanker yang berlainan juga akan menyebabkan gejala yang ada tidak sama.

Penyakit Leukimia

Jenis kanker darah yang satu ini biasanya menyerang bagian sumsum tulang dalam tubuh. Akibatnya, produksi sel-sel darah putih leukosit terganggu. Padahal leukosit berperan penting dalam melawan serangan infeksi.

Namun yang aneh, leukosit yang penting bagi imunitas tubuh justru berbalik peran. Sel darah putih baru ini malah merusak sel leukosit lainnya. Akibatnya tubuh akan rentan dan mudah terkena penyakit.

Gejala Leukemia

Untuk gejala penyakit leukemia cukup luas cakupannya dan terbilang sulit terdeteksi dengan jelas. Karena kadang menyamai atau samar dengan gejala penyakit lain.

Mengutip sejumlah sumber, gejala penyakit kanker darah jenis leukemia secara umum antara lain sebagai berikut:

  • Salah satu ciri seseorang mengidap leukemia adalah mengalami sesak nafas.
  • Penderita biasanya juga gampang sekali mengalami pendarahan atau memar. Termasuk sering mengalami gusi berdarah atau mimisan.
  • Muncul rasa sakit pada bagian tulang dan sendi. Khususnya pada bagian tulang dada dan tulang belakang.
  • Penderita juga umumnya mudah mengalami badan lesu dan lemah.

Penyebab Leukemia

Dinamakan kanker darah pastinya jenis kanker yang sangat ganas. Ia timbul di sumsum tulang belakang sebagai tempat sel darah merah dihasilkan.

Penyakit kanker darah ini bisa terjadi karena faktor internal dan eksternal. Dari faktor sederhana sampai yang rumit. Sehingga Anda sebaiknya tidak menyepelekan hal paling sederhana karena itu bisa jadi pemicu leukemia.

Inilah beberapa penyebab penyakit leukemia secara umum yang kadang kita tak sadari.

  • Efek dari kemoterapi. Cara pengobatan ini bisa memberikan efek samping yang buruk bagi kesehatan. Apalagi berlangsung secara terus menerus. Dampaknya bisa berupa infeksi hingga terjadinya kanker darah jenis ini.
  • Penyebab leukemia pada anak-anak tak jarang yang berkaitan dengan faktor genetika. Seperti anak yang mempunyai saudara kembar dengan penyakit leukemia akan meningkatkan risiko tersebut.
  • Ada berbagai paparan radiasi yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit leukimia. Seperti radiasi ion maupun paparan radiasi elektromagnetik.
  • Gaya hidup tak sehat juga bisa meningkatkan risiko leukemia, seperti sering mengonsumsi minuman beralkohol khususnya saat hamil.
  • Sering memakai zat-zat kimia dalam kehidupan sehari-hari juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker darah ini. Seperti zat pewarna makanan, pestisida tanaman, sering bekerja dengan cat, dan lainnya.

Penyakit Limfoma

Seperti namanya, jenis penyakit kanker darah ini juga menyerang limfosit dalam darah. Limfosit merupakan sel darah putih yang penting dalam sistem imunitas karena mampu melindungi tubuh dari serangan infeksi.

Gangguan pada limfosit biasanya akan berkembang dan menyerang beberapa organ tubuh lainnya. Seperti bagian sumsum tulang, limpa, kelenjar getah bening, maupun bagian timus.

Gejala Limfoma

Secara umum ada beberapa gejala kanker limfoma yang bisa kita kenali, seperti berikut ini.

  • Jika Anda buang air besar dan terlihat adanya darah dalam tinja sebaiknya waspada. Apalagi jika kondisi ini disertai dengan muntah.
  • Kadang penderita akan merasakan adanya tonjolan yang timbul dari bagian leher, selangkangan, bawah kulit, atau sekitar ketiak.
  • Untuk para wanita, menstruasi yang ada biasanya terjadi dengan volume darah banyak, bahkan berlebihan.
  • Suhu tubuh akan meningkat sehingga menimbulkan demam dan badan terasa sangat menggigil.
  • Mengalami nyeri pada bagian dada dan saat bernafas terasa sesak.
  • Biasanya juga terjadi batuk yang berlangsung lama dan tidak mudah sembuh.
  • Merasakan gatal-gatal yang menyebar pada seluruh tubuh.
  • Saat tidur malam sering mengalami keluar keringat secara berlebihan.
  • Orang yang mengalami penyakit ini akan merasakan nyeri tulang, sakit bagian punggung, dan sakit perut.
  • Tubuh mudah lelah dan sering merasa lemah. Bahkan penderita mengalami tidak semangat.
  • Nafsu makan yang menurun drastis. Akibatnya berat badan juga akan turun dengan cepat.

Penyebab Limfoma

Berbeda dengan leukemia, jenis penyakit kanker darah limfoma umumnya justru menyerang orang yang lanjut usia. Begitu juga dengan orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan juga lebih berisiko terkena penyakit ini.

Selain itu risiko terkena limfoma akan meningkat terutama pada orang yagn sedang menderita sakit. Seperti lupus, hepatitis C, rematik, atau gangguan autoimun lainnya.

Penyakit Myeloma

Sedangkan untuk jenis myeloma terjadi pada sel plasma. Sel plasma merupakan bagian dari darah yang berfungsi sebagai antibodi untuk membunuh kuman yang menyerang tubuh.

Myeloma atau multiple myeloma umumnya terjadi pada sumsum tulang, tempat produksi sel plasma. Namun munculnya kanker menyebabkan sel-sel plasma justru merusak fungsinya sendiri.

Selain sel plasma, sumsum tulang juga memproduksi sel-sel khusus yang membangun jenis sel darah lainnya.

Gejala Myeloma

Jumlah orang yang menderita penyakit kanker darah jenis myeloma memang tidak sebanyak leukemia. Berikut ini beberapa gejala myeloma yang sebaiknya Anda tahu.

  • Tanda yang sering terjadi adalah risiko mengalami patah tulang akibat gangguan pada tulang dan kalsium tubuh.
  • Penderita biasanya akan mengalami anemia atau kekurangan darah.
  • Penderita akan semakin rentan terhadap serangan penyakit infeksi.
  • Fungsi ginjal akan terpengaruh dan terganggu.
  • Seperti kanker darah lainnya, pendarahan atau memar juga akan sering terjadi.
  • Penderita biasanya akan mengalami bengkak pada bagian kaki.

Penanganan Penyakit Kanker Darah

Setelah mengetahui penyakit kanker darah beserta faktor penyebab dan gejalanya lantas bagaimana penganan terhadap gangguan ini? Memang tidak mudah mengenal tanda yang ada sari kanker darah. Apalagi gejalanya timbul setelah kondisi semakin kronis.

Namun dengan mengetahui berbagai faktor penyebab kanker darah tentunya bisa menjadi referensi mencegah penyakit mematikan ini. Anda bisa menghindari penyakit ini dengan tidak melakukan atau menjauhi segala hal yang menjadi pencetusnya.

Selain untuk mencegah penyakit kanker darah, Anda bisa melakukan beberapa tindakan sebagai berikut.

  1. Banyak mengonsumsi minuman dan makanan yang sehat, higienis, dan bergizi. Usahakan bayi atau balita Anda mendapatkan asupan ASI yang cukup.
  2. Tidak merokok maupun menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol yang bisa memicu kanker darah.
  3. Berolahraga secara berkala sehingga badan tetap sehat dan bugar serta berat badan tetap normal.
  4. Selalu memakai alat perlindungan diri jika bekerja di luar rumah. Terutama jika pekerjaan Anda sering berhubungan dengan sinar radiasi maupun zat kimia, seperti benzena, pestisida, atau formalin.

Demikian informasi tentang penyakit kanker darah yang sebaiknya kita tahu. Mengenal berbagai jenis, faktor yang menyebabkan, maupun gejalanya penting untuk mencegah maupun penanganannya. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara