Perempatan Cikurubuk Tasikmalaya Berlubang dan Tergenang Air

Perempatan Cikurubuk Tasikmalaya
Kondisi jalan perempatan Cikurubuk, Kota Tasikmalaya saat malam hari. Foto: Apip/HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Perempatan Jalan Cikurubuk, tepatnya di depan kantor Bank BNI, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tergenang air. Jalan juga berlubang dan tidak ada penerangan jalan sama sekali di lokasi.

Bagi pengendara yang hendak melintas ke perempatan Cikurubuk saat musim hujan seperti sekarang diharapkan berhati-hati. Lantaran genangan air di jalan berlubang bisa membahayakan jika tidak berhati-hati.

Otong, salah seorang pengendara mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Ia mengaku kerepotan saat harus lewat perempatan Cikurubuk.

“Jalan udah berlubang ditambah air menggenang, udah double deh penderitaan ketika melintasi jalan Cikurubuk ini,” ungkapnya saat hendak melintasi jalan perempatan Cikurubuk, Minggu (14/2/2021).

Otong juga menyayangkan tidak adanya penerangan jalan di lokasi tersebut. Sehingga pengendara kesulitan saat melintas.

“Mirisnya lagi minim penerangan di perempatan jalan ini. Nggak kelihatan aslinya, mana jalan dan mana lubang. Hanya kelihatan seperti kolam ikan saja,” katanya.

Ia berharap, Walikota Tasikmalaya melewati perempatan Cikurubuk, sehingga tahu kondisinya. “Saya tahunya jalan yang berlubang dan selalu digenangi air ini sudah lama kondisinya seperti ini. Kalau walikota pernah lewat ke sini, pasti minimal yah diperbaiki,” lanjutnya.

Menurut Otong, ketika pagi-pagi melintas pada musim hujan banyak PKL yang berjualan. Akibat jalan tergenang air, seringkali dagangan PKL tersebut jadi kotor.

“Lihat sekarang, apalagi musim hujan begini sepanjang jalan Cikurubuk digenangi air,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang Cikurubuk, Daryan menuturkan, lubang di perempatan Cikurubuk semakin lebar dari hari ke hari.

“Jalan ini lubangnya lebar dan dalam, kalau hujan pasti digenangi air. Terus nggak ada penerangan pas di jalan berlubang ini,” ungkapnya.

Daryan mengaku terpaksa berjualan meskipun dagangannya kotor karena terpercik air dari lubang jalan.

“Apalagi saat musim hujan sekarang, jalan Cikurubuk ini digenangi air. Saya jualan kotor-kotoran jadinya, tapi nggak apa-apa mau gimana lagi dijalanin aja,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online)

Editor: Ndu