Perut Terasa Penuh, Ternyata Ini Penyebab dan Gejalanya

perut terasa penuh
Kenali penyebab perut terasa penuh . Foto: Ist/Net

Perut terasa penuh sering Anda alami? Munculnya gejala semacam ini memperlihatkan adanya masalah pada perut Anda. Selain karena makanan, perut penuh juga bisa karena adanya serangan bakteri atau penyakit tertentu.

Rasa penuh dan begah pada perut menyebabkan kondisi yang tidak nyaman. Bahkan tak jarang bisa menyebabkan terganggunya aktivitas yang kita lakukan.

Sensasi begah sangat berbeda dengan kembung akibat terlalu banyak minum air. Sebab, umumnya sensasi penuh dan begah muncul lebih karena gas yang terlalu banyak dalam perut.

Rasa penuh dan begah juga sering muncul karena perut tidak cocok dengan makanan tertentu, adanya pertumbuhan bakteri dalam perut, dan lainnya. Karena itu penting mengetahui apa saja penyebab perut begah seperti penuh tersebut.

Faktor Penyebab Perut Terasa Penuh dan Begah

Faktor yang menyebabkan perut terasa penuh dan begah cukup banyak, tidak ada salahnya jika kita mengetahui apa sajakah faktor yang menyebabkannya. Sehingga dengan mengetahui penyebabnya, langkah antisipasi dan penanganannya bisa segera kita lakukan.

Menelan Banyak Udara

Sensasi penuh dan begah yang terasa terkadang akibat banyak menelan udara. Hal ini terjadi saat makan dengan tergesa-gesa, mengunyah permen karet, atau makan sambil ngobrol.

Oleh karena itu sebaiknya Anda menghindari hal-hal penyebab begah tersebut untuk mencegahnya.

Intoleransi Laktosa

Konsumsi laktosa juga bisa memicu gangguan pada perut. Tak sedikit orang yang menderita intoleransi laktosa mengalami kondisi perut yang terasa kembung atau penuh setelah mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa.

Laktosa adalah zat gula alami yang umumnya terdapat dalam susu maupun produk olahan susu. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan bisa kita atasi dengan menghindari makanan tersebut.

Mengonsumsi Makanan Tertentu

Terkadang tanda perut terasa penuh dan begah juga terjadi akibat makanan yang sulit tercerna dalam tubuh. Seperti makanan brokoli, kol, kacang-kacangan, dan lain sebagainya.

Mengendapnya makanan tersebut dalam perut menyebabkan usus mengeluarkan gas hidrogen dan karbon dioksida penyebab perut kembung.

Konsumsi susu, keju, atau es krim dari susu hewani juga dapat mengakibatkan sensasi penuh pada perut. Kondisi ini disebut sebagai intoleransi laktosa, akibat tubuh kekurangan enzim (laktase) yang membantu mencerna gula susu (laktosa).

Pertumbuhan Bakteri

Penyebab perut terasa penuh dan begah yang juga patut untuk Anda waspadai adalah pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada usus kecil.

Keberadaan bakteri yang berkembang tersebut mengakibatkan peningkatan produksi gas dalam usus. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan perut seperti penuh dan begah.

Sedang Haid

Beberapa hari menjelang haid dan selama haid berlangsung, biasanya wanita akan merasakan sensasi padat dan kencang pada perutnya. 

Hal tersebut terjadi karena perubahan kadar progesteron dan estrogen ketika haid yang mengakibatkan tubuh menahan lebih banyak air dan garam.

Saat terjadi kondisi tersebut sel-sel tubuh menjadi membengkak karena air. Sehingga sensasi perut penuh dan begah pun akan terasa.

Faktor Penyakit

Selain beberapa penyebab perut terasa penuh dan begah tersebut, sebenarnya masih ada beberapa faktor lainnya yang juga memicu terjadinya kondisi ini. Hal ini terutama berhubungan dengan serangan penyakit yang perlu Anda waspadai berikut ini.

Konstipasi

Gangguan ini berupa kesulitan saat buang air besar (BAB). Selain perut seperti begah, tanda lainnya seperti bentuk feses yang menggumpal atau keras, mual, tak berselera makan, serta muncul ganjalan pada rektum.

Untuk mengatasinya Anda bisa mencoba minum obat pencahar. Namun agar kondisi ini tidak terulang sebaiknya rajin berolahraga dan selektif dalam memilih makanan.

Tukak Lambung

Gangguan yang menimbulkan perut terasa penuh juga bisa akibat tukak lambung. Penyakit mirip asam lambung atau GERD ini terjadi karena terjadinya luka pada dinding lambung. Luka ini terjadi karena pengikisan akibat peningkatan asam lambung.

Batu Empedu

Penyakit ini terjadi akibat pengerasan cairan yang terdapat dalam kantong empedu. Cairan ini memiliki fungsi penting dalam membantu proses pencernaan lemak dari makanan.

Selain menimbulkan sakit perut yang seperti penuh, tanda lain gangguan ini seperti mual dan muntah, demam tinggi, dan gatal pada kulit. Detak jantung juga meningkat, hilang nafsu makan, hingga terjadinya sakit kuning atau hepatitis.

Pankreatitis

Gangguan pada pankreas juga bisa menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Namun kebanyakan kasus pankreatitis terutama karena batu empedu. Karena itu penting segera ke dokter jika gejala muncul terus menerus.

Selain perut yang tidak nyaman, ada sejumlah gejala lainya yang juga muncul. Seperti mual yang kadang disertai muntah, diare, nyeri dan sakit pada perut, demam, hingga kulit dan mata yang berubah menjadi kuning.

Kanker Usus Besar

Penyakit kanker usus besar juga sering menyebabkan kondisi tak nyaman pada bagian perut. Tumbuhnya sel yang tidak normal dalam usus akan menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.

Gejala lainnya yang juga sering muncul antara lain kram dan nyeri pada perut, diare, dan sembelit. Selain itu tubuh mudah lelah, bentuk feses lembek atau bercampur darah, selera makan menurun, hingga berat badan turun.

Kanker Ovarium

Tumbuhnya sel kanker dalam indung telur juga bisa menyebabkan perut terasa penuh. Terlebih untuk wanita yang memasuki masa menopause. Jika Anda para wanita merasakan gejala semacam ini sebaiknya perlu waspada.

Penyakit ini terjadi karena banyak faktor yang menyebabkannya. Seperti faktor genetika, kebiasaan merokok, efek alat kontrasepsi, dampak pengobatan kesuburan, maupun karena terapi hormon estrogen. Faktor usia dan penderita endometriosis juga berisiko terkena kanker ini.

Penyakit Celiac

Jenis gangguan ini terjadi saat bagan pencernaan tubuh memberikan respon negatif saat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Celiac merupakan jenis penyakit autoimun yang perlu kita waspadai.

Penyebab penyakit celiac belum bisa diketahui. Namun sejumlah faktor bisa memicu dan meningkatkan risikonya. Seperti menderita diabetes tipe 1, gangguan saraf, down syndrome, ataupun kolitis ulseratif.

Selain perut terasa penuh, gejala lainnya bisa berupa perut nyeri, sering muntah, nyeri pada ulu hati, pengikisan gigi, gangguan kepadatan tulang., sering mengalami mati rasa, dan bengkak tubuh.

Penyakit Crohn

Jenis penyakit lannya yang juga bisa menyebabkan gangguan perut begah adalah penyakit crohn. Gangguan peradangan usus yang berlangsung lama akan menyerang lapisan sistem pencernaan.

Selain perut yang seperti begah atau kembung, gejala lainnya antara lain sering kram perut, diare, feses berdarah atau berlendir, tubuh mudah lelah, dan demam. Nafsu makan juga menurun sehingga berat badan ikut drop.

Gejala Perut Terasa Penuh dan Begah

Perut yang terasa penuh dan begah seringkali terjadi dengan beberapa kondisi lainnya yang menyertainya. Gejala tersebut bisa muncul sebelumnya, setelah, atau bersamaan dengan perut yang seperti penuh.

Berikut ini tanda-tanda maupun gejala perut terasa penuh dan begah yang juga bisa terjadi. Mengenal gejala penyakit sejak dini penting agar dapat segera mengonsultasikannya dengan dokter.

Bersendawa

Bersendawa merupakan indikasi perut mengalami kembung atau begah. Kondisi ini normal terjadi, karena hal itu merupakan reaksi tubuh saat mengeluarkan udara yang bertumpuk di perut. Terkadang sebagian orang malah bisa bersendawa sampai 20 kali sehari karena perutnya bergas.

Kentut

Kentut seringkali muncul saat perut terasa penuh dan begah karena terisi gas. Hal ini wajar karena sebagaimana halnya bersendawa, kentut juga merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan gas dari dalam perut lewat anus maupun dubur.

Sakit dan Kram Perut

Bertumpuknya gas di bagian kanan atas usus besar akan mengakibatkan munculnya sakit nyeri atau kram. Sebaliknya, saat gas justru bertumpuk di bagian kiri atas usus besar, rasa sakit atau kram justru bisa menjalar ke dada.

Jika Anda mengalami salah satu atau sebagian dari tanda-tanda di atas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter agar penyebab gangguan perut yang kembung atau begah bisa diketahui dan segera mendapat pengobatan.

Demikianlah berbagai gejala maupun penyebab perut terasa penuh atau begah. Jika gejala tak berlangsung lama mungkin tidak masalah. Namun jika tanda ini sering muncul dalam waktu cukup lama sebaiknya segera periksakan ke dokter. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara