Proses Terbentuknya Air Mata Saat Menangis dan Fungsinya

Proses Terbentuknya Air Mata Saat Menangis dan Fungsinya
Ilustrasi Proses Terbentuknya Air Mata. Foto: Ist/Net

Proses terbentuknya air mata tidak terlepas dari semua hal yang menyebabkan seseorang menangis. Selain bersedih, menangis juga bisa karena terlalu bahagia. Banyak sekali penyebab seseorang bisa menangis.

Mata yang terkena benda kecil pun juga bisa mengakibatkan seseorang menangis. Walaupun begitu, air mata sangat berperan untuk mata. Pasalnya, mampu menjaga mata agar tetap lembab.

Mata akan tetap bersih dan jernih, terutama ketika air mata mengalir cukup deras. Biasanya jika seseorang menangis cukup sesak, maka air mata bisa keluar dari bagian bawah kelopak.

Simak Proses Terbentuknya Air Mata Saat Menangis

Mata adalah panca indra bagi manusia yang bisa melihat semua benda dan segala isi dunia. Manusia tidak bisa membiarkan matanya rusak begitu saja. Sangat penting menjaga kesehatan mata karena berguna bagi kelangsungan hidup manusia.

Ketika mata terkena debu atau goresan, pasti akan mengeluarkan air mata. Bahkan seseorang bisa sampai menangis ketika mereka merasakan sesuatu yang menyentuh hati. Nah, secara tidak langsung menangis adalah salah satu cara merawat kesehatan mata selagi tidak berlebihan.

Air mata tidak keluar dengan begitu saja. Pasti ada proses yang bisa mengeluarkan air mata pada manusia. Pasti juga banyak yang penasaran bagaimana air mata bisa keluar.

Berikut adalah proses terbentuknya air mata:

Lakrimasi

Proses pembentukan air mata memiliki nama lain sebagai proses lakrimasi. Artinya adalah airmata yang berasal dari bahasa lacrima. Sistem ini akan menjaga supaya mata tetap lembab.

Produksi air mata berguna untuk memberikan pelumas alami bagi mata manusia. Selain itu, bisa mengencerkan partikel asing yang masuk ke dalam mata.

Apabila ada partikel yang keras, maka air mata bisa mengencerkannya. Dalam pembentukannya, ada dua macam kelenjar pada mata, yaitu:

Kelenjar Lakrimal

Merupakan suatu kelenjar yang memproduksi air mata dan hanya mengandung air saja. Kelenjar ini letaknya pada arterio lateral atap orbita. Letak ini memungkinkan adanya pembasahan mata ke arah kantus medial.

Baca Juga: Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan dan Proses Terjadinya

Kelenjar Lakrimal Asesorius

Dalam proses terbentuknya, air mata juga menggunakan kelenjar asesoris yang berfungsi untuk melembabkan mata. Kelenjar ini terletak pada kelopak mata. Kelenjar sebaseus letaknya sepanjang tarsus.

Mampu melindungi lapisan air mata agar tidak kering. Selain itu, memiliki kandungan komponen minyak dalam air mata. Bahkan bisa menjamin penutupan kelopak mata saat kedap udara dan menjaga permukaan optikal tetap lembut.

Air mata muncul melalui saluran keluar yang berada pada sudut mata manusia. Ketika sedang berkedip, maka lacrima gland akan menyebarkan air mata ke seluruh bagian. Baru setelah itu, akan mengalir melalui lubang pada sudut mata.

Fungsi Air Mata

Setelah mempelajari proses terbentuknya air mata, perlu mengetahui fungsinya. Sebagian orang menilai bahwa menangis sama sekali tidak ada manfaatnya. Padahal air mata memiliki banyak manfaat seperti:

Membantu Penglihatan

Air mata akan membuat mata menjadi basah. Keadaan ini membantu penglihatan semakin lebih jelas. Jika penglihatan sudah mulai kabur, maka bisa berkedip hingga mengeluarkan air mata.

Mengurangi Depresi

Ternyata alasan wanita selalu menangis adalah untuk mengeluarkan air mata. Wanita memang lebih cepat depresi. Hal ini tak memungkiri bahwa wanita lebih sering bangkit lagi.

Air mata wanita meluapkan depresinya. Dengan begitu, perasaan akan lebih baik dan terasa lega. Mereka merasa lebih tenang karena bisa meluapkan segala amarah dengan tidak menyakiti diri.

Baca Juga: Proses Metabolisme Protein Mulai dari Perut Hingga Usus Secara Lengkap

Mengeluarkan Racun

Proses terbentuknya air mata bisa sekaligus mengeluarkan racun pada mata. Air mata bisa mengeluarkan racun yang berasal dari emosional seseorang. Banyak racun yang akan keluar melalui mata.

Membunuh Bakteri

Mata yang sakit atau terluka bisa sembuh tanpa obat tetes. Pasalnya, sudah ada air mata yang bisa menggantikan antibiotik. Mengingat air mata mengandung lisozim yang bisa membunuh 0-95 peratus bakteria.

Terutama bakteri yang tertinggal pada keyboard komputer, pegangan tangga, bakteri saat bersin, dan masih banyak lagi. Pasalnya, tempat-tempat yang tidak terduga akan mengandung bakteri dalam waktu lima menit.

Itulah beberapa proses terbentuknya air mata dan fungsinya. Sempatkan untuk menangis agar mata tetap sehat. Sehingga bisa melangsungkan kehidupan dengan baik. (R10/HR Online)

Editor: Jujang