Satgas Covid-19 Mengklaim Kasus Positif di Kota Banjar Melandai

Satgas Covid-19 mengklaim kasus positif Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, pada bulan Februari 2021 ini sedikit melandai. Foto: Ilustrasi/Net.
Satgas Covid-19 mengklaim kasus positif Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, pada bulan Februari 2021 ini sedikit melandai. Foto: Ilustrasi/Net.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Satgas Covid-19 mengklaim kasus positif Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, pada bulan Februari 2021 ini mengalami sedikit melandai.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, mengatakan, penambahan kasus positif sejak awal Februari sampai tanggal 27 ini paling tinggi hanya 10 kasus.

Sementara, penambahan rata-rata kasus hariannya di bawah 10 kasus. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir ini sempat mengalami nol kasus positif.

“Dari grafik penambahan untuk bulan ini jumlah lonjakan kasusnya sedikit melandai. Tren penurunan kasus mulai terkendali,” kata Agus Nugraha, kepada HR Online, Sabtu (27/02/2021).

Ia juga menyebutkan, berdasarkan data rekap kasus per 27 Februari ini, jumlah kasus positif untuk wilayah Kota Banjar sejak awal pandemi sudah mencapai 711 kasus.

Jumlah sebanyak itu meliputi pasien positif yang menjalani perawatan rumah sakit ada 11 kasus, pasien yang isolasi mandiri 38 kasus. Kemudian, pasien positif yang sembuh atau telah selesai isolasi sebanyak 643 kasus, dan meninggal dunia 19 kasus.

“Hari ini hanya ada penambahan satu orang yang positif. Jumlah totalnya sekarang menjadi 711 kasus,” terang Agus Nugraha.

Jubir Satgas Covid-19 juga mengklaim kasus positif melandai karena jumlah penambanan yang terjadi bukan dari faktor vaksinasi yang saat ini sudah mulai berjalan. Tapi karena semakin meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksinasi baru mulai berjalan dan belum begitu banyak yang divaksin. Jadi, ini karena faktor kedisiplinan warga masyarakat yang mulai meningkat dalam memutus mata rantai penularan,” kata Agus Nugraha, Jubir Satgas Covid-19 Kota Banjar.

Baca Juga : Meski Kasus Aktif Bertambah, Tingkat Kesembuhan Covid-19 Kota Banjar Tinggi

44 Kasus Aktif di Kota Banjar

Sementara itu, Pelaksana Satgas Covid-19 dari Dinkes Kota Banjar, Dani Firmansyah, mengatakan, berdasarkan rekapitulasi zona risiko desa/kelurahan per tanggal 27 Februari terdapat 44 kasus konfirmasi aktif.

Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar menjadi wilayah kasus aktif tertinggi di Kota Banjar, dengan jumlahnya mencapai sebanyak 9 kasus.

Kasus positif aktif tertinggi selanjutnya yaitu Kelurahan Pataruman dengan jumlah 6 kasus. Kemudian, wilayah Desa Mekarharja, Neglasari, dan Desa Kujangsari dengan jumlah masing-masing kasus sebanyak 4 kasus.

Dari data zonasi tersebut, lanjut Dani, sampai hari ini tercatat ada 11 desa/kelurahan yang masuk kategori zona hijau karena tidak memiliki kasus positif.

Sedangkan, yang masuk kategori zona kuning ada 14 desa/kelurahan karena terdapat 1 sampai 5 rumah dalam lingkungan setempat yang memiliki kasus positif.

“Jumlahnya ada 44 kasus positif, dan jumlah kasus tersebut berdasarkan zonasi pelaksanaan PPKM per desa/kelurahan terbaru hari ini,” terang Dani. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah