Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaBerita BanjarSatres Narkoba Polres Banjar Tangani 5 Kasus, 1 Kasus Masuk Kejaksaan

Satres Narkoba Polres Banjar Tangani 5 Kasus, 1 Kasus Masuk Kejaksaan

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Satres Narkoba Polres Banjar, Polda Jabar, saat ini tengah menangani lima perkara kasus narkoba yang berhasil diamankan dari para pemakai dan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Banjar.

Kabag OPS Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar, Polda Jabar, Ipda. Sudarto mengungkapkan, sebanyak empat perkara saat ini masih dalam proses penyidikan. Sedangkan, satu perkara lagi sudah masuk tahap pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Banjar.

“Ada lima kasus yang sekarang masih dalam tahap penyidikan. Satu diantaranya sudah kami limpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Kota Banjar,” terangnya, Kamis (25/02/2021).

Lebih lanjut Ipda. Sudarto menjelaskan, sebanyak empat perkara yang saat ini sedang pihaknya tangani itu, dua kasus merupakan kasus narkoba jenis sabu-sabu. Sedangkan, dua lagi narkoba jenis psikotropika atau obat-obatan terlarang.

Perkara tersebut merupakan pengungkapan kasus dari peredaran narkoba yang ada di wilayah Kecamatan Langensari, dan wilayah Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar belum lama ini.

Dari barang bukti yang petugas amankan meliputi obat-obatan jenis Heximer, dan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 0,4 gram.

“Kebanyakan yang kami amankan itu para pemakai atau pengguna. Mereka masih dalam kategori usia produktif,” jelasnya.

Baca Juga : Pelaku Ranmor Spesialis Rumah Dibekuk Polres Banjar, Sekali Aksi Dapat Rp 200 Ribu

Lokasi Transaksi Narkoba di Kota Banjar

Kabag OPS Satres Narkoba Polres Banjar, Ipda. Sudarto juga mengatakan, dari beberapa kasus yang pihaknya tangani selama ini, yang paling banyak ditemukan peredaran narkoba jenis psikotropika seperti Heximer. Sedangkan, wilayah yang kerap menjadi lokasi transaksi yaitu Kecamatan Langensari.

Menurutnya, kawasan Langensari tergolong cukup rawan ketimbang wilayah kecamatan lain yang ada di Kota Banjar. Sebab, wilayah tersebut menjadi tempat bertemunya lalu lintas manusia dari daerah Cilacap, Jawa Tengah, perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.

“Dari kasus yang kami tangani, mereka yang bertransaksi rata-rata berasal dari luar daerah, dan yang paling banyak peredarannya itu Heximer. Kalau jenis sabu-sabu memang ada juga, tapi sedikit,” terangnya.

Karena itulah, Ipda. Sudarto mengingatkan kepada warga masyarakat dan semua pihak untuk bersama-sama mengawasi, serta mengontrol lingkungan masing-masing. Melindungi para generasi muda saat ini dari bahaya dan ancaman narkoba dengan segala macam jenisnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penindakan secara tegas kepada siapapun yang berusaha mengedarkan dan menyalahgunakan berbagai jenis barang haram tersebut.

“Jangan merugikan diri sendiri dan orang lain. Apalagi sampai menjadi pengedar narkoba. Kami dari Satres Narkoba Polres Banjar tidak akan berhenti melakukan penindakan secara tegas,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img