Satu Pegawai Positif Covid-19, Klinik di Kalipucang Pangandaran Tutup

Satu pegawai positif Covid-19, Klinik Bhakti Medika Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditutup sementara. Foto: Entang SR/HR.
Satu pegawai positif Covid-19, Klinik Bhakti Medika Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditutup sementara. Foto: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Satu pegawai positif Covid-19, Klinik Bhakti Medika Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditutup sementara. Penutupan selama dua hari kedepan itu untuk sterilisasi dengan menyemprotkan cairan desinfektan ke seluruh ruangan klinik. 

dr. Eko B, pemilik Klinik tersebut, mengatakan, salah seorang pegawai berinisial WD terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test massal beberapa hari lalu.

“Ya, untuk sementara klinik tutup, mengingat ada seorang pegawai positif Covid-19. Kami akan melakukan sterilisasi ruangan sesuai prosedur,” katanya, kepada HR Online, Kamis (04/02/2021).

Lebih lanjut dr. Eko mengatakan, penutupan klinik mulai hari Rabu sore kemarin hingga hari Jumat besok, dan akan buka kembali sekitar Jumat sore atau Sabtu (06/02/2021) pagi.

Baca Juga : Kepala Puskesmas Orang Pertama Divaksin Covid-19 di Langkaplancar Pangandaran

Mengenai sterilisasi, pihaknya melakukan penyemprotan ke seluruh ruangan yang ada di klinik. Khusus untuk para pasien yang tengah rawat inap, pihak klinik memindahkannya ke Puskesmas Kalipucang.

“Kita telah koordinasi dengan pihak Puskesmas. Sedangkan, bagi pasien yang sudah kelihatan membaik dan sembuh dipulangkan,” katanya.

dr. Eko, menambahkan, salah seorang pegawai klinik tersebut terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab massal yang digelar di Kecamatan Kalipucang beberapa hari lalu. Sedangkan, untuk pegawai klinik yang lainnya negatif berdasarkan hasil swab test tersebut.

“Karena ada yang terkonfirmasi positif, kami khawatir terjadi hal yang tidak kami inginkan. Makanya klinik kita tutup sementara waktu, sambil mensterilkan seluruh ruangan agar klinik kembali bersih dan tidak ada penyebaran Covid-19. Selain itu, pasien pun akan merasa nyaman,” pungkasnya. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah