Sempat Dicibir, Herdis Sukses Budidaya Madu Murni Alam Pangandaran

Madu Murni Alam Pangandaran
Herdis Sirda (32), Warga Dusun Cilubang, Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menunjukkan madu murni alam Pangandaran hasil budidaya kelompoknya. Foto: Ceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Awalnya tidak ada yang percaya Herdis Sirda (32) bisa berhasil budidaya madu murni alam Pangandaran.

Namun warga Dusun Cilubang, Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tersebut tidak menghiraukan cibiran itu. 

Herdis memilih terus belajar membudidayakan madu. Ia pun sering mengikuti berbagai pelatihan dan workshop terkait budidaya madu di berbagai daerah.

“Semangat dan kegigihan saya berbuah hasil. Kalau ada informasi pelatihan atau workshop, pasti saya datangi, mau punya uang atau tidak, berusaha untuk ikut,” katanya, Rabu (10/2/2021).

Buah dari semangat dan kegigihan Herdis telah membawa madu murni alam Pangandaran dikenal sampai ke luar Pangandaran. Termasuk menjadi pemasok bahan baku permen madu yang diproduksi di Kota Depok. 

“Budidaya madu sudah saya tekuni sejak tahun 20219. Awalnya membina beberapa kelompok pembudidaya madu,” katanya.

Herdis menjelaskan, dalam budidaya madu, terlebih dahulu ia menyiapkan stup lebah madu. Stup lebah madu atau kotak madu yang disiapkan Herdis sebanyak 1.500 kotak.

“Satu stup lebah madu ini bisa dipanen setelah dua bulan. Rata-rata satu stup menghasilkan 2 sampai 3 kilogram,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Herdis, ia menjual madu murni secara eceran dengan harga Rp 150.000 dalam kemasan botol 350 mili. Sementara jika ada pembeli yang ingin membeli langsung madu murni alam Pangandaran satu kilogram, maka harus merogoh kocek sebesar Rp 250 ribu.

“Hasil budidaya madu kami semula hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen lokal. Dijualnya juga untuk konsumsi di rumah-rumah,” kata Herdis.

Namun saat ini, kata Herdis, madu yang dihasilkannya banyak menarik perhatian konsumen dari berbagai daerah. Tak heran, kini Herdis bersama kelompok pembudidaya madu murni alam Pangandaran jadi pemasok bahan baku permen madu salah satu pabrik di Depok.

“Sekarang kami menjadi salah satu pemasok bahan baku permen madu. Kebutuhan madu setiap minggunya mencapai 20 liter,” katanya. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu