Sinopsis Kuroko No Basket Season 2, Pertandingan Balas Dendam Seirin

Sinopsis Kuroko No Basket Season 2
Sinopsis Kuroko No Basket Season 2. Foto: Pinterest

Sinopsis Kuroko No Basket Season 2 (S2) menghadirkan salah satu center terbaik bagi Seirin yaitu Kiyoshi Teppei. Dalam anime populer ini, jika SMP Teiko mendapat julukan Generasi Keajaiban (Kiseki No Sedai), Kiyoshi dan yang lainnya adalah Raja Tanpa Mahkota.

Hal ini karena mereka dianggap sebagai pemain hebat. Namun, kedigdayaan Kiseki No Sedai membuat mereka tak bisa menjadi juara.

Baca Juga: Anime Kuroko No Basket Season 1, Sinopsis dan Momen Epik Kuroko

Sinopsis Kuroko No Basket Season 2, Basket Jalanan

Awal cerita, Aida Riko sang pelatih memberi libur anak basket. Namun anak-anak kelas 1 lebih memilih untuk bermain di kompetisi basket jalanan. Anak kelas 1 itu terdiri dari Furihata, Kawahara dan Fukuda yang jarang bermain.

Adapun Kuroko dan Kagami yang kelas 1 juga ikut bermain. Namun kedua pemain ini adalah inti dari tim. Awalnya Aida Riko tidak mengijinkan. Namun berkat bujukan dari Teppei akhirnya mereka mendapatkan izin untuk mengikuti basket jalanan.

Dalam sinopsis Kuroko No Basket Season 2, Aida mengizinkan seluruh anak kelas 1 mengikuti basket jalanan. Esoknya, Teppei tiba-tiba datang. Rupanya Kawahara sakit demam sehingga Teppei yang menggantinya. Di sana mereka bertemu dengan salah satu lawan di Interhigh yaitu Seiho.

Sementara di Interhigh, Seirin harus mengalami kekalahan dengan Perguruan Touou. Dalam tim basket Touou terdapat Ace Kiseki No Sedai, Aomine Daiki.

Terkuak Fakta Tentang Kagami

Saat basket jalanan Seiho ikut bertanding. Tidak disangka mereka kalah telak. Ternyata di sana ada orang bernama Tatsuya. Kagami kaget pada saat melihat Tatsuya.

Rupanya Tatsuya adalah teman yang dianggap kakak oleh Kagami ketika di Amerika Serikat. Mengingatkan lagi ya, semasa kecil hingga SMP Kagami tinggal di Amerika.

Baca Juga: 9 Titan Terkuat di Anime Attack On Titan S4, Bagaimana Kekuatannya?

Sinopsis Kuroko No Basket Season 2 juga menceritakan Kagami kecil yang sendirian di Amerika Serikat memiliki teman orang Jepang bernama Tatsuya. Tatsuya juga mengajarkan Kagami bermain basket. Di Amerika mereka sempat terpisah cukup lama.

Sejak SMP, Kagami telah diakui bakatnya di basket jalanan Amerika. Mereka pun bertemu kembali di arena basket jalanan sebagai lawan. Mereka saling mengalahkan satu sama lain, hingga akhirnya rekor pertemuan masing-masing 49 kemenangan.

Tatsuya berkata pada Kagami, andai ia kalah di pertandingan selanjutnya maka ia tak layak dipanggil kakak. Di sanalah Kagami sengaja mengalah, Tatsuya mengetahui hal tersebut. Setelah itu terjadi Kagami kembali ke Jepang.

Pemenang Interhigh

Sementara itu, Aida Riko mendapat informasi pemenang dari kompetisi Interhigh. Ketiga anggota Kiseki No Sedai berada di tangga juara tersebut. Namun ketiganya tidak bermain di babak semifinal.

Hal itulah yang membuat Aida Riko merasa aneh. Ia tak mendapat informasi apa-apa mengenai anggota Kiseki No Sedai yang tidak main.

Sementara di lapangan basket jalanan, Kuroko dan Kagami siap bertanding. Mereka kaget ketika melihat Tatsuya dan Murasakibara Atsushi bersama. Atsushui adalah salah satu anggota Kiseki No Sedai.

Dalam sinopsis Kuroko No Basket Season 2 mereka tadinya akan bertarung, namun hujan deras tiba-tiba menggagalkannya. Kuroko dan yang lainnya pun kembali ke sekolah.

Selanjutnya di sekolah Aida Riko dan anak kelas 2 sedang berlatih, tiba-tiba muncul seorang gadis SMA dari sekolah lain. Ia adalah Momoi yang merupakan manager dari Kiseki No Sedai dulu. Saat ini ia menjadi manager perguruan Touou di mana ada Aomine di sana.

Momoi menjelaskan alasan ketiga pemain Kiseki No Sedai tidak bermain di Interhigh. Aomine mengalami cedera,  Atsushi mengikuti perintah Akashi. Sedangkan Akashi menyatakan bahwa pertandingan tidak akan menarik jika ia tak bermain.

Setelah menjelaskan hal tersebut, Momoi pun pulang, Kuroko pun mengantarnya. Saat dalam perjalanan Kuroko berhenti di lapangan terlebih dahulu. Ia menunjukkan skill barunya kepada Momoi. Kemampuannya adalah melakukan drive tak terlihat.

Seirin Mengikuti Winter Cup

Di Sinopsis Kuroko No Basket Season 2, Seirin mengikuti turnamen Nasional Winter Cup yang diikuti SMA Jepang. Lawan pertama Seirin adalah SMA Josei yang memiliki seorang center yang kuat bernama Narumi.

Namun, ya tidak sebanding dengan Kagami maupun Teppei. Seirin pun menang mutlak atas Josei.

Pertemuan Kembali dengan Midorima

Di fase grup Winter High, Seirin bertemu kembali dengan Shutoku, ada pemain bernama Midorima Shintarou di sana. Pertandingan pun berlangsung seru. Kagami terus menghentikan tembakan tiga angka Midorima.

Baca Juga: Gabi AOT Dibenci Fans Attack On Titan, Ternyata Ini Alasannya

Di pertandingan ini juga drive dari Kuroko telah sempurna. Kuroko berhasil melewati Midorima dan juga Takao dengan mudah. Pertandingan harus berakhir dengan skor imbang 108-108.

Berkumpulnya Kiseki No Sedai

Pada Fase Grup, Seirin dan Shutoku lolos ke turnamen inti Winter High. Beberapa hari pun berlalu dengan latihan-latihan seluruh tim. Hingga tiba waktunya pembukaan Winter High.

Sinopsis Kuroko No Basket Season 2 mengumpulkan anggota Kiseki No Sedai. Sebelum pembukaan, Kuroko mendapat sebuah pesan. Akashi rupanya memanggilnya. Ternyata Akashi juga memanggil seluruh anggota Kiseki No Sedai.

Furihata pun menemani Kuroko untuk menemui rekannya itu. Ketika berkumpul, Furihata ingin pergi namun tidak bisa. Hal ini karena aura dari anggota Kiseki No Sedai yang kuat. Setelah berkumpul, Akashi melihat semuanya dan langsung pergi.

Akashi ingin melihat mata teman-temannya agar siap bentrok antara anggota Kiseki No Sedai.

Pertandingan Balas Dendam Seirin

Dalam pertandingan Winter Cup, Seirin bertemu kembali dengan perguruan Touou. Pertemuan Kagami, Kuroko dan Ace Kiseki No Sedai Aomine Daiki. Pertandingan saling menyerang dari kedua tim.

Aomine memiliki kata-kata yang khas sebagai pemain kuat. “Yang bisa mengalahkanku hanyalah aku”. Bisa dibilang pertandingan ini salah satu yang paling epik.

Saat itu, Kagami dan Aomine berhasil memasuki zone. Hanya orang terpilih saja yang bisa memasukinya. Zone membuat orang yang memasukinya bisa mengeluarkan 100% kemampuannya.

Pertandingan dalam Kuroko No Basket S2 sangat seru bahkan seolah tak ingin berakhir. Namun, Aomine kalah stamina dengan Kagami. Aomine keluar dari Zone karena sudah jarang latihan.

Alhasil, Seirin pun berhasil membalaskan dendam kepada Perguruan Touou di Winter Cup ini.

Perempat Final Menghadapi Yosen

Langkah Seirin pun mulus, hingga menuju perempat final. Mereka mendapat tantangan dari tim basket SMA Yosen. Pemain kuat di sana adalah Tatsuya dan juga Murasakibara.

Yosen terkenal dengan pertahanan yang kuat dan mendapat julukan Shield Of Aegis. Bahkan salah satu lawannya tidak bisa menciptakan 1 poin pun.

Penasaran bagaimana hasil pertandingan dalam Kuroko No Basket S2 ini? Anda bisa saksikan di berbagai platform penyedia anime. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu