Sterilisasi Gedung, Kantor Samsat Ciamis Tutup Sementara

Kantor Samsat Ciamis
Kantor Samsat Ciamis pada hari Jumat (19/2/2021) tutup karena sedang sterilisasi gedung setelah ada pegawainya yang terkonfirmasi positif Corona. Foto : Ferry/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pelayanan Kantor Samsat Ciamis pada Jumat (19/2/2021) tutup, setelah ada pegawainya yang terkonfirmasi positif Corona.

“Dengan adanya sejumlah pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka dari itu, kantor Samsat Ciamis tutup untuk sementara waktu,” ucap Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP. Zanuar Cahyo Wibowo, kepada HR Online, Jumat (19/2/2021).

AKP Zanuar menjelaskan alasan kantor Samsat tutup karena sedang dalam tahap sterilisasi dengan melakukan penyemprotan desinfektan.

“Kemudian akan buka kembali pada hari Senin (22/2/2021) nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut Bowo sapaan akrabnya menambahkan, bagi masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotor atau mengurus pembayaran lainnya, bisa menggunakan fasilitas toko online.

“Selain itu, bisa juga bayar di samsat keliling, samsat outlet Kawali, dan samsat outlet Rancah, Kemudian samsat outlet Banjarsari, dan Bumdes Panumbangan,” pungkasnya.

Jumlah Pegawai Kantor Samsat Ciamis Terkonfirmasi Corona Bertambah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, dr. Yoyo, mengatakan, bahwa sampai saat ini jumlah pegawai Samsat yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 53 orang. Sebelumnya, pegawai yang terpapar virus Corona sebanyak 38 orang.

Penambahan sebanyak 15 orang tersebut diketahui setelah melakukan tracking dan tes Swab PCR pada hari Rabu (17/2/2021).

“Adapun penambahan kasus di kantor Samsat Ciamis saat ini bisa disebut klaster perkantoran. Karena, banyak yang terpapar,” katanya.

Berita Terkait : Pegawai Samsat Ciamis yang Terkonfirmasi Positif Corona Bertambah

Kemudian, lanjutnya, penambahan kasus ini juga kebanyakan dari para pegawai dan pedagang sekitar Samsat Ciamis.

Lebih lanjut dr Yoyo menuturkan, kasus Covid-19 di kantor Samsat Ciamis diawali oleh salah satu pegawai yang reaktif saat tes rapid Antigen.

“Kemudian, pegawai tersebut langsung melakukan tes swab PCR, dan hasilnya positif Corona,” tuturnya.

Setelah mengetahui hasilnya positif, sambungnya, pihaknya langsung melakukan tracing atau penelusuran kontak erat dengan salah satu pegawai yang positif Covid-19 tersebut.

“Kami tes puluhan pegawai termasuk pedagang sekitar kantor Samsat Ciamis. Hasilnya, terdapat 38 orang yang terkonfirmasi positif. Kemudian, hari ini juga bertambah 15 orang, jadi totalnya 53 orang,” terangnya.

Sementara untuk pegawai Samsat yang positif Corona namun statusnya tidak bergejala, bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Akan tetapi, ada 8 orang yang menjalani isolasi di Asrama Haji. Karena tidak memenuhi syarat untuk melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.

dr. Yoyo juga mengimbau kepada masyarakat, agar tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19 dengan cara 5M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.

“Kemudian dengan 3T, yakni tracing, testing, treatment dan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto