Suara Pertama Planet Mars dari Rover Penjelajah, Berisi Tiupan Angin

Suara Pertama Planet Mars
Ilustrasi Suara Pertama Planet Mars. Foto: Ist/Net

Suara pertama planet Mars telah NASA rilis saat tertangkap oleh rover penjelajah. Rekaman ini berisi tentang hembusan samar angin pada planet Merah tersebut.

Penjelajah Perseverance menangkap audio saat mendarat, meskipun mikrofon tak berfungsi sepanjang turun ke permukaan. Penjelajah dari Badan antariksa Amerika Serikat NASA memutar hasil rekaman audio selama 60 detik.

Melalui Perseverance, NASA Rilis Suara Pertama Planet Mars

Pertama dalam sejarah, NASA telah merilis secara resmi suara rekaman secara langsung yang mereka peroleh dari permukaan Mars.

Mengutip Space, rover penjelajah NASA, Perseverance merekam selama 60 detik suara planet Mars pada Sabtu, 20 Februari 2021 lalu. Saat itu adalah dua hari setelah melakukan touchdown dengan sempurna dalam kawah Jezero.

File yang baru-baru ini mereka rilis menampilkan putaran mekanisme rover dan juga gemerisik angin pada planet Merah tersebut. Itu adalah audio sejati yang pertama kali tertangkap pada permukaan Mars.

Dave Gruel dari Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA yang berada di California mengatakan jika suara pertama planet Mars yang telah meluncur benar-benar rapi dan luar biasa.

Lalu Gruel juga bertanggung jawab terhadap sistem kamer EDL Perseverance meliputi mikrofon komersial off-the-shelf dari perusahaan Denmark, yakni DPA Microphones.

Alat tersebut seharusnya menangkap suara sepanjang touchdown saat “teror tujuh menit”. Namun rover tak melakukannya karena terdapat kendala yang masih Gruel selidiki bersama dengan rekan-rekan.

Mikrofon cukup cepat, akan tetapi berhasil merekam cuplikan audio yang bersejarah tersebut. Ketekunan adalah salah satu fokus vital dari misi Mars 2020 tersebut.

Dengan nilai mikrofon sekitar 2,7 miliar dolar AS, NASA membawa mikrofon kedua, yang satunya telah mereka bangun dalam instrumen SuperCam-zappingnya.

Baca Juga: Temuan Mikroba di Gurun Atacama Mendukung Kehidupan di Planet Mars

Instrumen Mikrofon Kedua

Instrumen suara pertama planet Mars, SuperCam belum sepenuhnya aktif serta berjalan. Tim ahli berupaya memeriksa subsistem pada Perseverance.

Setelah SuperCam online, maka mikrofon akan membantu tim dalam misi mengetahui ciri batuan target serta mengungkapkan jika terdapat usaha keras.

Bahkan juga membantu dalam mengetahui seberapa tipis lapisannya. Mikrofon juga dapat menangkap sejumlah suara lainnya seperti angin Mars dan kegentingan pada bagian bawah roda rover.

Kemudian juga memungkinkan dalam merekam suara stereo planet Merah dalam beberapa detik dengan memakai SuperCam dan mikrofon EDL.

Akan tetapi, tak ada jaminan karena mikrofon EDL tak dipakai secara optimal pada permukaan Mars yang dingin dan keras. Sehingga, tidak jelas seberapa lama hal tersebut akan berlangsung. Seperti apa yang telah Gruel sampaikan kepada Space, minggu lalu.

Baca Juga: Mars Dog NASA, Penjelajah Baru untuk Medan Ekstrem Planet Mars

Misi Eksplorasi Planet

Misi Mars 2020 merupakan sebuah misi yang ambisius dalam memajukan upaya eksplorasi planet Merah dengan berbagai cara apabila semua sesuai rencana.

Seperti kegigihan memburu tanda kehidupan Mars Kuno pada permukaan Jezero, dan juga rekaman suara pertama planet Mars terbaru.

Tempat tersebut yang menjadi tuan rumah delta dan danau sungai sejak miliaran tahun yang lalu. Rover pun akan mengumpulkan data serta menyimpan banyak sampel. Hal ini menjadi kerjasama NASA dengan Badan Antariksa milik Eropa untuk kembali ke Bumi, yakni kemungkinan awal tahun 2031.

Dalam misi ini juga membawa sejumlah demonstran teknologi. Pertama adalah teknologi MOXIE (Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experimen).

Teknologi MOXIE ini telah mereka rancang sebagai penghasil oksigen pada atmosfer Mars yang tipis serta sebagian besar adalah karbon dioksida.

Kemudian teknologi kedua adalah Mars Helicopter Ingenuity yang mempunyai tujuan menjadi rotorcraft pertama dan yang bisa terbang pada dunia di luar Bumi.

Kampanye tes Ingenuity akan menjadi salah satu aktivitas besar pertama yang tim misi lakukan. Penerbangan helikopter 4-1 b (1,8 kg) telah mereka perkirakan dalam musim semi ini.

Selain merekam suara pertama planet Mars, mungkin satu atau kedua mikrofon akan menjadi saksi untuk dapat merekam pembuatan sejarah tersebut.

Suara frekuensi yang tinggi sangat cepat pada lapisan atmosfer Mars, padatnya hanya sekitar 1 persen dari Bumi. Namun, mikrofon kemungkinan bisa mengambil beberapa pencucian rotor dengan nada rendah.

Audio semacam itu akan mempunyai nilai pada luar wilayah ilmiah. Salah satunya adalah suara pertama planet Mars, bisa membantu mendekatkan planet Merah untuk kita semua. (R10/HR Online)

Editor: Jujang