Tak Pakai Masker, Warga Pangandaran Akan Didenda Rp50 Ribu

Tak Pakai Masker, Warga Pangandaran Akan Didenda Rp50 Ribu
Operasi yustisi dilakukan petugas kepolisian Pangandaran beberapa waktu lalu. Informasinya, warga Pangandaran yang tak pakai masker akan dikenai sanksi berupa denda sampai Rp 50 ribu. Foto:Ceng/HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang ketahuan tak pakai masker harus membayar denda berupa uang hingga Rp 50 ribu.

Asisten Daerah 3 Setda Kabupaten Pangandaran Suheryana membenarkan kabar tersebut.

Menurutnya, penerapan sanksi materi tersebut tak lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Pemberlakuan denda bagi warga di Pangandaran yang tak pakai masker sudah kita sosialisasikan secara masif,” ujar Suheryana, Sabtu (27/2/2021).

Ia menyebut, Pemkab Pangandaran akan memberikan denda Rp 20 ribu bagi warga yang ketahuan tidak menggunakan masker.

“Jika sudah dua kali ketahuan tak pakai masker, maka pelanggar mesti membayar Rp 50 ribu,” jelasnya.

Pihaknya pun sudah mengintruksikan kepada Camat dan Kepala Desa untuk menyosialisasikan terkait pemberlakuan denda tersebut kepada masyarakat.

“Sosialisasi penerapan prokes sudah kita lakukan jauh-jauh hari, namun masih banyak yang tetap melanggar protokol kesehatan,” katanya.

Menurutnya, apabila aturan denda tersebut tidak diterapkan, maka kemungkinan besar warga Pangandaran bakal menyepelekan aturan pemberlakukan prokes tersebut.

“Denda ini tidak lain untuk kepentingan kita semua,” ungkapnya.

Aturan denda bagi warga yang ketahuan tak pakai masker tersebut tentunya banyak mendapat penolakan.

Untuk menghindari agar tak kena denda yaitu dengan terus menerapkan prokes terutama pakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Informasi pemberlakuan denda bagi warga yang tidak pakai masker ini sudah kita sebarkan dan tertera pada peraturan Bupati Pangandaran,” pungkas Suheryana. (Ceng2/R8/HR Online)

Editor: Jujang