Tata Cara Ziarah Kubur yang Benar Sesuai Sunnah dan Ajaran Islam

Tata Cara Ziarah Kubur yang Benar Sesuai dengan Sunnah & Ajaran Islam
Ilustrasi Tata Cara Ziarah Kubur. Foto: Ist/Net

Tata cara ziarah kubur merupakan suatu hal yang tidak bisa kita sepelekan. Mengapa demikian? Karena hal tersebut adalah ibadah yang hukumnya adalah sunnah. Berarti ketika kita mengerjakan, akan mendapatkan pahala. Jika tidak pun, tak mengapa.

Namun hal tersebut kenyataannya sudah menjadi tradisi untuk negara tercinta ini. Umumnya juga dilakukan saat bulan Ramadhan ataupun sebelum lebaran Idul Fitri.

Tujuan utama dari ziarah kubur sendiri bukanlah apa-apa, sebagai sarana untuk mengingat kematian. Akhirnya, seorang muslim itu bisa selalu beriman, beribadah, dan mendekatkan diri kepada Penciptanya.

baca juga: Adab Bangun Tidur Merupakan Anjuran Amalan Baik Baginda Nabi SAW

Inilah Tata Cara Ziarah Kubur yang Perlu Anda Ketahui

Tentunya anda ingin mendapatkan balasan bukan ketika melakukan suatu kebaikan yang sudah Allah anjurkan? Bukan material, tetapi pahalanya.

Nah, supaya anda mendapatkan pahala ketika melakukan ziarah kubur, berikut ini tata cara yang benar sesuai dengan sunnah dan juga ajaran Islam.

Berwudhu atau Bersuci Terlebih Dahulu

Tak ada salahnya jika anda berwudhu terlebih dahulu sebelum berziarah kubur. Berwudhu tersebut juga merupakan tata cara ziarah kubur yang dianjurkan. Hal tersebut juga akan menyebabkan anda mendapatkan pahala ketika melakukannya dengan rasa ikhlas dan lillah.

Mengucapkan Salam

Mengucapkan salam merupakan tata cara ziarah kubur yang juga sesuai sunnah dan ajaran Islam. Uswatun hasanah kita juga telah mengajarkan kepada semua umatnya untuk selalu mengucapkan salam. Karena salam adalah doa.

Mengirimkan Doa untuk Para Almarhum

Ketika berdoa hendaknya anda juga menghadap ke kiblat. Karena hal tersebut merupakan salah satu tata cara ziarah kubur yang sesuai dengan anjuran sunnah. Saat berdoa, anda juga sangat dianjurkan untuk membaca tasbih, tahmid, takbir, dan berdzikir.

Tak hanya itu saja, tetapi juga membaca surat-surat pendek. Seperti surat Al-Fatihah, An-Nas, Falaq, dan juga surat Al-Ikhlas.

Al-Fatihah sendiri hendaknya juga anda baca untuk mengakhiri doa. Jadikanlah pahala bacaan anda untuk para mayat dalam kuburan tersebut.

baca juga: Niat Sholat Tahajud, Tata Cara dan Keutamaannya

Janganlah Duduk dan Menginjak Bagian Atas Kuburan

Tata cara ziarah untuk tidak menduduki dan menginjak bagian atas kubur ini berdasarkan hadits:

Janganlah Melakukan Suatu Hal yang Berlebihan

Jadikan tujuan anda berziarah untuk mendoakan almarhum dan juga mengingat kematian. Bukan yang lainnya, bukan untuk mendapatkan kekayaan dan juga sejenisnya.

Apalagi jika sebelum meninggalkan tempat tersebut, anda mencium batu nisan atau malah menangis. Sungguh hal tersebut merupakan tata cara ziarah kubur yang terlarang.

Tahukah anda, ketika anda melakukan suatu hal yang berlebihan atau untuk syirik. Selalu ingatlah bahwa adzab Allah SWT itu akan ada dan Dia Hakim yang Adil. Syirik juga merupakan suatu hal yang tidak akan diampuni dosanya.

Hukum Berziarah

Sebelum melakukan tata cara ziarah Kubur yang benar dan tepat, pastinya sudah tahu mengenai hukumnya. Hal tersebut juga sudah dijelaskan pada bagian awal tadi.

Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW telah bersabda:

Tata Cara Ziarah Kubur

Jadi, ziarah kubur itu akan boleh anda lakukan selagi tidak mengundang unsur syirik. Karena jika hal itu terjadi, sungguh Allah Ta’alla tak akan pernah mengampuninya (Qs. An-Nissa ayat 116).

baca juga: Cara Wudhu yang Benar, Skincare Ampuh untuk Bekal Ketika di Akhirat

Anjuran Hari Untuk Berziarah

Pada dasarnya, ziarah itu tidak dibatasi oleh hari maupun waktu. Akan tetapi, sebagian para ulama ada yang menyatakan hari dan waktu yang paling afdhol ialah ketika hari Kamis setelah ba’da Ashar dan hari Jumat.

Nah, siapapun yang ingin berziarah, beberapa tata cara ziarah kubur tersebut bisa anda amalkan. (R6/HR-Online)