Tekan Penyebaran Klaster Perkantoran, Pemkab Ciamis Larang ASN Keluar Daerah

ASN Keluar Daerah
Sekda Ciamis H Tatang (kiri). Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis melarang semua ASN keluar daerah dan memperketat protokol kesehatan seiring terjadinya penyebaran covid-19 klaster perkantoran.

Sekretaris Daerah Ciamis H Tatang mengatakan, penyebaran covid-19 di lingkungan perkantoran tersebut terjadi seperti di Disdik, BPKD maupun Samsat.

Karena itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua kepala SKPD guna meningkatkan pencegahannya dengan menerapkan prokes yang ketat, terutama bagi pelayanan publik dan perkantoran.

“Implementasi 5M harus benar-benar berjalan agar menekan kasus ini,” kata H Tatang kepada HR Online, Kamis (25/2/2021).

baca juga: 30 Pegawai BPKD Kabupaten Ciamis Positif Covid-19

Tak hanya itu, Bupati juga telah mengeluarkan intruksi larangan ASN keluar daerah. Sementara kepala SKPD juga harus membina pegawainya supaya bisa menjalankan perintah tersebut.

Sebagaimana surat edaran Mendagri, lanjut Tatang, daerah yang tengah menjalankan PPKM berskala mikro, maka perkantoran juga harus mengurangi pegawainya yang bekerja dengan menerapkan WFH 50 persen dan WFO juga 50 persen.

“Agar tidak semakin meluas, kita minta semua kepala dinas supaya para pegawai di lingkungannya menerapkan prokes secara ketat,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 30 pegawai BPKD Ciamis terkonfirmasi positif covid-19. Begitu juga Disdik 23 orang serta Samsat sebanyak 53 pegawai. (Fahmi/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid