Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita BanjarWarga Meninggal Terpapar Corona di Kota Banjar Bertambah Lagi

Warga Meninggal Terpapar Corona di Kota Banjar Bertambah Lagi

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, kembali menyampaikan adanya satu orang warga meninggal dunia terpapar virus Corona.

Pelaksana Satgas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, Rusyono, mengatakan, warga Banjar yang meninggal dunia karena terpapar virus Corona itu seorang perempuan inisial EA, usia 61 tahun, warga Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari.

Pasien positif asal Desa Kujangsari tersebut meninggal dunia pada tanggal 23 Februari 2021, sekitar pukul 11:15 WIB, di RSUD Banjar. Setelah sebelumnya menjalani perawatan selama empat hari.

“Hari ini ada satu pasien positif yang meninggal dunia. Tadi siang meninggalnya,” kata Rusyono, kepada HR Online, Senin (23/02/2021).

Pasien meninggal tersebut mulai masuk ruang isolasi IGD RSUD Kota Banjar untuk menjalani perawatan sejak tanggal 19 Februari. Pasien sebelumnya terkonfirmasi positif dan memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid).

Saat ini, lanjut Rusyono, pasien meninggal dunia itu telah dimakamkan petugas khusus di TPU Dipatiukur, Banjarkolot, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, menggunakan prosedur pemakaman Covid-19.

Rusyono menyebutkan, dengan adanya penambahan tersebut, sampai saat ini jumlah warga meninggal dunia karena Corona menjadi 19 orang.

Kasus Covid-19 di Kota Banjar Bertambah 1 Orang

Sementara itu, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha mengatakan, sampai tanggal 23 Februari ini jumlah angka kumulatif kasus positif masih terjadi penambahan. Meski begitu, namun trennya terus melandai.

Penambanan kasus positif terbanyak sejak awal bulan ini hanya terjadi pada tanggal 17 dan tanggal 19 Februari, dengan jumlah penambahan sebanyak 10 kasus.

“Hari ini hanya ada penambahan satu orang saja yang positif, dan kami lihat dari grafik peta risiko dari awal bulan Februari trennya mulai menurun,” terangnya.

Agus menambahkan, jumlah kasus positif per 23 Februari ini sudah mencapai 698 kasus. Rinciannya, pasien positif yang melakukan perawatan di rumah sakit 10 orang, isolasi mandiri 50 orang, sembuh atau selesai isolasi 610 orang. Sedangkan, warga yang meninggal terpapar Corona sebanyak 19 orang.

Pihaknya mengingatkan kepada warga masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, meskipun pelaksanaan vaksinasi sekarang ini juga sudah mulai berjalan.

“Jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan agar penyebaran virus Corona ini bisa kita kendalikan,” pungkas Agus Nugraha. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img