Adab Menjenguk Orang Sakit Berdasarkan Ajaran Islam dan Sunnah

Adab Menjenguk Orang Sakit Berdasarkan Ajaran Islam dan Sunnah
Ilustrasi Adab Menjenguk Orang Sakit. Foto: Ist/Net

Adab menjenguk orang sakit sering menjadi perkara yang kita lupakan. Padahal dalam hidup, Allah tidak hanya menyuruh umatnya untuk selalu dekat dengan-Nya.

Akan tetapi, juga harus saling menjalin tali silaturahmi antar sesama. Pada hakikatnya juga, manusia adalah makhluk sosial yang akan selalu membutuhkan pertolongan dari antar sesamanya.

Karena kita tidak bisa hidup sendiri, maka kita harus selalu menjalin ukhuwah ataupun silaturahmi, terutama kepada tetangga. Nah, karena juga tidak bisa hidup sendiri, maka hendaknya kita saling bersikap peduli dan baik sehingga akan lahir tali persaudaraan yang erat.

baca juga: Adab Memakai Pakaian Berdasar Ajaran Islam dan Sunnah Wajib Diketahui

Beberapa Adab Menjenguk Orang Sakit yang Harus Anda Ketahui

Salah satu bentuk kepedulian yang bisa kita lakukan adalah dengan menjenguk tetangga, kerabat, ataupun teman yang sedang sakit. Meskipun demikian, kita juga harus memperhatikan mengenai adab-adabnya. Apalagi kita adalah seorang muslim.

Baginda Nabi Muhammad SAW telah bersabda:

Siapa yang tidak mau mendapatkan imbalan seperti itu ketika berada di surga kelak? Sudah pasti tidak ada, bukan? Adab menjenguk orang sakit itu tidak hanya membacakan doa dan menanyakan apakah sudah sembuh atau belum, tetapi juga masih ada adab yang lainnya.

baca juga: Adab Bangun Tidur Merupakan Anjuran Amalan Baik Baginda Nabi SAW

Jenguklah Tanpa Memberatkan

Sebelum menjenguk, alangkah lebih baiknya jika anda mengamalkan adab menjenguk orang sakit yakni memberi tahu salah satu keluarga mengenai niat baik kita. Hal tersebut juga sangat dianjurkan (menurut ulama yang kerap disapa dengan sebutan Aa Gym).

Hal tersebut juga bertujuan apakah kehadiran kita itu mengganggu ataupun tidak. Jika sekiranya mengganggu, bisa kita pindah besok ataupun ganti jamnya juga, takutnya malah menjadi beban. Namun jika tidak, bisa kita lanjutkan sehingga ngobrol-ngobrolnya juga akan lebih enak dan nyaman.

baca juga: Sejarah Fathu Makkah, Bukti Kekuatan Peradaban Islam

Hendaknya Membawa Buah Tangan

Membawa buah tangan itu sudah seperti menjadi tradisi. Banyak kita temui orang-orang yang ketika hendak menjenguk orang sakit selalu membawa buah tangan.

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah karena kita sebagai umat Islam sudah menjalankan salah satu adab menjenguk orang sakit.

Hal yang demikian ini juga dapat menambah rasa cinta kepada sesama. Sebagaimana bunyi hadits riwayat Bukhari:

Doakan yang Baik-baik Supaya Cepat Sembuh

Saat memasuki rumah orang yang ingin Rasulullah jenguk, Beliau senantiasa duduk tepat di samping orang yang sedang sakit itu, kemudian Beliau berdoa:

Adab Menjenguk Orang Sakit

Tak hanya mendoakan saja, tetapi Beliau juga mengusap wajah serta menyentuh bagian yang sakit untuk mendoakan. Mendoakan agar cepat sembuh merupakan adab menjenguk orang sakit yang sangat penting dan juga menjadi syariat.

Gadhul Bashar (Menundukkan Pandangan)

Terkadang memang ada penyakit yang tidak boleh diperlihatkan. Karena hal tersebut juga akan menyebabkan orang tersebut malu dan membuatnya tidak nyaman.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, hendaknya kita berusaha mengamalkan adab menjenguk orang sakit untuk tetap menundukkan pandangan. Jangan menunjukkan sikap yang membuat orang yang dijenguk malah jadi risih ataupun sungkan.

Tak hanya itu saja, tetapi juga perlu untuk menjaga perkataan. Jangan terlalu banyak tanya, karena tanpa disadari justru malah akan membuka aib, merasa dipojokkan, atau dipermalukan.

Anda juga perlu mengurangi jenis-jenis pertanyaan yang dapat mengganggu kenyamanan perasaan, hatinya, maupun keluarga yang lainnya. Usahakan juga untuk tidak memberikan pertanyaan yang menyusahkan.

Menyemangati Supaya Lekas Sembuh

Bukan hanya mendoakannya supaya cepat sembuh, adab menjenguk orang sakit dengan memberi semangat agar tetap sembuh juga sangatlah dianjurkan. Kata-kata semangat tersebut juga bertujuan supaya si yang sakit tidak sedih lagi.

Katakan kepada yang sedang sakit, kalau yang sedang ia hadapi bukanlah suatu bencana, akan tetapi merupakan cara Allah untuk menguggurkan dosa-dosanya.

Dari beberapa adab menjenguk orang sakit tersebut mungkin beberapa sudah mampu kita kerjakan. Nah, supaya kita bisa mendapatkan pahala dari Allah, mari bersama kita amalkan adab-adab tersebut. (Muhafid/R6/HR-Online)