Angin Muson Timur, Simak Proses Terjadinya dan Dampak yang Timbul

Angin Muson Timur, Proses Terjadinya dan Dampak yang Terjadi
Ilustrasi angin muson timur. Foto: Ist/Net

Angin muson timur merupakan salah satu jenis angin yang berhembus di Indonesia. Terjadinya angin muson dari gerakan massa udara. Hal itu karena perbedaan tekanan udaranya yang mencolok antara daratan dan samudra.

Kedudukan matahari yang ada di belahan bumi utara, membuat wilayah benua Asia memiliki suhu lebih panas. Hal ini menjadikan udara berhembus dari benua Australia menuju benua Asia.

Pengertian Angin Muson Timur

Melansir Wikipedia, angin muson timur bertiup pada bulan April sampai bulan Oktober. Sifat dari angin ini kering, sehingga menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau. Angin yang berhembus dari benua Australia pada saat itu sedang mengalami musim dingin.

Sedangkan pada benua Asia sedang mengalami musim panas. Saat di Indonesia, angin ini melewati gurun pasir pada bagian utara yang kering. Selain itu, juga hanya melewati lautan yang sempit.

Baca Juga: Proses Terjadinya Hujan Secara Singkat dan Lengkap

Proses Terjadinya Angin Muson Timur

Berikut kronologis proses terjadinya angin muson timur.

Kedudukan Matahari pada Belahan Bumi Utara

Planet Bumi melakukan gerakan rotasi dan revolusi dengan mengelilingi matahari. Sehingga kedudukan matahari terhadap bumi berbeda-beda pada periode tertentu. Saat bulan April sampai Oktober, maka akan menjumpai kedudukan matahari berada dekat dengan Bumi.

Terlebih pada belahan Bumi bagian utara. Sehingga benua Asia lebih banyak mendapatkan sinar matahari atau lebih panas. Hal itu apabila dibandingkan dengan benua Australia.

Tekanan Maksimum Benua Australia dan Tekanan Minimum Benua Asia

Saat benua Asia mendapatkan sinar matahari secara maksimum, maka suhu pada benua Asia ini menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan benua Australia. Proses angin muson timur pada daerah yang mempunyai suhu lebih tinggi. Tentunya akan mempunyai tekanan udara lebih rendah.

Sehingga benua Asia memiliki tekanan udara yang rendah atau memiliki tekanan minimum. Hal ini apabila dibandingkan dengan benua Australia yang suhunya lebih rendah, namun memiliki tekanan lebih tinggi atau tekanan maksimum.

Pergerakan Udara

Sifat udara bergerak dari tempat yang memiliki tekanan tinggi ke tekanan rendah. Setelah itu, akan terbentuk adanya angin. Sehingga dapat mengetahui bahwa udara berhembus dari benua Australia menuju benua Asia.

Udara bergerak dari benua Australia menuju benua Asia sehingga terjadi muson timur ini. Angin bertiup dari bulan April sampai Oktober. Hal yang menyebabkan kedudukan matahari pada belahan bumi utara.

Sehingga angin yang bertiup ini membawa sifat-sifat kering. Terlebih telah melewati banyak gurun pasir yang dapat menimbulkan musim kemarau.

Baca Juga: Awan Alto Cumulus: Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Terjadinya

Dampak Bertiupnya Angin Muson Timur

Dengan berhembusnya muson timur ini mengakibatkan Indonesia mengalami musim kemarau. Angin ini memberikan dampak yang positif dan juga negatif.

Dampak Positif

Bidang pariwisata Indonesia menjadi meningkat. Musim kemarau memberi pengaruh terhadap iklim panas di Indonesia. Sehingga salah satu spot wisata saat musim kemarau yang paling ramai dikunjungi adalah pantai.

Melakukan beberapa aktivitas pada luar ruangan akan menjadi lebih lancar. Hal ini karena cuaca pada musim kemarau lebih cerah. Transportasi juga akan menjadi lebih lancar. Transportasi kerap bergantung pada kondisi cuaca. Seperti halnya transportasi darat, laut, maupun udara.

Nelayan juga dapat menjadi lebih produktif. Hal itu karena cuaca yang cerah sangat mendukung rutinitas nelayan dalam pergi melaut. Selain itu, dampak angin muson timur bagi petani dalam melakukan panen padi. Padi yang dipanen akan cepat kering dengan bantuan sinar matahari.

Dampak Negatif

Terjadi kekeringan di beberapa tempat. Hal ini karena kurangnya curah hujan. Sehingga akan menjadikan sumber air menjadi kering. Selain itu, juga akan menyebabkan kesulitan untuk mendapatkan air bersih. 

Musim kemarau di Indonesia menyebabkan jumlah air sangat berkurang. Bagi petani akan merugikan untuk bercocok tanam. Sehingga dapat terjadi ancaman gagal panen.

Saat musim kemarau tiba juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Penyakit ini berkaitan dengan pernapasan, seperti halnya ISPA. 

Selain itu, saat kemarau panjang, dapat memicu terjadinya kebakaran hutan. Wilayah Indonesia memiliki hutan yang besar. Sehingga saat cuaca sangat panas akan mudah terbakar.

Tentunya saat ini anda telah memahami mengenai penjelasan angin muson timur. Dengan mengetahui lebih lanjut tentang proses dan dampak yang terjadi dari angin ini. (R10/HR Online)

Editor: Jujang