Usaha Bertanam Rumput Laut, Bisnis Modal Kecil Yang Menguntungkan

bertanam rumput laut
Begini cara bertanam rumput laut. Foto: Ist/Net

Usaha bertanam rumput laut adalah peluang usaha yang cukup potensial, khususnya bagi penduduk yang berlokasi sekitar laut atau pantai. Teknik budidayanya yang tidak terlalu sulit dan modal yang kita butuhkan juga tidak begitu besar.

Sebagai negara kepulauan dengan sektor kelautan dan perikanan yang kaya, salah satu primadona dari laut Indonesia adalah rumput laut. Komoditi laut satu ini bisa membawa pundi-pundi keuntungan yang tinggi bagi pemerintah maupun para petani.

Kebutuhan rumput laut memang kian meningkat seiring berjalannya waktu. Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, lebih dari 90 persen rumput laut produksi para petani merupakan hasil dari budidaya.

Hal tersebut terutama karena dukungan sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut. Bahkan sebagai negara maritim, berbagai sektor sekitar laut bisa menghasilkan uang untuk kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Selain permintaan pasar yang tinggi, keuntungan lain dari usaha bertanam rumput laut yakni penyerapan tenaga kerjanya yang tinggi. Apalagi tenaga ini tidak melihat perbedaan umur maupun gender.

Baca Juga: Cara Bisnis Online Shop Tanpa Modal yang Menghasilkan untuk Pemula

Cara Bertanam Rumput Laut

Dalam membudidayakan rumput jenis ini tidak mengharuskan petani untuk berlayar ke tengah laut. Selain itu, daya jual untuk ekspor komoditi ini juga cukup menjanjikan.

Jika Anda tertarik untuk mempelajari bagaimana cara menjalankan usaha rumput laut, berikut ini adalah beberapa langkah teknik budidayanya yang dapat Anda lakukan dan jadikan referensi.

Memilih Lokasi Budidaya yang Tepat

Lokasi bertanam rumput laut adalah hal yang tak boleh luput Anda perhatikan. Sebab potensi penghasilan terbesar tergantung dari seberapa tepat dan potensialnya lokasi budidaya yang Anda pilih.

Untuk dapat memilih lokasi budidaya yang tepat, ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan. Berikut hal penting yang harus Anda perhatikan.

  • Kedalaman perairan saat surut tidak kurang dari 70 cm dan saat pasang tidak lebih dari 200 cm.
  • Perairan yang cukup tenang.
  • Lokasinya cukup aman dari gangguan ombak dan angin kencang
  • Memiliki sediaan rumput alami
  • Memiliki dasar perairan yang mendukung dan bersifat substrat (berlumpur atau sedikit berpasir)
  • Perairannya harus subur

Melakukan Uji Penanaman

Tahap pengujian juga termasuk cukup penting untuk melihat apakah pemilihan lokasi sudah tepat atau belum. Hal ini berguna agar Anda bisa terhindar dari kerugian kedepannya.

Metode pengujian penanaman ini Anda lakukan dengan menggunakan metode jaring dan tali. Tali yang Anda pakai adalah jenis tali monofilamen dan Anda ikatkan pada dua buah tiang pancang dengan jarak sekitar 10 hingga 12 meter.

Sementara untuk metode jaring, pilihlah jaring dengan jenis monofilament juga. Ukurannya sekitar 5×2,5 m yang juga Anda ikatkan pada tiang pancang.

Memilih Metode Budidaya

Usaha bertanam rumput laut memiliki beberapa metode pembudidayaan yang bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan dan kesesuaian dengan kondisi petani.

Adapun beberapa metode budidaya tersebut antara lain adalah metode dasar, metode apung, dan metode lepas dasar.

Baca Juga: Bisnis Pelajar Yang Menguntungkan dan Mudah Tanpa Modal Besar

Menanam Bibit Rumput Laut

Metode usaha rumput laut selanjutnya adalah proses penanaman. Namun sebelum itu, pastikan Anda telah melakukan pemilihan dan pengumpulan bibit. Baik dengan metode tebar langsung maupun pengeringan di bawah matahari.

Adapun beberapa ciri bibit unggul, seperti tidak mengelupas, berwarna cerah, rimbun dan tidak ada bercak pada batangnya, dan berumur 25 hingga 35 hari.

Sementara untuk teknik penanamannya cukup sederhana. Berikut tahapan yang perlu Anda lakukan.

  • Menyiapkan tali untuk menggantung bibit
  • Memanjangkan tali yang berisikan ikatan rumput dengan jarak rentangan ideal sekitar 20 sampai 30 cm
  • Memosisikan bibit rumput laut tersebut sekitar 30 cm di dasar perairan.

Perawatan dan Pemanenan Rumput Laut

Teknik perawatan dalam bertanam rumput laut yaitu dengan membersihkan sampah dan tanaman liar yang tumbuh pada sekitarnya. Anda juga harus rajin membersihkannya dari hama seperti teripang, bulu babi, ikan baronang, dan ikan herbivora lainnya.

Selain itu, pastikan juga cahaya matahari harus selalu masuk ke dalam perairan. Jika perlu, tali penggantung yang sudah terlihat rentang sebaiknya Anda gantikan.

Sementara masa panen rumput laut tergantung dari tujuannya. Jika tujuannya untuk pembibitan, usia panennya adalah 25 hingga 35 hari. Namun untuk produksi dalam ranah bisnis, usia yang paling tepat adalah lebih dari 45 hari.

Untuk proses panen dari usaha bertanam rumput laut juga cukup mudah. Caranya dengan mengangkat talinya dan keringkan dengan terik matahari. Jika cuaca sedang cerah, penjemuran bisa dalam waktu 3 sampai 4 hari. (R11/HR Online)

Editor: Jujang