Cara Ternak Ayam Broiler Untuk Usaha Kecil yang Menguntungkan

cara ternak ayam broiler
Panduan cara ternak ayam broiler. Foto: Ist/Net

Cara ternak ayam broiler terbilang gampang-gampang susah. Jika tidak cermat Anda bisa mengalami kerugian. Apalagi beternak ayam broiler berbeda dengan jenis ayam lainnya. Tak ada salahnya Anda menimba pengalaman dari peternak yang telah menjalankannya.

Ternak ayam memang sangat menjanjikan karena banyaknya permintaan pasar. Dari berbagai jenis ayam yang ada, ayam broiler menjadi jenis usaha ternak ayam yang paling menguntungkan.

Keuntungan itu meliputi masa panennya yang terbilang cepat. Ayam jenis ini juga mempunyai harga jual yang lebih terjangkau. Apalagi besarnya permintaan masyarakat tentunya akan memudahkan kita untuk menjualnya.

Keuntungan dari sekali panen dari usaha ternak ayam ini, peternak umumnya bisa mendapatkan keuntungan mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan waktu panen biasanya setelah ayam berumur 30-35 hari dengan bobot 1,5 hingga 2 kg per ekor.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Bekisar untuk Usaha Sampingan yang Menghasilkan

Tahapan Cara Ternak Ayam Broiler

Dengan masa panen yang singkat dan berbagai kelebihan usaha ini tentunya kita lebih tertarik untuk mengenal usaha ternak ini. Nah, berikut ini beberapa tahapan penting cara ternak ayam broiler yang sebaiknya Anda tahu.

Menentukan Lokasi Kandang

Satu hal yang perlu Anda ketahui saat ingin menjalankan usaha ternak ayam broiler adalah menentukan lokasi dan kandangnya. Lokasi menjadi tahap awal yang perlu pertimbangan supaya ayam bisa nyaman dan tidak gampang stres.

Ada beberapa pertimbangan dalam menentukan lokasi ini. Anda sebaiknya pilih lokasi yang jauh dari jangkauan orang dan kebisingan. Namun lokasi ini juga harus dekat dengan sumber air.

Sedangkan untuk kandang, pilihan untuk tempat ternak ayam ini adalah kandang panggung. Bentuk kandang semacam ini merupakan yang paling cocok Anda gunakan dan lebih efisien untuk tempat memelihara ayam broiler.

Memilih Bibit Ayam Broiler

Setelah lokasi dan kandang selesai Anda buat, cara ternak ayam broiler selanjutnya adalah memilih dan membeli bibit ayam atau DOC yang berkualitas. Ini sangat penting agar ayam tumbuh cepat dan sehat.

Dalam memilih benih atau anakan ayam tidak bisa sembarangan. Anda bisa memperhatikan beberapa ciri DOC broiler yang unggul dan baik untuk kita ternak. Berikut ini beberapa bibit ayam yang unggul.

  • Bibit ayam aktif, sehat, dan tidak cacat.
  • DOC ayam bertubuh gemuk dan berisi.
  • Bibit ayam tidak pucat atau terlihat sakit.
  • Anakan ayam harus bersih dari kotoran sekitar anus, hidung bersih, mata sehat.

Perawatan dan Pemberian Pakan

Untuk langkah cara ternak ayam broiler selanjutnya adalah melakukan perawatan dan pemberian pakan. Dengan anakan DOC broiler yang unggul, juga perlu melakukan perawatan yang baik hingga menuju masa panen.

Perawatan termasuk bagian yang sangat penting dalam usaha ternak unggas ini. Anda tidak bisa langsung memasukkan DOC atau anakan ayam langsung ke dalam kandang. Berikut ini tahapan perawatan yang perlu Anda perhatikan.

Pada minggu pertama, tempatkan bibit ke dalam inkubator terlebih dahulu. Anakan ayam ini juga perlu Anda berikan pakan serta minum air hangat.

Minggu kedua, Anda perlu mengurangi suhu pada inkubator. Selain itu Anda bisa memberikan pakan crumble.

Untuk minggu ketiga, Anda perlu memindahkan dan menempatkan anak ayam yang sudah mulai tumbuh baik ke dalam kandang yang telah kita sediakan.

Pada minggu keempat, beri pakan ayam tadi 2 kali lipat dari sebelumnya.

Sedangkan pada minggu kelima, beri pakan sama seperti sebelumnya dan lebih rutin untuk membersihkan kandang.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Joper, Usaha Rumahan yang Menguntungkan

Waktu Panen

Jika umur ayam sudah mencapai 30 hari dari sejak kita memelihara, maka tahap cara ternak ayam broiler selanjutnya adalah memetik hasilnya. Namun untuk memanen ayam ini ada tekniknya loh. Berikut caranya.

  • Pegang kaki ayam baru kemudian bagian dadanya.  Sebaiknya hindari memegang kedua sayap ayam.
  • Setelah itu ikat kedua kaki ayam supaya tidak kabur dan memudahkan proses panen yang kita lakukan.
  • Selanjutnya Anda perlu menimbang bobot ayam untuk mengetahui hasil berat dari setiap ayam broiler.

Setelah tahap panen selesai Anda lakukan, segera bersihkan kandang dari kotoran yang ada. Supaya lebih bersih, Anda bisa taburkan kapur pada lantai dan dinding kandang. Setelah itu kandang siap Anda gunakan untuk ternak ayam broiler selanjutnya.

Itulah beberapa tahapan cara ternak ayam broiler yang bisa Anda lakukan. Mengenal budidaya unggas jenis ini penting agar usaha Anda mampu memberikan keuntungan yang memadai dan tidak mengalami kerugian. (R11/HR Online)

Editor: Jujang