Fungsi Alur pada Ban Kendaraan Sesuai dengan Jenisnya

Fungsi Alur Pada Ban Kendaraan Sesuai dengan Jenisnya
Ilustrasi fungsi alur pada ban. Foto: Ist/Net

Fungsi alur pada ban salah satunya yaitu penunjang keselamatan berkendara. Ban adalah salah satu komponen penting pada kendaraan.

Maka dari itu, sebaiknya jangan asal pilih ketika akan membelinya. Selain cara berkendara yang benar, tentu semua komponen kendaraan memiliki fungsi yang cukup vital.

Begitu juga dengan ban yang memiliki peran penting dari segi keselamatan berkendara. Ban yang berkualitas memiliki ciri-ciri adanya alur atau kembangan.

Baca Juga : Tanda Ban Motor Harus Diganti, Kenali Melalui Ciri Fisiknya

Sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi jalan. Hal ini cukup penting adanya untuk anda pertimbangkan. Apalagi dalam komponen tersebut hadir dengan alur yang berbeda-beda.

Sehingga membuat anda harus memastikan alur sebelum membelinya. Menyesuaikan alur atau kembangan dengan kondisi jalan bisa memiliki pengaruh saat beraktivitas sehari-hari.

Dengan adanya alur pada ban, tentu akan bermanfaat. Apalagi ketika anda melalui jalan basah atau diguyur hujan. Saat kondisi jalan basah, tentu akan licin karena ban tidak menapak secara sempurna.

Karena itulah fungsi alur pada ban cukup penting adanya. Sehingga alur pada ban bisa membelah air dan menapak dengan baik. Beragam kembangan pada komponen tersebut memiliki motif yang berbeda-beda.

Ada yang mengitari ban dengan lurus, sedangkan ada juga yang menyilang pada sekeliling ban. Ada juga komponen yang memiliki alur tengah membujur, namun itu model terdahulu.

Adanya motif alur seperti itu bertujuan untuk membelah air hujan saat kendaraan melaju. Dengan begitu, ban akan memiliki celah agar tapak ban bisa merata dengan jalan.

Sehingga tidak licin, apalagi ketika kondisinya berbelok. Itulah pentingnya alur atau kembangan pada ban kendaraan.

Inilah Fungsi Alur pada Ban Sesuai Jenisnya

Mengetahui fungsi alur ban dan jenisnya tentu akan memudahkan anda saat ingin membelinya. Ban itu sendiri memiliki peran sebagai tumpuan dan berfungsi cukup penting dalam pergerakan kendaraan.

Baca Juga : Ban Motor Sering Kempes, Cek Penyebabnya Berikut Ini

Maka dari itu, kondisinya harus dalam keadaan baik sebagai penunjang keselamatan berkendara. Setiap ban hadir dengan berbagai model dan jenisnya sendiri-sendiri.

Semua disesuaikan dengan peruntukan komponen tersebut. Sehingga setiap alurnya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Tidak hanya dari jenisnya saja, namun juga memiliki tingkat kedalaman yang tidak sama.

Fungsi dari kedalaman tersebut sebagai pengalir air ketika kondisi jalan basah. Semakin dalam celah, maka semakin banyak air yang bisa mengalir.

Semakin baik desain alurnya, maka air yang mengalir pun akan lebih mudah. Sehingga membuat daya cengkeramnya semakin optimal.

Berikut ini ada beberapa fungsi alur pada ban sesuai dengan jenisnya, antara lain:

LUG

Jenis alur atau kembangan ban yang pertama yaitu LUG. Bentuk dari alur yang satu ini yaitu horizontal yang menyudut ke bagian luar ban.

Baca Juga : Cara Memilih Ban Motor yang Tepat Sesuai Kebutuhan Kendaraan

Desain yang satu ini memiliki daya cengkraman yang cukup baik. Sehingga akan membantu kendaraan saat berada dalam kondisi jalan menikung dan melakukan pengereman.

Fungsi alur pada ban mobil jenis yang satu ini memang cukup baik. Namun, sayangnya alur ban ini kurang nyaman saat berjalan. Sebab, dapat menimbulkan getaran dan suara berisik saat melaju pada kecepatan tinggi.

RIB

Fungsi alur pada ban memang bisa disesuaikan dengan jenisnya. Untuk jenis yang kedua yaitu RIB, menjadi alur ban pada umumnya.

Pada kendaraan niaga ringan, biasanya menggunakan jenis alur yang satu ini. Memiliki alur bentuk vertikal mengelilingi permukaan ban.

Fungsinya sendiri berbeda dari jenis alur ban yang pertama, yaitu memberikan stabilitas saat berjalan. Dengan bentuk alurnya yang searah dengan putaran ban, sehingga mengurangi gesekan.

Panas antara gesekan ban dan jalan akan berkurang. Hal ini juga bisa membuat komponen tersebut lebih awet.

Namun, sama seperti jenis lainnya, jenis alur RIB juga memiliki kekurangan. Kekurangannya terletak pada traksi atau daya cengkramannya yang kurang baik.

CROSS atau Menyilang

Pada jenis alur yang ketiga ini memiliki desain menyilang. Sesuai dengan namanya, konfigurasinya bisa membuat membelah udara.

Bahkan untuk memecah air dengan baik saat kondisi hujan. Dengan alur yang satu ini, performanya pun bisa lebih optimal dalam kondisi jalan basah.

Sehingga daya cengkeram dan pengereman cukup baik. Namun yang menjadi konsekuensi, fungsi alur pada ban tersebut mempengaruhi efisiensi bahan bakar. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto