Fungsi Vas Deferens dan Penyakit yang Bisa Menyerang Reproduksi Pria

Fungsi Vas Deferens dan Penyakit yang Bisa Menyerang Reproduksi Pria
Ilustrasi Fungsi Vas Deferens. Foto: Ist/Net

Fungsi vas deferens sangat penting dalam reproduksi pria. Organ ini memiliki nama lain saluran epididimis. Merupakan sebuah saluran yang bentuknya lurus dan berujung pada prostat.

Ketika mengalami ejakulasi, otot polos pada vas deferens akan mengencang. Hal ini merupakan peristaltik yang memberikan ruang bagi sperma untuk berkembang.

Selanjutnya sperma tersebut akan pindah dari setiap deferens menuju ke uretra. Bahkan ada juga yang bercampur dengan organ sekresi dari kelenjar seks prostat.

Pengertian dan Fungsi Vas Deferens

Vas deferens merupakan organ lanjutan dari duktus epididimis. Saluran ini berbentuk panjang, lurus, serta mengarah ke atas. Organ ini memiliki lapisan berupa epitel yang ukurannya lumayan rendah.

Tentu saja organ ini tidak menempel pada testis seorang pria. Letaknya pada ujung saluran yang terdapat kelenjar prostat. Fungsinya sebagai saluran tempat jalannya sperma yang akan menuju ke kantung semen atau vesikula seminalis.

Posisi dari organ ini membentang menuju ke uretra. Vas deferens bertugas untuk menyimpan sperma sebelum ejakulasi. Nantinya akan keluar melalui alat kelamin pria atau penis.

Fungsi vas deferens juga untuk menghubungkan testis dengan kantong sperma. Kantong ini berperan dalam menampung sperma yang asalnya dari kelenjar kelamin jantan.

Vas deferens adalah ductus deferens yang merupakan tabung. Biasanya juga terdapat pada hewan vertebrata jantan. Fungsinya sama seperti pada manusia.

Baca Juga: Fungsi Hormon Prostaglandin Bagi Kesehatan Pria dan Wanita

Struktur Vas Deferens

Perlu diketahui bahwa vas deferens memiliki struktur dengan panjang kurang lebih 45 cm. Strukturnya lalu naik menuju aspek posterior testis.

Setelah meninggalkan bagian belakang kelenjar namanya adalah testis. Vas deferens akan berlanjut melalui korda spermatika menuju ke abdomen. Organ ini terasa seperti tali yang teksturnya keras.

Fungsi vas deferens akan bekerja sama dengan vesikula seminalis yang membentuk duktus ejakulatorius. Selanjutnya akan bermuara pada organ uretra bagian prostat.

Vas deferens akan menyilang ureter yang menuju ke duktus vesikula seminalis. Duktus ejakulatorius berukuran pendek sekitar 2.5 cm. Letaknya sangat dekat dengan duktus kontralateral.

Penyakit pada Vas Deferens

Pada keadaan yang normal, vas deferens tidak bisa teraba dari luar. Pasalnya, organ ini terhalang oleh struktur lain pada bagian luar. Vas deferens bisa saja mengalami pembengkakan seperti peradangan, tumor jinak, atau ganas.

Vas deferens yang muncul dan bisa teraba biasanya memiliki rasa yang tidak nyaman. Bahkan memiliki rasa yang mengganjal, nyeri, dan gatal-gatal pada bagian buah zakar. Seseorang harus bisa memastikan struktur vas deferens secara sembarangan.

Jika sudah mendapati penyakit berarti fungsi vas deferens sudah terganggu. Alangkah baiknya segera periksa ke dokter jika sudah ada gejala yang timbul. Terutama ketika vas deferens sudah mulai membengkak.

Baca Juga: Fungsi Jakun pada Pria yang Berkaitan Erat dengan Pita Suara

Penyebab Penyakit pada Vas Deferens

Ada beberapa hal yang menyebabkan timbulnya penyakit pada organ vas deferens. Penyebabnya adalah sebagai berikut:

Berhubungan Seksual

Biasanya adanya penyakit pada vas deferens karena melakukan hubungan seksual dengan penderita penyakit menular. Seseorang yang sedang melakukan hubungan seksual ini biasanya tidak menggunakan alat pengaman. Sehingga bakteri atau virus yang ada bisa menular.

Mengalami Infeksi

Penyebab berikutnya adalah adanya infeksi prostat atau infeksi saluran kemih. Bahkan hal ini bisa memicu permasalahan yang lebih fatal. Karena penyakit yang timbul bisa lebih dari satu jenis.

Pengobatan Penyakit Vas Deferens

Jika fungsi vas deferens sudah terganggu, maka harus ada tindakan untuk pengobatan. Akan lebih baik jika seseorang bisa mengurangi gejalanya sebelum timbul tindakan yang lebih fatal. Salah satu caranya adalah dengan datang ke dokter dan meminta resep yang tepat.

Biasanya dokter akan memberikan obat berupa antibiotik. Orang yang sakit harus minum antibiotik walaupun sudah ada tanda-tanda yang membaik.

Hal ini untuk memastikan bahwa penyakitnya sudah benar-benar hilang. Selain antibiotik, dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri. Obat ini bisa mengurangi rasa sakit karena adanya gejala.

Seseorang yang menderita penyakit ini sebaiknya juga beristirahat dengan cukup. Mereka juga harus rajin mengompres skrotum menggunakan air dingin. Usahakan untuk tidak membawa beban yang berat.

Itulah beberapa informasi mengenai fungsi vas deferens dan penyakit yang bisa menyerang. Pastikan selalu menjaga kesehatan organ reproduksi agar terhindar dari berbagai penyakit. (R10/HR Online)

Editor: Jujang