Gejala Penyakit Asma, Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

gejala penyakit asma
Kenali penyebab dan gejala penyakit asma. Foto: Ist/Net

Mengenal penyebab, ciri-ciri maupun gejala penyakit asma sangat penting untuk penanganan yang cepat dan tepat. Gangguan pernapasan yang terlambat penanganannya bisa berakibat fatal. Namun penyakit asma juga bisa kita cegah.

Asma, menurut Wikipedia, merupakan gangguan peradangan kronis yang terjadi pada bagian bronkus. Cir-cir penyakit ini antara lain tersumbatnya saluran napas khas dan bersifat reversibel atau populer dengan sebutan spasme bronkus.

Asma merupakan penyakit yang menyebabkan seseorang kesulitan untuk bernapas. Penyakit tersebut terjadi karena adanya peradangan kronis pada saluran pernapasan dengan gejala berulang dan bervariasi.

Gejala Penyakit Asma

Asma termasuk jenis penyakit yang cukup banyak terjadi. Karena itu penting mengenal penyakit ini. Selain untuk penanganan yang cepat, pengetahuan yang cukup juga berguna untuk mencegah terjadinya gangguan ini.

Secara umum, ciri-ciri penyakit ini agak berlainan antara yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Untuk lebih mengenalnya, yuk langsung simak ciri-ciri dan tanda yang ada tersebut.

Baca Juga : Kebiasaan Berada di Ruangan Ber-AC Bisa Kena Penyakit Asma, Hati-hati!

Gejala Asma Pada Anak

Ketika nafas terasa cukup cepat dan mendesing atau bergemuruh bisa jadi anak sedang mengalami asma. Gejala penyakit asma pada anak juga dapat terlihat dari sejumlah tanda lainnya.

Tanda itu antara lain tangisan anak semakin lama semakin pendek, sulit saat makan, gerakan dada seperti kaku dan tertahan. Juga terdapat bunyi nafas yang mendesing pada anak yang menderita sakit saluran pernafasan.

Selain itu anak juga akan batuk-batuk setelah lari-lari atau menangis terutama pada malam hari. Pada dinding leher anak seperti tertarik ke dalam antara bagian bawah leher dan tulang rusuk.

Bisanya, anak juga akan sering menderita infeksi pada saluran pernafasan. Misalnya pneumonia atau bronkitis serta nafas anak akan semakin pendek.

Gejala Asma Pada Orang Dewasa

Sedangkan tanda yang terlihat pada orang dewasa yang mengalami asma agak berbeda. Berikut ini beberapa gejala penyakit asma pada orang dewasa yang sebaiknya Anda tahu.

Baca Juga : Penyakit pada Sistem Ekskresi Ginjal, Hati, Paru dan Kulit
  • Kesulitan bernafas yang karena sesak nafas atau nafas menjadi sering setengah-setengah. Gejala ini merupakan gejala asma yang paling umum.
  • Seringnya batuk-batuk karena batuk dapat menjadi tanda terdapat sesuatu yang salah pada paru-paru atau saluran pernafasan.
  • Sering mengalami lelah dan lesu yang merupakan tanda bahwa kurangnya oksigen yang terdistribusikan ke tubuh oleh paru-paru.
  • Dada menjadi sering sesak karena paru-paru berada dalam tekanan. Akibatnya biasanya akan timbul rasa sakit yang konstan.
  • Susah tidur yang akan menyebabkan tubuh menjadi lemah, letih, dan lesu.
  • Tidak mampu untuk melakukan aktivitas fisik yang panjang tanpa harus mengalami masalah pernafasan.
  • Ketika pemeriksaan dengan peak flow meter hasil pembacaannya rendah. Ini adalah alat pengukur fungsi paru-paru dan dapat menentukan tingkat kenormalan paru-paru.

Penyebab Penyakit Asma

Selain gejala penyakit asma, penting juga mengenal faktor yang menyebabkannya. Tidak hanya orang dewasa namun anak-anak juga dapat terserang penyakit yang menyerang pernafasan ini.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab asma. Seperti faktor genetik, infeksi saluran pernafasan ketika masih bayi atau balita, maupun karena aktivitas fisik yang berlebihan.

Selain itu pengaruh faktor lingkungan seperti rokok maupun karena perubahan cuaca juga bisa menyebabkan gangguan. Begitu juga alergi terhadap sesuatu misalnya debu dan binatang peliharaan.

Sedangkan pada orang dengan penyakit asma yang parah, selain berbagai faktor tersebut, kondisi ini juga dapat terjadi karena pengaruh lain. Seperti infeksi pernafasan, stres, gangguan emosi, atau menghirup zat berbahaya, misalnya bahan pembersih.

Baca Juga : Olahraga untuk Penderita Asma Biar Aman

Cara Mencegah Penyakit Asma

Gejala penyakit asma yang tidak mendapat pengobatan akan menjadi asma akut. Terapi untuk kondisi ini biasanya dengan menghirup beta-2 agonist. Jika kondisinya sangat parah perlu mendapat kortikosteroid intravena dan magnesium sulfat serta perawatan intensif rumah sakit.

Sedangkan cara untuk mencegah asma pada anak terutama adalah dengan menghindarkan anak dari lingkungan yang kurang baik. Seperti  lingkungan yang memiliki banyak polusi dan asap rokok.

Jika anak memiliki alergi, kita juga perlu menjauhkan anak dari sesuatu yang bahan pemicu alergi. Misalnya terhadap binatang peliharaan, serbuk bunga atau debu.

Jangan lupa untuk sering mengganti sprei atau gorden yang telah digunakan setidaknya seminggu sekali. Bersihkan kamar dengan bersih untuk menghilangkan debu sehingga tidak mengganggu pernafasan.

Cara pencegahan timbulnya gejala penyakit asma lainnya yaitu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi. Ini berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mampu melawan serangan penyakit.

Berolahraga yang teratur juga dapat membantu untuk menguatkan kardiovaskular atau pembuluh darah. Sehingga aliran darah yang mengandung oksigen dapat tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh.

Cara pencegahan lainnya adalah menghindari stres. Sebisa mungkin untuk menghindari atau mengurangi tingkat stres yang ditimbulkan karena emosi dan tingkat kekhawatiran yang berlebihan.

Sebisa mungkin untuk meluangkan waktu untuk meringankan atau merelaksasi pikiran dan mental serta emosi. Jangan lupa untuk selalu membawa obat untuk berjaga-jaga jika gejala penyakit asma kambuh. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah