Harga Jual Gabah Kering di Ciamis Anjlok, Petani Merugi

Harga Jual Gabah Kering di Ciamis Anjlok, Petani Merugi
Harga jual gabah kering di Ciamis anjlok. Foto:Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com).- Harga jual gabah kering di tingkat petani di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, anjlok.

Hal tersebut diakui petani yang berada di Dusun Tarikolot, Desa Sukasari, Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.

Saat ini para petani mengeluh lantaran harga jual gabah tidak seimbang dengan biaya produksi.

Hadis Dede Sudrajat Ketua Gapoktan Kecamatan Tambaksari mengatakan, pada musim panen saat ini harga gabah kering menurun drastis.

Para tengkulak membelinya dengan harga Rp 3.700/kilogramnya.

“Kondisi ini tentunya membuat petani mengeluh, sebab harga jual tak tidak seimbang dengan biaya produksi,” ujar Hadis, Rabu (3/3/2021).

Lanjutnya, pada musim panen sebelumnya harga jual gabah kepada tengkulak atau pengepul mencapai Rp 5.200/kilogramnya.

Namun pada musim panen saat ini harga gabah malah anjlok. Hal ini mengakibatkan para petani merugi.

Para petani pun tidak mengetahui penyebab anjloknya harga jual gabah kering.

“Banyak petani yang mengeluh dan bertanya-tanya mengapa tiba-tiba saja harga  jual gabah menurun drastis, sedangkan pupuk bersubsidi saja harganya mahal,” tegas Hadis.

Meski harga jual gabah anjlok, namun para petani tidak bisa menahan untuk tidak menjualnya.

“Petani banyak kebutuhannya, sehingga meski harga murah, gabah tetap mereka jual demi memenuhi kebutuhan hidup,” katanya.

Pihaknya berharap, pemerintah melalui Dinas Pertanian bisa memberikan solusi terkait anjloknya harga jual gabah kering ini. (Edji/R8/HR Online)

Editor: Jujang