Kisah Cinta Nabi Yusuf AS dan Zulaikha yang Penuh Lika-liku

Kisah Cinta Nabi Yusuf
Kisah Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha, miniatur karya Kamāluddīn Behzād, 1488. Foto: Wikipedia

Kisah cinta Nabi Yusuf AS menjadi sesuatu hal menarik untuk kita teladani. Kisah dari utusan Alloh SWT ini banyak sekali hikmah dan pelajarannya.

Sosok Nabi Yusuf merupakan seorang laki-laki yang begitu tampan. Bahkan bisa dibilang belum ada yang bisa menandinginya pada waktu itu.

Berkat ketampanannya itu, tidak sedikit yang terpesona. Bahkan ada sebuah cerita sekumpulan wanita tanpa sadar mengiris-iris jarinya saat melihat sosoknya.

Tak hanya itu, dalam kitab Al Mahabbah karya Imam Al Ghozali menyebutkan, masyarakat mesir waktu itu pernah menghadapi situasi yang begitu sulit lantaran tak ada makanan selama 4 bulan.

Dalam menjalani hari-harinya itu, ketika mereka lapar cukup memandang Nabi Yusuf. Karena saking tampannya, mereka lupa dengan rasa laparnya itu.

baca juga: Kisah Keteladanan Nabi Yusuf, Bukti Bahwa Pertolongan Allah Itu Ada

Kisah Singkat Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha

Sebelum menjadi istri sang Nabi, Zulaikha merupakan pasangan dari Qithfir, seorang menteri keuangan di Mesir pada waktu itu dan memiliki pengaruh begitu besar kepada masyarakat.

Pertemuannya itu berawal saat sang nabi yang awalnya seorang budak menjadi anak angkat Qithfir.

Saat itu, Yusuf mengikuti keluarga angkatnya itu untuk hidup di istana yang mana di situ ada Zulaikha.

Sejak kehadirannya di istana, Zulaikha langsung terpikat dan kerap memuji-mujinya, mulai dari rambutnya yang indah hingga wajahnya yang begitu tampan dan rupawan.

Hal ini pun menjadi cobaan terberat baginya, apalagi sebagai seorang laki-laki yang juga memiliki nafsu.

Terlebih lagi Zulaikha juga memiliki wajah yang sangat cantik jelita, sering berhias secantik mungkin agar dapat menggodanya.

Godaan Zulaikha

Kisah Nabi Yusuf dalam menemukan cinta sejatinya tidaklah mudah. Ia kerap mendapat godaan dari istri Qithfir.

Hingga suatu ketika, usaha Zulaikha pun tak sia-sia untuk membujuk rayu sang Nabi hingga sempat tak tahan untuk menolak godaannya itu.

Kemudian, mereka berdua masuk ke dalam sebuah rumah dan menguncinya. Di dalam itu, Yusuf hampir menanggalkan celananya karena ajakan Zulaikha.

Namun, tiba-tiba muncul bayangan Nabi Ya’qub berdiri di rumah itu dan menggigit jarinya.

Selain itu, ia juga memperingatkan Yusuf tidak melakukan perbuatan tidak senonoh itu, apalagi belum dalam ikatan pernikahan yang sah.

Akhirnya celana yang sudah hampir lepas itu diikatkan kembali dan langsung berniat keluar rumah lantaran ingat dengan nasihat ayahnya itu.

Zulaikha pun tak tinggal diam, ia langsung memegang ujung gamis Nabi Yusuf dari belakang. Kemudian ia menyobek gamisnya yang bagian belakang sampai terlepas.

Namun, Nabi tetap bersikeras keluar rumah untuk menjauhi Zulaikha.

Masuk Penjara

Nabi Yusuf sebelum menjalin kisah cinta dengan Zulaikha, ia terlebih dahulu mendapatkan fitnah bertubi-tubi hingga akhirnya pun masuk penjara.

Titik persoalannya pun bermula saat ia menolak ajakan saat di dalam rumah itu, sehingga menjadikan Zulaikha marah besar.

Untuk menutupi aibnya itu, ia melimpahkan semua kesalahannya kepada Yusuf dan meminta Qithfir memenjarakannya dalam kurun waktu yang begitu lama.

Zulaikha Jatuh Miskin

Seiring waktu berjalan, sepeninggal Qithfir membuat Zulaikha jatuh miskin. Penglihatannya pun mulai hilang gara-gara menangis dalam jangka yang begitu panjang.

Ia menyesal lantaran memperlakukan Nabi Yusuf begitu kejam hingga memasukkannya ke penjara.

Dari situ ia mulai mendekatkan diri kepada Alloh SWT dan melakukan berbagai upaya untuk menemukan kembali Yusuf.

baca juga: Kisah Rasul Mendengar Siksa Kubur, Keistimewaan dari Allah SWT

Menjadi Pejabat Negara

Setelah bebas dari penjara, sang nabi pun menjadi pejabat negara. Bahkan ia menggantikan raja sebelumnya.

Kisah cinta Nabi Yusuf AS ini pun bermula dari kondisi terbalik, sebelumnya ia hanyalah anak angkat yang kini menjadi raja. Sedangkan Zulaikha yang tadinya istri pejabat menjadi miskin.

Singkat cerita, ketika mereka bertemu, lalu Nabi mendoakan agar Alloh mengembalikan penglihatannya hingga akhirnya terkabul.

Kemudian mereka menikah. Sang nabi tahu bila istrinya itu masih terjaga kesuciannya. Apalagi  Zulaikha menyatakan mendiang suaminya memiliki riwayat impoten, sehingga tidak bisa berhubungan dengan wanita.

Dari kisah ini terdapat pelajaran yang begitu banyak, terutama masalah jodoh itu tidak akan tertukar. Apalagi Alloh SWT akan mendekatkan jodoh bagi orang-orang yang solih dan selalu dekat dengan Sang Pencipta.

Demikianlah kisah cinta Nabi Yusuf AS yang memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid