Kucing Mendesis Jangan Disepelekan! Ini Maknanya

Kucing mendesis
Kucing mendesis jangan disepelekan karena ada makna di baliknya yang perlu manusia pahami. Foto: Net/Ist.

Kucing mendesis jangan disepelekan karena ada makna di baliknya yang perlu manusia pahami. Bagi pecinta kucing pastinya sudah pernah mendengar suara mendesis mirip ular yang berasal dari anabul peliharaanmu.

Cara ini ternyata merupakan hal biasa yang kucing lakukan untuk mengekspresikan perasaan takut, kesal, atau bahkan merasa terancam. Suara mendesis dari semburan udara melalui mulutnya itu memiliki makna tersendiri.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa makna di balik desisan kucing. Bagi penyayang kucing harus tahu!

Baca Juga : Kucing Ras Berwajah Datar yang Menggemaskan, Apa Saja?

Saat Kucing Mendesis Jangan Disepelekan, Pahami Maksudnya

Merasa Terganggu

Biasanya ketika kucing mengeluarkan suara mendesis berarti sedang merasa takut atau terancam, dan mendesis itu sebagai peringatan.

Kucing tidak akan segan untuk menyerang jika ia mendapatkan provokasi terus-menerus. Hal ini berbeda dengan agresif.

Jika kucing mendesis, baik sama kamu maupun pada anggota keluargamu yang lain, atau bahkan pada dokter hewan, sebaiknya hentikan apa yang tengah dilakukan pada anabul.

Berikan ruang bagi sang kucing agar ia merasa tenang. Karena anabul butuh waktu untuk memulihkan perasaannya dari situasi sekitar yang membuatnya takut. Biarkan sampai stresnya mereda, dan nantinya anabul sendiri yang akan mendekati kamu.

Baca Juga : Kucing Suka Masuk Kardus, Jangan Heran, Ini Alasan Ilmiahnya

Merasa Kesakitan

Jika kucing mendesis jangan disepelekan. Karena terkadang kucing akan mendesis ketika orang mendekatinya atau memegangnya. Ini bisa menjadi pertanda kalau anabul sedang tidak mau kamu dekati atau kamu sentuh. Pemicunya bisa karena merasa takut atau bahkan sedang kesakitan.

Misalnya, kucing yang mengalami radang sendi biasanya akan mendesis ketika bergerak atau melompat. Hal ini memicu rasa sakitnya kembali kambuh.

Untuk bisa menentukan apakah suara mendesis itu akibat ketakutan atau rasa sakit, maka solusi terbaiknya coba kamu catat kapan anabul mendesis.

Jika kamu curiga ada gangguan kesehatan dalam tubuh anabul, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan.

Selain itu, agar kesehatan anabul bisa terjaga dengan baik, jangan lupa rutin menyediakan makanannya yang memiliki kandungan nutrisi seimbang dan lengkap.

Terintimidasi Hewan Lain

Saat kucing mendesis jangan disepelekan. Sebab, bisa jadi sang kucing sedang merasa terintimidasi hewan lain. Kucing sebenarnya tidak suka jika harus berkonfrontasi dengan binatang lain.

Oleh karena itu, mendesis menjadi cara terbaiknya untuk memberitahu lawan agar menjaga jarak. Mendesis juga sangat umum terjadi pada musim kawin ketika kucing jantan sedang bersaing untuk mendapatkan pasangan.

Baca Juga : Rahasia Memelihara Kucing dari Sudut Pandang Spiritual

Perlu kamu ketahui pula jika mendesis adalah cara kucing bertahan ketimbang harus menyerang. Ini sering terlihat dari perilaku kucing yang menatap tajam atau mengintai. Apabila terjadi konflik antar kucing, segera memisahnya sebelum berlanjut ke perkelahian.

Takut pada Hal Baru

Jika kucing mendesis jangan disepelekan. Mungkin saja anabul sedang merasa takut pada hal baru yang ada sekelilingnya. Biasanya pemilik kucing juga sudah paham terhadap sifat anabul yang memang anti perubahan.

Keberadaan hal baru seperti halnya orang, benda, atau adanya perubahan kecil sekalipun akan membuatnya tidak nyaman dan merasa takut.

Karena itu, kucing peliharaan kamu akan mulai mendesis terhadap hal-hal yang tidak ia kenali. Termasuk mainan barunya.

Agar kebiasaannya itu hilang, coba kamu kenalkan perubahan tersebut secara bertahap kepada anabul, sambil memberinya cemilan dan kasih sayang.

Nantinya seiring dengan waktu kebiasaan mendesis itu akan berkurang. Anabul pun akan merasa lebih tenang dan nyaman dengan kondisi baru. (Eva/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah