Layanan GeNose di Stasiun Banjar Jadi Favorit Penumpang

Genose Stasiun Banjar
Salah seorang calon penumpang saat melakukan pemeriksaan GeNose di Stasiun Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Stasiun Kereta Api Banjar, Jawa Barat, saat ini mulai membuka pelayanan pemeriksaan GeNose sebagai alat pendeteksi Covid-19. Layanan tersebut untuk para pelaku perjalanan yang menggunakan kereta api dari Stasiun Banjar dengan tujuan ke luar daerah.

Menurut keterangan Wakil Kepala Stasiun Banjar, Yadi Supriadi, pelayanan pemeriksaan GeNose untuk para pelaku perjalanan di Stasiun Banjar ini sudah mulai berjalan sejak tanggal 30 Maret.

Waktu pelayanan sendiri mulai buka dari pukul 08:00 Wib sampai dengan pukul 17:00 Wib dengan tempat pelayanan di bagian depan stasiun atau samping tempat pelanan tiket penumpang kereta api.

“Sudah dua hari ini mulai berjalan dan untuk pelayanannya GeNose sudah ada petugas yang menangani pelayanan,” kata Yadi kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Lanjut Yadi menjelaskan, untuk teknis pelayanannya bagi calon penumpang kereta api atau pelaku perjalanan yang akan memanfaatkan jasa kereta api tersebut sebelum mereka melakukan pemeriksaan GeNose sudah membeli tiket pembayaran.

Jika nanti dalam pemeriksaan tersebut terdapat pelaku perjalanan yang menunjukan hasil positif Covid-19 maka tim petugas akan mengambil tindak lanjut. Sedangkan tiket yang sudah dibooking tersebut akan dikembalikan sesuai harga tiket yang sudah dibayarkan.

“Apabila ada calon penumpang yang positif karena sebelumnya sudah membeli tiket maka uang pembelian tiket itu akan dikembalikan seratus persen, kepada calon penumpang” terang Yadi.

Pemeriksaan GeNose di Stasiun Banjar Lebih Murah

Lebih lanjut ia mengatakan, sejak dibukanya pelayanan pemeriksaan GeNose sebagai salah satu syarat bagi pelaku perjalanan banyak calon penumpang yang lebih memilih pemeriksaan GeNose dibandingkan pemeriksaan melaui rapid tes antigen maupun swab test menggunakan PCR.

Menurutnya, banyaknya antusiasme dari calon penumpang memanfaatkan pelayanan GeNose tersebut karena pemeriksaan melalui GeNose dinilai harganya cukup terjangkau. Harga layanan GeNose hanya Rp 30 ribu dalam sekali pemeriksaan.

Selain itu, untuk mengetahui hasil pemeriksaan menggunakan GeNose tidak membutuhkan waktu yang lama. Karena tidak sampai lima menit hasilnya sudah keluar dan bisa diketahui.

Hal itu berbeda ketika pemeriksaan menggunakan rapid tes antigen maupun swab tes menggunakan alat PCR. Harga swab test jauh lebih mahal dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Di sini kami menyediakan tiga pelayanan. Pemeriksaan menggunakan GeNose, rapid tes antigen dan swab tes menggunakan PCR, namun untuk GeNose sekarang memang lebih diminati,” ujar Yadi.

Sementara terkait penggunaan sertifikat vaksinasi untuk mengganti hasil pemeriksaan sebagai persyaratan bagi pelaku perjalanan, belum ada rekomendasi dari pihak terkait.

“Sementara ini kami menggunakan prosedur persyaratan yang sudah ditetapkan. Untuk sertifikat vaksinasi kami tidak menggunakan itu sebagai persyaratan. Jadi, yang sudah ada saja,” imbuh Yadi.

Sementara itu, salah seorang pelaku perjalanan, Yuda Prabowo, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan pemeriksaan GeNose. Menurutnya, GeNose lebih terjangkau dan prosesnya lebih mudah.

“Tentu ini sangat membantu memudahkan kami pelaku perjalanan. Karena pemeriksaannya lebih simpel dan hasilnya bisa lebih cepat,” singkatnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Editor: Ndu