Lemak Jenuh dan Tak Jenuh, Simak Perbedaan dan Manfaatnya

Lemak Jenuh dan Tak Jenuh Serta Perbedaan dan Manfaatnya
Ilustrasi Lemak Jenuh dan Tak Jenuh. Foto: Ist/Net

Lemak jenuh dan tak jenuh mempunyai struktur kimia yang cukup berbeda. Bahkan keduanya memiliki manfaat yang tidak sama bagi kesehatan tubuh. Pasalnya, butuh penyerapan vitamin dan sumber energi untuk bisa mendapatkan manfaat dari kedua lemak ini.

Lemak terdapat dalam berbagai jenis makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Sebagian dari fungsinya mampu menjaga kesehatan tubuh. Lemak merupakan sebuah sumber yang berasal dari asam lemak esensial.

Tubuh tidak bisa memproduksi lemak karena tubuh membutuhkan lemak. Nah, dari kedua jenis lemak tersebut ada yang baik untuk tubuh dan ada yang berbahaya.

Kenali Lemak Jenuh dan Tak Jenuh pada Tubuh

Memang lemak adalah suatu zat yang diperlukan oleh tubuh. Pasalnya, bisa membantu dalam menyerap vitamin A, D, dan E. Semua jenis vitamin ini mudah larut dalam lemak.

Hal tersebut menandakan bahwa vitamin bisa terserap oleh tubuh jika memiliki lemak. Semua lemak yang tidak berguna pada tubuh untuk menghasilkan energi akan berubah menjadi lemak. Hal ini juga berlaku pada karbohidrat.

Untuk menemukan lemak sangatlah mudah karena terdapat dalam setiap makanan sehari-hari. Sehingga setiap hari seseorang bisa mendapatkan lemak. Tetapi, untuk mengonsumsinya membutuhkan takaran yang pas agar tidak berlebihan.

Baca Juga: Lemak Penyebab Perut Buncit dan Cara Menghilangkannya

Perbedaan

Lemak Jenuh

Memang keduanya memiliki perbedaan. Lemak jenuh merupakan lemak yang tidak memiliki ikatan rantai ganda dalam struktur kimia. Bahkan lemak ini memiliki sebuah konsistensi yang cukup padat pada suhu ruang.

Sudah terbukti bahwa lemak ini menyebabkan masalah pada kesehatan. Masalah yang timbul akan sangat berbahaya dan sulit untuk melakukan pengobatan. Semua atom karbon pada lemak ini dan atom hidrogen.

Ada banyak makanan yang mengandung lemak ini . Makanan tersebut misalnya susu penuh lemak, kelapa, dan minyak kelapa. Banyak produk yang bisa memberikan kandungan lemak bagi tubuh.

Lemak Tak Jenuh

Merupakan jenis lemak yang berbentuk cair pada suhu kamar. Tetapi jenis lemak ini bisa saja memiliki bentuk padat. Lemak ini terdapat dari hewan dan kebanyakan berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Perbedaan keduanya terdapat pada sifatnya yang memberikan efek baik pada tubuh. Lemak ini masih terbagi dalam dua bagian:

Lemah Tak Jenuh Tunggal

Jenis lemak ini mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Lemak ini memiliki satu ikatan rantai ganda. Bentuk dari lemak tak jenuh cair dalam suhu ruang.

Anda bisa mendapatkan jenis lemak ini pada minyak zaitun dan kanola. Memang lemak ini bisa membantu sindrom metabolik dan memperlancar pencernaan serta gerakan pada usus. Hal ini cocok bagi orang yang menjalani proses penurunan berat badan dengan sistem keto.

Lemak Tak Jenuh Ganda

Perbedaan keduanya sangat terlihat. Lemak jenuh hanya memiliki satu jenis saja. Sedangkan lemak ini memiliki dua jenis.

Lemak tak jenuh ganda memiliki manfaat yang lebih sehat bagi tubuh. Ada beberapa makanan yang mengandung lemak ini. Misalnya tiram, salmon, ikan trout, dan lain sebagainya. Lemak ini memiliki dua atau lebih ikatan rantai ganda.

Jenisnya sama dan berbentuk cair dalam suhu ruang. Sehingga bisa membantu untuk mengobati gangguan neurologis. Bahkan bisa meningkatkan kesehatan otak dan mencegah alzheimer.

Baca Juga: Makanan Mengandung Lemak Baik Mampu Melindungi Jantung

Dampak Adanya Lemak Dalam Tubuh

Kedua lemak dalam tubuh sangat berpengaruh pada kesehatan. Orang-orang yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi berisiko terkena penyakit jantung. Sehingga konsumsi makanan yang teratur juga perlu diperhatikan.

Lemak dalam tubuh bisa memberikan peningkatan kolesterol jahat yang ada dalam darah. Kadar kolesterol jahat yang banyak inilah akan memicu penyakit jantung.

Manfaat lemak tak jenuh yang bisa menyembuhkan penyakit jantung. Bahkan manfaat yang satu ini sudah terbukti pada tahun 1960-an. Penemuan manfaat dari lemak ini oleh peneliti asal Yunani yang asalnya dari daerah Mediterania.

Untuk mendapatkan manfaat dari lemak ini, seseorang harus bisa mengonsumsi makanan yang sehat dan juga bergizi. Dengan begitu, harus memperhatikan kandungan dalam makanan. Dalam artian, tak boleh konsumsi makanan sembarangan.

Itulah perbedaan lemak jenuh dan tak jenuh pada makanan. Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi untuk mendapatkan kesehatan. (R10/HR Online)

Editor: Jujang