Seorang Pencari Mata Lembu di Pangandaran Tewas Tenggelam

mata lembu
Mayat pencari mata lembu saat sudah dievakuasi petugas. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang pencari mata lembu asal Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak tewas akibat tenggelam di perairan badeto blok Rajamantri pantai barat Pangandaran, Rabu (10/3/2021).

Korban yang bernama Sugandi sebelum kejadian bersama Suhendri dan Jaenal untuk mencari jenis kerang laut itu.

Kasat Polair Pangandaran Polres Ciamis AKP Sugianto menuturkan, awal mulanya sekitar pukul 04.00 WIB berangkat dari rumah menuju blok Cikole perairan Badeto Ratu pantai barat Pangandaran.

Sekitar pukul 05.00 WIB, ia sampai perairan cagar alam. Lalu mereka berniat mencari lagi ke tempat yang sama.

“Lantaran situasi arusnya tidak memungkinkan, Suhendri dan korban memutuskan untuk istirahat, sedangkan Jaenal memancing,” katanya kepada HR Online.

baca juga: TPI Minasari Pangandaran Sepi, Faktor Cuaca Nelayan Tak Bisa Melaut

Saat itu, mereka pun akhirnya kembali turun untuk mencari mata lembu lagi hingga setengah jam lamanya menggunakan kacamata selam.

Ketika mereka berdua berniat untuk berpindah lokasi ke sebelah barat, korban memutuskan melalui jalur laut, sedangkan temannya itu melewati daratan karena membawa peralatan.

“Nah saat Suhendri akan mengambil peralatan, tiba-tiba korban berteriak meminta tolong dan sudah dalam keadaan lemas serta arus balik air lautnya begitu kuat,” lanjutnya.

Sontak saja teman korban pun langsung memberikan pertolongan dengan melemparkan kayu. Namun sayang jasad korban sudah tidak terlihat lagi karena tenggelam.

Kejadian ini pun membuat Suhendri langsung berusaha meminta pertolongan kepada teman lainnya untuk memantau keberadaan korban, namun hasilnya nihil.

Sementara itu, Ketua SAR Barakuda Pantai Pangandaran Sakio Andrianto bersama timnya langsung melakukan pencarian korban pencari mata lembu itu.

Setelah mencari beberapa lama, akhirnya korban pun dapat ditemukan, namun sudah dalam keadaan tak bernyawa lalu diserahkan kepada keluarga.

“Kami imbau agar kejadian ini tidak terulang lagi supaya lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut, seperti mencari mata lembu,” singkatnya. (Entang/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid