Bertambah Lagi Warga Kota Banjar Meninggal Karena Virus Corona

Bertambah Lagi Warga Kota Banjar Meninggal Karena Virus Corona
Tim Petugas saat pemakaman pasien positif yang meninggal dunia karena virus Corona, di TPU Dipatiukur, Minggu (6/3/2021). Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Terdapat penambahan kasus warga Kota Banjar, Jawa Barat, yang meninggal dunia karena virus Corona.

Pelaksana Satgas Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat, Rusyono mengungkapkan, warga Banjar yang meninggal dunia karena terpapar virus Corona tersebut, seorang perempuan inisial ES usia 81 tahun. ES merupakan warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.

Pasien positif asal Kelurahan Hegarsari, Kota Banjar tersebut, meninggal dunia pada tanggal 6 Maret sekitar pukul 06.47 WIB. Korban meninggal dunia di rumah sakit, setelah menjalani perawatan selama satu minggu di RSUD Banjar.

“Hari ini ada satu pasien positif yang meninggal dunia. Tadi pagi meninggalnya,” kata Rusyono kepada HR Online, Sabtu (6/3/2021).

Riwayat Warga Kota Banjar yang Meninggal Dunia Karena Virus Corona

Lebih lanjut Rusyono mengatakan, pasien meninggal tersebut mulai masuk IGD rumah sakit sejak tanggal 28 Februari. Kemudian, masuk HCU Covid-19 tanggal 1 Maret. Selain itu, pasien sebelumnya terkonfirmasi positif dengan riwayat memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Saat ini, kata Rusyono, pasien meninggal karena virus Corona tersebut, sudah dimakamkan oleh petugas di komplek pemakaman TPU Dipatiukur, Lingkungan Banjarkolot, Kelurahan Banjar. “Proses pemakaman tetap menggunakan prosedur pemakaman Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya penambahan satu orang tersebut, sampai saat ini jumlah pasien positif yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 20 orang.

Kasus Covid-19 Capai 773

Terpisah, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha, menyampaikan jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 hingga 6 Maret sudah mencapai 773.

Adapun rinciannya, pasien menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 15 kasus, pasien isolasi mandiri 24 kasus. Sedangkan untuk sembuh atau selesai isolasi 678 kasus, dan meninggal dunia sebanyak 20 kasus.

Sementara untuk hari ini tidak terjadi penambahan kasus positif atau nol kasus. Hanya saja ada penambahan satu kasus pasien positif yang meninggal dunia karena virus Corona.

“Namun begitu kami harap semua pihak tetap waspada serta disiplin menerapkan protokol kesehatan, agar virus Corona ini bisa semakin terkendali,” singkatnya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto