Pelayan Publik di Ciamis Hari Ini Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Pelayan Publik di Ciamis Hari Ini Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk pelayan publik di Kabupaten Ciamis, Selasa (16/3/2021). Foto : Ferry/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis menargetkan 2.043 pelayan publik yang menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Adapun pelaksanaan vaksin tersebut berlangsung hari ini, Selasa (16/3/2021), di Gedung Islamic Center Ciamis, Jawa Barat.

Pelayan publik yang hari ini menjalani vaksinasi Covid-19 yakni, pegawai negeri sipil (PNS), awak media, Satpol PP, dosen dari Universitas Galuh dan Muhamadiyah Ciamis.

Sekretaris Daerah Ciamis, H. Tatang mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi pelayan publik kali ini dilakukan secara serentak, dengan kegiatan Akselerasi Vaksinasi.

“Ini merupakan program Bupati Ciamis, sekaligus tindak lanjut Gubernur Jabar. Agar vaksinasi di Jabar bisa selesai bulan Juni 2021, supaya dapat terciptanya herd immunity,” katanya.

Baca Juga : Usai Divaksin Dosis Kedua, Walikota Banjar: Corona Masih Mengintai

Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Ciamis, dr. Bayu Yudiawan mengatakan, dalam kegiatan Akselerasi Vaksinasi ini melibatkan 10 tim, dan sekitar 50 orang tenaga kesehatan.

Sedangkan untuk pelaksanaannya, pihaknya membagi jadwal kepada peserta. Hal tersebut sebagai upaya agar bisa menghindari kerumunan, sehingga protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik.

“Dalam mencapai herd immunity 70 persen Kabupaten Ciamis masih jauh. Jumlah penduduk Ciamis sekitar 1,4 juta jiwa, sedangkan yang sudah menjalani vaksinasi sekitar 12 persen,” katanya.

Baca Juga : Persiapan KBM Tatap Muka, Ribuan Guru di Ciamis Jalani Vaksinasi

Bayu mengimbau kepada pelayan publik yang hari ini menjalani vaksin, agar tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19 dengan cara 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas massa.

“Akselerasi vaksinasi ini tiada lain untuk mempercepat target herd immunity. Maka dari itu, jangan kendur untuk tetap melakukan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto