Pengertian Dari Sel, Jenis dan Fungsinya untuk Makhluk Hidup

Pengertian Dari Sel , Jenis dan Fungsinya untuk Makhluk Hidup
Ilustrasi Pengertian Dari Sel. Foto: Ist/Net

Pengertian dari sel merupakan kumpulan materi hidup dalam satu unit penyusun makhluk hidup. Sel bisa melakukan segala aktivitas dalam kehidupan. Sebagian besar bisa melakukan reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupannya.

Kebanyakan dari makhluk hidup tersusun dari sel tunggal. Nama lain dari sel ini adalah uniseluler. Contohnya seperti pada amoeba dan bakteri.

Makhluk hidup lainnya adalah organisme multiseluler yang memiliki varian sel spesialisasi. Fungsi masing-masing sel tersebut juga berbeda-beda.

Mengenal Pengertian dari Sel dan Fungsinya

Sel merupakan sesuatu yang penting bagi makhluk hidup. Secara pengertian merupakan unit struktural dan fungsional terkecil. Sehingga mampu menyusun makhluk hidup dalam tingkat kehidupannya.

Sel berasal dari bahasa Yunani Cella atau Cellula. Artinya adalah ruang kosong yang bisa membentuk jaringan. Setiap makhluk hidup pasti memiliki sel untuk menyusun dasar tubuh.

Baca Juga: Fungsi Kloroplas pada Sel Tumbuhan dan Pengertian Lengkapnya

Fungsi Sel Dalam Metabolisme

Rupanya sel memiliki fungsi pada proses metabolisme. Di mana akan mengalami reaksi kimia yang bisa memberikan aktivitas kepada seluruh makhluk hidup.

Pengertian dari sel memang berkaitan dengan reaksi kimia katabolik. Dalam hal ini, berupa perombakan senyawa kimia. Sehingga menghasilkan energi sebagai bahan pembentukan senyawa lain.

Komunikasi Sel

Merupakan kegiatan untuk menerima dan mengirimkan sinyal ke sel lainnya. Hal ini untuk menentukan interaksi antar organisme uniseluler. Sehingga bisa mengatur fungsi dan perkembangan organisme multiseluler.

Siklus Sel

Setiap sel pada organisme berasal dari pembelahan sebelumnya. Lalu dari tahapan dalam kehidupan sel dan pembelahan sel.

Siklus ini adalah tersusun dari empat proses. Pengertian dari siklus sel akan bermula dari pertumbuhan, replikasi DNA, pemisahan DNA, dan pembelahan.

Jenis Sel

Ternyata sel memiliki dua jenis berdasarkan fungsinya. Sel merupakan sebuah pabrik yang bisa bekerja dalam kehidupan organisme.

Pembagian jenis sel ini berdasarkan struktur selaput inti dan membran internal lainnya. Berikut adalah pembagian sel tersebut:

Sel Prokariotik

Pengertian dari sel ini merupakan organisme uniseluler yang tidak berkembang dalam bentuk multiseluler. Bakteri akan tumbuh dalam filamen yang nantinya akan berkoloni. Selain itu, memiliki eksistensi yang independen.

Sel ini berdekatan satu dengan yang lainnya. Mengingat bahwa mereka tidak bisa terpisah jika sudah mengalami pembelahan sel. Hal ini akan tetap terbungkus dalam membran bersama cairan yang telah disekresi sel.

Pengertian dari sel ini tidak bisa terhubung dan berkomunikasi antar sel. Prokariot terdapat hampir seluruh makhluk penjuru bumi. Bahkan hingga ke tepi laut. Sel prokariotik biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil.

Sehingga struktur bagian dalamnya masih lebih sederhana. Letak dari sel ini berada dalam struktur membran ganda. Membran ini disebut sebagai nukleus. Bagian ini memiliki dinding sel yang berfungsi sebagai pertukaran zat dan reproduksi.

Pengertian dari sel prokariotik dalam reproduksinya dikenal dengan pembelahan biner. Maksud dari pembelahan ini berjalan dengan sederhana dan spontan.

Beberapa bakteri memiliki alat gerak berupa flagel. Seperti pengertian dari sel prokariotik yang bisa mengandung vili. Bagian ini berfungsi untuk melekatkan diri.

Bakteri motil akan terdorong oleh embelan rambut atau flagela. Bagian flagela berasal dari membran plasma dan berputar layaknya baling-baling.

Beberapa jenis lainnya juga memiliki rambut panjang yang bernama fimbriae. Tersusun dari protein bernama pilin yang berfungsi untuk motilitas.

Baca Juga: Fungsi Vakuola pada Sel Hewan Beserta Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Sel Eukariotik

Pengertian dari sel eukariotik merupakan sel yang berukuran 10 kali lebih besar. Hal ini sangat berbeda dari sel prokariotik. Perbedaan yang sangat mendasar berada pada kompartemen dalam sel yang berlapis membran.

Sehingga bisa menimbulkan aktivitas metabolisme. Sel eukariotik akan bergerak dengan menggunakan silia atau flagela. Kecuali pada tumbuhan yang termasuk golongan tingkat tinggi.

Eukariotik ini merupakan sel dengan organel yang memiliki sitoplasma. Lalu memiliki mitokondria yang mengandung banyak enzim dan mekanisme.

Mitokondria berfungsi untuk menghasilkan adenosin trifosfat. Sehingga bisa memberikan satuan utama pertukaran energi dalam sel.

Mitokondria juga memiliki DNA dan ribosom. Sebagian dari protein akan diimpor dari sitoplasma. Membran dalam sel ini akan menghasilkan ATP yang menonjol ke dalam matriks.

Nah, itulah beberapa pengertian dari sel dan fungsinya bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. Sehingga mereka bisa melangsungkan aktivitas dengan baik. (R10/HR Online)

Editor: Jujang