Penyakit Mata Glaukoma, Ini Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Penyakit Mata Glaukoma, Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
Ilustrasi penyakit mata glaukoma. Foto: mainstreetvisionco

Penyakit mata glaukoma merupakan kerusakan pada saraf mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan. Kondisi seperti ini karena tekanan pada bola mata yang sangat tinggi.

Saraf mata adalah serat saraf yang menghubungkan antara retina ke otak. Ketika saraf tersebut rusak, kemungkinan sinyal yang disampaikan ke otak akan terganggu. Hal seperti ini menyebabkan timbulnya komplikasi glaukoma berupa hilangnya penglihatan.

Jenis Penyakit Mata Glaukoma

Glaukoma merupakan kerusakan saraf pada mata karena tekanan bola mata. Hal ini terjadi karena gangguan sistem aliran cairan pada mata. Biasanya penderita akan merasakan gejala seperti nyeri pada mata dan sakit kepala.

Pasalnya, bola mata memiliki sebuah sistem aliran cairan mata. Cairan tersebut berguna untuk menjaga kondisi bentuk mata, membersihkan kotoran mata, dan memasok nutrisi.

Baca Juga : Aplikasi Tes Mata Minus, Langkah Sederhana Deteksi Kesehatan Mata

Apabila terjadi gangguan, akan menyebabkan timbulnya cairan serta meningkatkan tekanan bola mata. Sehingga menimbulkan kerusakan pada saraf optik. Ada beberapa jenis gangguan pada sistem aliran cairan di mata, antara lain:

Glaukoma Sudut Tertutup

Penyakit mata glaukoma sudut tertutup adalah saluran pada pengalir cairan akan tertutup secara keseluruhan. Glaukoma sudut tertutup termasuk salah satu kondisi darurat. Sehingga membutuhkan penanganan yang serius.

Glaukoma Sudut Terbuka

Selanjutnya, ada jenis glaukoma sudut terbuka yang merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi. Pasalnya, pada saluran pengalir cairan terhambat sebagian saja.

Pasalnya, pada trabecular meshwork tengah mengalami masalah. Trabecular meshwork yaitu salah satu organ yang berupa jaring. Terletak pada saluran pengalir cairan aqueous humour.

Glaukoma Tekanan Normal

Merupakan salah satu bentuk glaukoma sudut terbuka, tetapi memiliki tekanan yang lebih normal. Biasanya ditandai dengan kerusakan di saraf optik. Kondisi seperti ini karena saraf optik tidak memperoleh pasokan darah yang cukup.

Baca Juga : Mengucek Mata Tidak Baik untuk Kesehatan, Ini Bahayanya

Penyebab Glaukoma

Penyakit mata glaukoma disebabkan bagian bilik mata tertutup oleh suatu benda. Sehingga menimbulkan aliran pada cairan mata tidak bisa lancar dan menimbun.

Akhirnya kondisi seperti ini menyebabkan peningkatan pada tekanan di dalam bola mata. Sementara pada sudut di antara iris dan kornea tetap terbuka.

Umumnya glaukoma berkembang ketika tekanan intraokular meningkat tidak wajar. Hal ini yang menyebabkan rusaknya saraf optik. Padahal tekanan intraokular ini untuk menjaga bentuk dan warna mata.

Apabila terlalu rendah, maka bisa melunak. Namun jika terlalu tinggi, bisa membuat mata mengeras. Pasalnya, tekanan intraokular yang lebih tinggi bisa membuat serat halus pada saraf optik.

Gejala Glaukoma

Gejala yang timbul pada penyakit mata glaukoma biasanya muncul berbeda-beda dari setiap penderita. Umumnya penderita lebih sering mengalami gangguan pada penglihatan mereka.

Gejala glaukoma yang kronis, penglihatan akan semakin menurun. Bahkan bisa menyebabkan kebutaan pada salah satu mata. Sedangkan mata yang satunya tidak.

Pada jenis glaukoma sudut terbuka, penderita tidak akan merasakan gejala. Tetapi kemungkinan mereka bisa melihat area kecil pada penglihatan di tepi anda.

Selain itu, ada yang muncul Tunnel Vision. Merupakan salah satu penglihatan yang mengerucut ke bagian depan seperti terowongan. Terkadang seperti melihat titik hitam yang terbang melayang dan mengikuti pergerakan bola mata.

Baca Juga : Terapi Mata Minus, Kenali Apa Saja Jenisnya yang Sesuai Anjuran Dokter

Diagnosis Glaukoma

Dalam proses diagnosis penyakit mata glaukoma ini, dokter akan menanyakan terlebih dahulu tentang riwayat kesehatan seseorang. Kemudian akan melakukan pemeriksaan mata secara keseluruhan.

Biasanya dokter mengukur tekanan bola mata dengan cara Tonometri. Selanjutnya dengan Gonioskopi yang berguna untuk mengecek pada sudut pembuangan cairan di mata.

Pengobatan Glaukoma

Umumnya kerusakan pada mata berupa glaukoma tidak bia diperbaiki maupun diobati. Tetapi pengobatan penyakit glaukoma sangat perlu dengan tujuan untuk mengurangi pada tekanan intraokular serta akan mencegah kerusakan pada mata.

Biasanya glaukoma dapat ditangani menggunakan obat-obatan, obat tetes mata, terapi laser, dan operasi. Operasi ini akan dilakukan jika kondisi penyakit tersebut sangat parah.

Pencegahan Glaukoma

Pencegahan penyakit mata glaukoma memang belum terungkap, karena penyakit ini terjadi dengan sendirinya. Tetapi deteksi mulai sekarang bisa dilakukan supaya dapat mengetahui keberadaannya dan bisa diobati.

Maka dari itu, periksalah kondisi mata anda setiap beberapa tahun sekali. Hal ini supaya bisa mengetahui dan mendeteksi adanya penyakit tersebut.

Selanjutnya anda bisa mengubah pola gaya hidup anda menjadi lebih baik lagi. Seperti mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A. Selain itu, rutin memeriksa mata ke dokter.

Jangan lupa pakai obat tetes mata jika mengalami iritasi. Terakhir untuk mencegah penyakit mata glaukoma, sebaiknya anda selalu menggunakan pelindung mata ketika berolahraga maupun ketika bekerja di tempat yang berdebu. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah