Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Katarak dan Glaukoma, Waspadai Gejalanya!

Perbedaan Katarak dan Glaukoma, Waspadai Gejalanya!

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),- Perbedaan katarak dan glaukoma, waspadai gejalanya! Tubuh manusia mulai rentan terhadap penyakit jika usianya sudah mulai lanjut.

Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang paling rentan terhadap penyakit. Penyakit yang sering menyerang mata adalah katarak dan glaukoma.

Penyakit tersebut merupakan penyakit yang berbeda, namun secara sekilas memang mempunyai kesamaan. 

Katarak adalah gangguan penglihatan akibat keruhnya lensa mata. Penderita katarak awalnya tidak akan merasa terganggu dengan gangguan tersebut.

Namun, jika tidak segera mengobatinya, maka mengganggu penderita. Terlebih jika abai, penderita katarak akan mengalami kesulitan dalam melihat. 

Sedangkan glaucoma, merupakan gangguan penglihatan karena adanya tekanan yang sangat kuat pada mata. Kondisi ini menyebabkan rusaknya saraf mata dan penglihatan menjadi tidak jelas.

Glaukoma bisa datang tanpa kita duga, namun ada yang datangnya bisa kita identifikasi.

Untuk memastikan terkena katarak atau glaukoma, harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Tidak bisa kita lihat secara kasat mata, karena bagian mata hanya bisa kita lihat menggunakan alat-alat medis.

Persamaan Gejala Katarak dan Glaukoma

Mari kenali beberapa gejala katarak dan glaukoma. Penderita gangguan penglihatan ini umumnya memiliki gejala yang sama.

Sehingga sulit untuk diketahui oleh orang yang bukan ahli di bidangnya.

Berikut beberapa gejala glaukoma:

  1. Mengalami sakit yang luar biasa pada bagian kepala
  2. Mata menjadi nyeri atau perih
  3. Mata berubah menjadi merah
  4. Penglihatan akan menjadi sama atau kabur
  5. Penderita glaukoma juga mengalami mual serta muntah

Sementara gejala terkena katarak antara lain :

  1. Penglihatan samar atau kabur
  2. Sinar cahaya yang tidak terang membuat mata tidak nyaman
  3. Penderita katarak juga mengalami mata perih atau nyeri mata
  4. Warna lensa mata berubah menjadi kekuningan atau kecoklatan
  5. Jika memakai kaca mata akan lebih sering ganti lensa kontak mata.

Jadi baik katarak maupun glaukoma mempunya persamaan gejala yaitu mata perih dan pandangan menjadi kabur.

Biaya Operasi Katarak dan Glaukoma       

Banyak jalan yang kita tempuh untuk mengobati katarak dan glaukoma, salah satunya dengan melakukan operasi.

Bagi penderita katarak, operasi sangat perlu agar kemampuan melihat tidak menurun. Jika sudah melakukan operasi keadaan akan kembali baik.

Pada penderita glaukoma, sebenarnya tidak bisa sembuh secara total. Meski begitu harus tetap ada upaya mengobatinya guna mempertahankan kemampuan melihat.

Karena jika kita tidak mengobatinya, maka akan menyebabkan kebutaan yang sifatnya permanen.

Biaya operasi untuk katarak sebenarnya bisa menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya.

Dengan catatan kartu BPJS kesehatan masih aktif dan tidak menunggak.

Namun jika ingin melakukan operasi katarak secara regular, biayanya berbeda-beda tergantung rumah sakit yang kita tuju.

Semakin bagus jenis lensa yang mereka gunakan, semakin mahal pula biaya yang kita keluarkan.

Sebagai gambaran, ada biaya operasi katarak yang tersedia di laman resmi masing-masing rumah sakit.

Di RSCM, untuk operasi dengan menggunakan bius lokal berkisar antara Rp 5,9 juta sampai 7 juta. Sementara untuk bius umum dan menggunakan phacoemulsification, berkisar Rp 8,8 juta sampai Rp. 11,9 juta.

Sedangkan untuk Jakarta Eye Center, biayanya mulai dari Rp 14,9 juta sampai Rp. 24,7 juta.

Sementara untuk glaucoma, bisanya pengobatan dengan cara lasik. Untuk biaya lasik di setiap rumah sakit juga berbeda-beda.

Mengutip laman resmi JEC (Care with Experience), untuk JEC menteng biaya lasik berkisar Rp. 15 juta sampai Rp. 25 juta.

Sementara untuk JEC Kedoya, berkisar antara Rp. 15 juta sampai Rp. 26 juta. Tarit tersebut untuk dua mata dan belum termasuk biaya pemeriksaan lainnya, hanya untuk lasik saja.

Sementara di I Care, biaya lasik berkisar Rp. 12 juta sampai Rp. 19,5 juta.

BPJS juga mengcover glaukoma. Jika tidak ingin keluar banyak biaya cukup dengan menggunakan BPJS.

Penyebab Katarak dan Glaukoma

Ada baiknya mengetahui penyebab terjadinya katarak dan glaucoma, agar lebih berhati-hati.

Penyebab terjadinya katarak yang paling umum adalah faktor usia. Semakin bertambahnya usia manusia, semakin tebal pula lensa mata.

Hal ini menjadikan lensa mata tidak fleksibel, yang menyebabkan terjadinya gumpalan protein serta mengurangi cahaya yang masuk ke retina mata.

Berikut beberapa faktor yang beresiko katarak :

Faktor Usia (penuaan)

  1. Mempunyai riwayat trauma pada lensa mata.
  2. Lensa mata yang pernah kemasukan serpihan atau barang yang sifatnya tajam berpotensi menyebabkan katarak.
  3. Mengonsumsi berbagai macam obat-obatan dalam waktu lama.
  4. Memiliki penyakit tertentu seperti diabetes dan hipertensi juga berpotensi menyebabkan katarak.
  5. Terkena sinar matahari secara langsung dengan waktu yang lama.
  6. Adanya riwayat keturunan penyakit katarak.

Adapun penyebab penyakit glaukoma yang paling utama adalah adanya kelainan gen. Secara umum, glaukoma merupakan penyakit bawaan.

Penyebab lain glaukoma yaitu :

  1. Terjadinya infeksi pada mata
  2. Terpaparnya mata dengan zat kimia
  3. Terjadinya peradangan
  4. Penyumbatan pada pembuluh darah.

(Deni/R4/HR-Online)

- Advertisment -