Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaBerita TerbaruPola Makan Rasulullah Teladan Menjaga Kesehatan Secara Sunnah

Pola Makan Rasulullah Teladan Menjaga Kesehatan Secara Sunnah

Pola makan Rasulullah SAW merupakan suatu hal yang sudah diatur oleh Allah SWT, karena beliau sebagai teladan yang baik. Sebagai umat Islam, kita seharusnya juga mengikuti apa yang sudah Baginda Nabi ajarkan untuk menyempurnakan ajaran Islam. Allah Ta’alla tidak hanya mengatur tentang bagaimana pola makannya, tetapi juga pola kehidupan Muhammad SAW.

Firman Allah menyebutkan bahwa: “Sungguh dalam diri Muhammad SAW itu terdapat suri tauladan yang baik bagi mereka yang selalu mengharapkan rahmat dan juga menunggu kedatangan hari Kiamat. Dia juga memperbanyak menyebut asma Allah” (QS. Al-Ahzab ayat 21).

Sudah jelas bukan? Nabi Muhammad adalah idola dari semua idola, dan juga memberi teladan baik untuk umatnya. Bukankah kesehatan itu aset yang paling mahal? Seseorang bahkan rela mengeluarkan uang jutaan hingga milyaran supaya bisa tetap sehat. Akan tetapi, masih banyak juga yang lupa akan adanya nikmat sehat ini.

Dalam Hadits Riwayat Bukhari menyatakan: “Terdapat dua nikmat yang sering dilupakan manusia, yakni nikmat sehat juga waktu luang” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Makan Halal dan Haram, Penjelasan dan Contohnya Menurut Agama

Beberapa Pola Makan Rasulullah SAW Sebagai Suri Tauladan yang Baik

Untuk mencapai kata sehat, terdapat beberapa hal yang menjadi pendukung. Tidak hanya olahraga secara teratur, tetapi juga menjaga pola makan.

Menjadikan Kanjeng Nabi SAW sebagai tauladan yang baik, beberapa teladan tentang pola makan Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam ini supaya berkah dan tetap sehat, bisa kita contoh.

Makan di Waktu Pagi

Pagi hari suami Aisyah Ra ini selalu menjaga kesehatan mulutnya dengan cara bersiwak. Mulut dan gigi adalah organ yang paling penting saat kita hendak mengkonsumsi makanan. Tak sedikit pula orang yang sakit gigi itu tidak mau makan apapun.

Kemudian, pola makan Rasulullah saat pagi adalah segelas air dingin yang terdapat campuran satu sendok madu asli. Dalam Al-Quran surat An-Nahl, Allah berfirman: “Dari dalam perut lebah akan ada cairan (madu) keluar dengan beragam warna, dan dalam madu tersebut terdapat banyak obat bagi manusia…”(QS. An-Nahl ayat 69).

Sedangkan dalam sudut pandang kesehatan, madu itu bisa mengaktifkan usus, membersihkan lambung, menyembuhkan wasir, peradangan, dan juga sembelit. Maa Syaa Allah sekali, madu itu ternyata banyak khasiatnya.

Dalam sebuah hadist telah dijelaskan bahwa Rasulullah itu menyukai minuman dingin yang manis (dari Aisyah, HR. Tirmidzi).

Baca Juga: Adab Bangun Tidur Merupakan Anjuran Amalan Baik Baginda Nabi SAW

Saat Memasuki Waktu Dhuha

Saat waktu pagi menjelang siang atau waktu afdhol untuk melakukan shalat dhuha, pola makan Rasulullah adalah mengkonsumsi tujuh kurma yang sudah matang (ajwa). Dalam sabdanya beliau mengatakan bahwa, “Siapapun yang makan tujuh kurma, maka tubuhnya akan terlindung dari racun”.

Hal ini juga sudah Baginda Nabi buktikan sendiri saat ada perempuan Yahudi meracuni Beliau. Racun yang sudah masuk ke tubuh, lalu dinetralisir dengan kurma yang memiliki banyak zat. Peristiwa tersebut membuat salah satu sahabat nabi Ibnu Al-barra’ meninggal, dan Alhamdulillahnya Baginda Nabi bisa selamat.

Menjelang Waktu Sore Hari

Menjelang waktu sore hari akan tiba, pola makan Rasulullah hanya cuka dan juga minyak zaitun. Selain itu, Muhammad juga mengkonsumsi roti dengan baluran minyak zaitun.

Hal yang demikian itu ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mencegah kepikunan saat tua, melancarkan sembelit dan pencernaan, mencegah lemah tulang, kanker, bahkan juga menghangatkan tubuh saat musim dingin.

Dalam hal ini, Baginda Rasulullah telah bersabda: “Makanlah minyak zaitun juga berminyaklah dengan itu. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang sudah diberkahi” (HR. Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad).

Baca Juga: Sebab-sebab Rasulullah Hijrah Mengajarkan Bahwa Sukses Butuh Usaha

Waktu Malam

Pola makan Rasulullah saat malam memiliki menu utama berupa sayur-sayuran segar. Sayuran tersebut secara umum juga mempunyai banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Hal yang paling suka kita lakukan tetapi tidak menjadi salah satu anjuran Baginda Rasul adalah setelah makan itu langsung tidur. Hal tersebut merupakan hal yang salah. Padahal suami Khadijah Ra ini selesai makan saat malam, Beliau malah beraktivitas.

Hal tersebut bertujuan agar makanannya bisa lebih masuk lambung dan mudah tercerna dengan baik juga cepat. Perlu anda ketahui bahwa Rasulullah itu juga suka makan roti dengan daging (tsarid). Lalu juga campuran kuah air masak. Ada juga yatqin (labu air) yang mempunyai manfaat untuk mencegah penyakit gula dan anggur dengan hilbah (susu).

Tak hanya menjaga pola makan, Rasulullah juga sering melakukan olahraga. Terkadang dengan anak dan cucunya, terkadang pula bersama Aisyah ra.

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img