Radang Selaput Dada, Ketahui Penyebab dan Cara Mendiagnosisnya!

Radang Selaput Dada, Mengetahui Penyebab dan Cara Mendiagnosisnya!
Ilustrasi Radang selaput dada. Foto. dailymail

Radang selaput dada atau pleurisy merupakan kondisi saat selaput pembungkus organ di paru-paru (pleura) terganggu. Pleura adalah sebuah lapisan tipis yang berguna untuk menyelimuti dinding dada dan paru-paru bagian dalam.

Pasalnya, pleura memiliki dua lapis yang berperan untuk menjaga paru-paru supaya tidak bergesekan dengan dinding rongga di dada. Lalu di antara kedua lapisan tersebut ada sebuah cairan pleura yang berguna untuk pelumas dan mengurangi gesekan saat bernapas.

Penyebab Radang Selaput Dada

Pleuritis adalah gangguan pada paru-paru yang tak asing lagi. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan komplikasi dan mengancam nyawa.

Paru-paru merupakan salah satu organ vital yang bisa menunjang kelangsungan hidup seseorang. Supaya bisa berfungsi dengan baik, maka paru-paru terbungkus dengan selaput atau pleura.

Salah satu penyebab penyakit radang selaput dada ini adalah saat pleura mengalami iritasi atau meradang. Sehingga membuat pleura semakin membengkak dan cairannya menjadi lebih lengket.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Radang Paru-Paru, Kenali Agar Bisa Dihindari

Peradangan ini umumnya disebabkan karena infeksi. Kondisi seperti ini bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, terutama saat menarik napas. Bahkan rasa nyeri juga bisa dirasakan saat penderita sedang bersin maupun batuk.

Memang penyakit ini bisa menular ke orang lain jika penyebabnya berupa infeksi menular. Biasanya pengobatan penyakit ini akan berfokus pada penanganan infeksi tersebut.

Gejala Utama

Salah satu gejala radang selaput dada yang sering dikeluhkan adalah akan merasa nyeri di dada seperti ditusuk-tusuk. Nyeri seperti ini bisa muncul di satu sisi atau seluruh dada. Bahkan bisa sampai menjalar ke pundak maupun bahu.

Selain itu, gejala lain yang bisa timbul adalah merasa sesak napas, demam, batuk, dan peningkatan denyut jantung.

Bahkan penderita juga bisa mengalami penurunan bobot. Jika kondisinya semakin berlebihan, sebaiknya segera temui dokter.

Umum Terjadi

Penyakit radang selaput dada merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi, terutama pada orang yang sudah lanjut usia.

Namun angka kejadian juga terus mengalami penurunan setelah adanya perkembangan di dalam dunia medis. Terutama setelah ada pengobatan berupa antibiotik.

Baca Juga : Sakit Dada Sebelah Kiri, Awas Gejala Penyakit Berbahaya

Cara Mendiagnosis

Dokter akan mendiagnosis kondisi radang selaput dada dengan pemeriksaan fisik serta riwayat kesehatan pasien. Kemudian dokter juga akan menggunakan alat stetoskop supaya bisa memeriksa suara pada organ paru.

Agar dokter bisa melihat adanya peradangan pada paru, tahap selanjutnya adalah dengan memeriksa pemindaian paru-paru tersebut.

Biasanya akan dilakukan CT scan dada, rontgen dada, dan USG dada. Cara seperti ini dapat mendeteksi adanya penumpukan cairan di pleura.

Apabila cairan tersebut sangat menumpuk, maka dokter akan segera melakukan prosedur pungsi pleura atau theracocntesis. Hal ini untuk mengambil sampel cairan dengan menggunakan jarum khusus yang akan diperiksa di laboratorium nantinya.

Selain hanya tes pemindaian, biasanya dokter juga akan melakukan pemeriksaan yang lain. Seperti tes darah, torakoskopi, atau pleuroskopi.

Cara Pengobatan

Penyakit radang selaput dada bisa sembuh, namun semua tergantung pada penyebab utama yang paling umum kondisi tersebut muncul.

Apabila penyebab utamanya berupa infeksi bakteri seperti tuberkulosis, maka dokter akan memberikan obat supaya bisa melawan infeksi tersebut.

Baca Juga : Penyakit pada Sistem Ekskresi Ginjal, Hati, Paru dan Kulit

Jika penyebabnya adalah dari infeksi virus, maka peradangan tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Pasalnya, sesak napas yang berkaitan dengan peradangan dapat sembuh dengan obat penghilang rasa sakit. Seperti NSAID (obat anti inflamasi nonsteroid) maupun ibuprofen.

Jika NSAID tidak manjur, dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol. Selain itu, anda bisa berbaring menyamping pada sisi dada yang nyeri.

Cara Mencegah

Radang selaput dada bisa anda cegah dengan cara menghindari penyebab yang sering mendasari kondisi seperti ini.

Salah satu penyebab yang paling umum adalah bakteri. Seperti bakteri pneumokokus yang bisa menyebabkan infeksi.

Selain itu, anda juga bisa menghindari pleuritis dengan vaksin PCV (Pneumokokus). Pasalnya, penyakit ini lebih rentan terjadi pada perokok. Sehingga merokok adalah salah satu penyebab terjadinya pleuritis.

Anda bisa merubah gaya hidup menjadi lebih baik supaya terhindar dari penyakit pleuritis. Seperti banyak istirahat dan sering minum air putih yang banyak. Selain itu, anda bisa minum obat sesuai dengan aturan dokter.

Penyebab, gejala, hingga cara pengobatan radang selaput dada di atas perlu anda pahami. Mulai dari sekarang aturlah pola makan dan menghindari makanan atau minuman yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit pleuritis. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah