Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBerita TerbaruSifat Wajib Bagi Rasul Lengkap Dengan Arti, Penjelasan dan Contohnya

Sifat Wajib Bagi Rasul Lengkap Dengan Arti, Penjelasan dan Contohnya

Sifat wajib bagi Rasul itu ada empat. Pertama kali mendapat dan mengenal tentang pelajaran ini adalah saat usia anak-anak memasuki Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ). Empat sifat inilah yang menginspirasi para orangtua untuk selalu mereka ajarkan kepada para anak-anaknya.

Selain mengetahui tentang sifat-sifat wajib tersebut, tentunya anda harus beriman terlebih dahulu kepada Nabi dan Rasul. Jumlahnya tak terhingga, akan tetapi yang wajib kita imani adalah 25 Nabi dan Rasul. Iman kepada Nabi dan Rasul merupakan rukun iman yang keempat.

baca juga: Kisah Zaid Bin Haritsah, Sahabat Rosulullah yang Disebut dalam Al-Qur’an

Empat Sifat Wajib Bagi Rasul Beserta Penjelasannya

Seseorang yang berusaha mengamalkan sifat wajib bagi Rasul ini dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu pewujudan bahwa ia meyakini Nabi dan Rasul itu benar adanya dan juga menghormati Allah sebagai Tuhan.

Shiddiq Mempunyai Arti Benar atau Jujur

Jujur adalah perbuatan dan juga sikap yang sangat penting. Bahkan pepatah juga sudah mengatakan bahwa “Jujur merupakan mata uang yang berlaku di negara mana saja”.

Sifat wajib bagi Rasul yang mengajarkan kita untuk senantiasa berkata jujur, apa adanya, tidak menambah-nambahi juga tidak mengurang-nguranginya.

baca juga: Sebab-sebab Rasulullah Hijrah Mengajarkan Bahwa Sukses Butuh Usaha

Contoh dari Shiddiq ini adalah saat abu Jahal berkata kepada Baginda Nabi Muhammad SAW: “Kita tidak menganggapmu dusta Muhammad, hanya ajaranmu saja yang kami anggap dusta”.

Ternyata tak hanya mendapatkan pengakuan dari para sahabat Muhammad saja bahwa Uswatun Hasanah kita itu adalah hamba Allah yang sangat jujur, tetapi juga dari musuh-musuhnya. Maa Syaa Allah.

Pelajaran tentang jujur juga perlu kita ajarkan kepada generasi emas pemimpin masa depan atau anak-anak kita sejak usia masih kecil. Mulailah untuk mengajarinya dengan cara bermain atau bagaimana terserah dengan metode yang seperti apa.

Sifat Rasul Amanah (Dapat Dipercaya)

Dapat menjadi kepercayaan ataupun bisa dipercayai adalah sifat wajib bagi Rasul itu tak hanya berlaku untuk pemerintah saja. Akan tetapi, untuk semua umat Islam yang beriman kepada Allah juga Nabi dan Rasul.

Teladan yang bisa kita jadikan contoh adalah Allah memberi kepercayaan penuh untuk kepada Nabi Muhammad untuk mengajarkan agama Islam.

Akan tetapi, Baginda Nabi tidak menyerah dan tetap setia terhadap pertolongan Allah meski banyak rintangan yang menghalang dan nyawa menjadi jaminannya.

baca juga: Amalan Setelah Sholat Subuh yang Biasa Rasulullah SAW Ajarkan

Maka contoh kecil yang bisa kita ajarkan kepada anak-anak adalah ada salah satu murid yang tidak masuk sekolah karena sakit. Akan tetapi, Bu Guru menyuruh Fulan untuk memberitahukan bahwa besuk ada tugas halaman sekian sampai dengan sekian.

Mengerjakan atau tidaknya murid yang sakit tersebut akan bergantung kepada si Fulan tadi. Kalau si Murid mengerjakan, berarti si Fulan menyampaikan amanah dengan baik dan benar.

Tabligh yang Mempunyai Arti Menyampaikan

Mungkin penjelasan dari sifat wajib bagi Rasul Tabligh ini tak jauh berbeda dengan Amanah. Kita ambil dari dari kisah Uswatun Hasanah kita, Allah Ta’alla menyeru beliau untuk menyampaikan semua ajaran yang sudah Allah berikan dan juga sudah Baginda Nabi terima berupa wahyu.

Tujuan dari hal tersebut untuk menjadi pedoman hidup umat manusia. Tentunya anda juga sudah tahu bahwa wahyu yang Allah berikan kepada Muhammad itu 24 Nabi dan Rasul sebelumnya itu tidak ada yang mendapatkannya.

Menjadi kepercayaan Allah untuk menyampaikan salah satu yang Allah miliki itu merupakan suatu hal luar biasa bukan? Apakah ada diantara kita yang seperti Nabi Muhammad?

Pengamalan dari sifat wajib bagi Rasul Tabligh dalam kehidupan sehari-hari adalah siapapun yang memberi kita amanah dan kita sudah menyanggupinya. Berarti hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab penuh bagi anda.

Fathonah yang Berarti Cerdas

Betapa besarnya tanggung jawab Muhammad SAW dan juga betapa sulitnya hal-hal yang harus Beliau hadapi. Namun karena sifat wajib bagi Rasul Fathonah yang Kanjeng Nabi miliki, muncullah ide-ide dan juga jalan keluar untuk mengatasinya.

Perlu anda garis bawahi juga, meski cerdas tetapi semua pastinya ada usaha dan doa yang menyebabkan Allah mengabulkan doa-doa Muhammad untuk menyelesaikan kesulitan tersebut.

Allah juga telah berjanji dalam Quran surat Al-Insyirah ayat 5 dan 6:

Nah, penjelasannya mengenai sifat wajib bagi Rasul tersebut dapat membantu anda dalam memahami agama Islam dan juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img